admin

THE MIRACLE OF PASSOVER – Ps. Gavin – 4 April 2021

Paskah, mengingatkan kita tentang kebangkitan Kristus – HE has Risen!
Tetapi sebelum kebangkitan, …. semua orang, bahkan murid-murid pun mengira
tidak ada lagi yang bisa diharapkan dari Mesias yang mati disalibkan.
Iblis pun mengira ia telah menang.

Apakah benar rencana TUHAN Allah Bapa telah selesai dengan matinya Yesus?
Rencana TUHAN tidak pernah selesai Ada rencana yang luar biasa setelah itu.
Demikian juga di dalam hidup setiap kita => Rencana TUHAN belum selesai dalam
hidup kita sekalipun kita ada di masa- masa yang paling suram.

Mengapa seringkali kita berasumsi bahwa rencana TUHAN dalam hidup kita gagal?
1. Lupa akan ajaran Yesus;
2. Tidak memiliki hubungan pribadi dengan TUHAN, sehingga tidak tahu atau tidak
percaya akan kehendak & rencana TUHAN; (Lukas 24: 6-7, 11)
3. Berasumsi sendiri karena sepertinya tidak ada jalan keluar. (Lukas 24:15)
▶️ Akibatnya: kita akan jadi orang yang begitu bodoh & berhati lamban (tidak peduli)
untuk mengerti (thick headed and slow of heart to believe), sehingga tidak bisa
melihat mujizat yang ada di depan mata. (Lukas 24:25)

KPK:
1️⃣ Apa yang kamu syukuri di hari Paskah ini?
2️⃣ Hambatan apa saja yang membuatmu tidak dapat melihat mujizat TUHAN di hidupmu?
3️⃣ Ketika hidupmu ada dalam masa-masa suram, apakah kamu tetap percaya rencana TUHAN
belum selesai dalam hidupmu? Ceritakan!
4️⃣ Rhema apa yang kamu dapatkan dalam Firman TUHAN hari ini?
5️⃣ Ketaatan apa yang akan kamu lakukan supaya Firman TUHAN jadi daging dalam hidupmu?

🤔 Perenungan:
*Paskah adalah salah satu mujizat TUHAN yang luar biasa. Janganlah kamu merayakannya
setiap tahun tetapi hidupmu tidak mau berubah.
*Jangan hanya jadi pendengar Firman tanpa mau menjadi pelaku Firman.
*Jangan fokus kepada hal-hal yang tidak penting & lupa akan ajaran TUHAN,
sehingga mujizat yang sudah TUHAN sediakan di depan mata tidak bisa kita lihat & malah
berasumsi bahwa rencana TUHAN dalam hidup kita gagal.
*Miliki iman & percaya bahwa TUHAN punya rencana atas hidupmu & rencananya belum selesai!

TUHAN Yesus memberkati
Ps. Gavin

KEANGKUHAN MERUNTUHKAN KEINTIMAN DAN MASA DEPAN – Bp. Joel Elkana – 28 Maret 2021

Dalam hidup ini, kita harus mengakui bahwa hidup kita ini hanya karena anugerahNYA.
Tanpa disadari kesombongan atau keangkuhan membuat pengakuan di atas tidak sesuai
dengan praktek dalam kehidupan, di mana kita:
. merasa dapat melakukan banyak hal,
. merasa mampu,
. bertindak dengan logika/keinginan diri sendiri,
di mana kita lupa bahwa sumber dari segala sesuatu yang dapat kita kerjakan dan
lakukan ataupun miliki adalah TUHAN Yesus.

Akibat kesombongan atau keangkuhan:
1. Meruntuhkan keintiman (Mazmur 138:6)
=> Dari ayat di atas kita tahu bahwa TUHAN menjaga jarak dengan orang yang sombong.
Jika demikian, bagaimana mungkin orang yang sombong bisa memiliki hubungan yang intim
dengan TUHAN?…. sangatlah mustahil sebab TUHAN sendiri tidak berkenan kepada kesombongan.
=> Lebih lagi di kitab Yakobus dikatakan TUHAN menentang (mendirikan tembok pemisah)
dengan orang yang congkak (Yakobus 4:6)

2. Meruntuhkan masa depan (Mazmur 31:24)
=> Di sini jelas bahwa orang yang angkuh tidak akan memiliki masa depan yang baik,
sebaliknya justru memiliki kehidupan yang suram sebagai akibat ganjaran yang harus
diterima karena keangkuhannya.
=> TUHAN memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. (Mazmur 149:4)

KPK:
1️⃣ Apa yang kamu syukuri atas anugerah TUHAN dalam kehidupanmu selama ini?
2️⃣ Hal-hal apa saja yang menghambat dirimu untuk menjalin keintiman dengan TUHAN?
3️⃣ Seberapa intimnya hubungan pribadimu dengan TUHAN? Ceritakan!
4️⃣ Secara khusus Firman TUHAN hari ini berbicara apa tentang dirimu?
5️⃣ Ketaatan apa yang akan kamu lakukan supaya mendapatkan mahkota keselamatan?

Perenungan:
Tidak mungkin orang angkuh/sombong memiliki hubungan yang benar apalagi intim dengan TUHAN.
Keintiman hanya bisa diperoleh ketika kita memiliki komunikasi, hubungan,
pengenalan yang benar…. dan semua ini tidak akan pernah kita dapatkan ketika kita masih
terus hidup dalam keangkuhan/kesombongan.

Kehidupan kita sepenuhnya ada dalam kendali & kedaulatan TUHAN.
Destiny kehidupan setiap kita adalah keselamatan kekal, yang hanya bisa kita peroleh melalui
TUHAN Yesus, Alkitab mengatakan mahkota keselamatan hanya TUHAN berikan kepada orang-orang yang
rendah hati. Dengan kata lain bahwa bagi orang angkuh/sombong akan sangat tidak mungkin menerima
mahkota keselamatan itu. Oleh sebab itu, mari kita bersama belajar untuk memiliki kerendahan hati,
karena hanya dengan kerendahan hati kita akan memiliki hubungan yang intim dengan TUHAN,
dan TUHAN akan menjamin masa depan kita.

TUHAN Yesus memberkati
Joel Elkana

INTIMACY WITH GOD – Go Andreas A. Setiawan, Ir – 21 Maret 2021

Kita adalah milik pribadi (the one’s own) dari Tuhan Yesus.
Seperti halnya kepada murid-muridNya, Dia mengasihi kita juga,
dan sampai selama-lamanya. (Yohanes 13:1)

Kerinduan hatiNya adalah ingin selalu intim dengan milik pribadiNya,
kekasih hatiNya => sehingga:
1. TUHAN ADALAH ALLAH YANG CEMBURU (Keluaran 34:14):
Allah lain adalah sesuatu yang mendominasi pikiran & hati kita
sehingga Tuhan tersisihkan, antara lain: karier, hobby, olah raga, medsos, harta, dll.
2. TUHAN ADALAH ALLAH YANG TIDAK MAU BERBAGI:
Tuhan ingin kita memiliki banyak hal/menikmati berkat, tetapi Yesuslah sukacita kita.
Tuhan ingin kita memiliki pekerjaan, tetapi sumber kemakmuran kita tetaplah Yesus.
=> Tuhan ingin menjalin keintiman dengan kita (hubungan vertikal).
▶️ Keintiman dengan Tuhan akan memulihkan hubungan horisontal:
a. suami – istri:
1 Tesalonika 4: 3-5 (hubungan ikatan kekudusan):
– Perzinahan & percabulan merusak keintiman suami istri.
– Secara jiwa, luka-luka masa lalu, komunikasi yang tidak baik,
emosi yang tidak terkontrol dalam pernikahan merusak keintiman.
– Akibatnya keintiman dengan Tuhan ikut rusak => perlu pemulihan.

b. sesama => berdamailah dengan saaudara kita dulu, supaya kita bisa berdamai dengan Tuhan.
(Matius 5:23-24)

Kesulitan hidup dapat membuat hubungan intim kita dengan Tuhan terganggu karena:
. Pikiran manusia yang salah, seperti: ‘Tuhan pasti melakukan ini untuk menghukum saya.’
. Iblis mencuri keintiman kita dengan Tuhan. (Yohanes 10:10)

💎 KPK:
1️⃣ Sebagai milik pribadi yang sangat dikasihi Tuhan Yesus, rasa syukur apa yang kamu rasakan?
2️⃣ Apa saja yang menghalangimu untuk membangun keintiman dengan Tuhan?
3️⃣ Bagaimana respon hatimu ketika kesulitan hidup terjadi dalam hidupmu? Ceritakan!
4️⃣ Rhema apa yang kamu dapatkan dalam Firman Tuhan hari ini?
5️⃣ Ketaatan apa yang akan kamu lakukan agar selalu hidup dalam keintiman dengan Tuhan?

Perenungan:
Tuhan ingin menjadi satu-satunya sumber segala sesuatu dalam hidup kita.
Jangan berikan kehormatan yang menjadi milik Allah kepada siapapun.
Marilah kita mohon pengampunan dan memulihkan keintiman dengan Tuhan sebelum
segala sesuatunya menjadi terlambat. (Roma 2:5)

Tuhan Yesus memberkati
Go Andreas A. Setiawan, Ir

TRUSTING GOD – Ps. Gavin-14 Maret 2021

Pertanyaan yang sering kita dengar dan bicarakan adalah:
1. apakah kita mempercayai Tuhan dengan sepenuh hati?
2. seperti apakah seharusnya percaya kepada Tuhan dengan sepenuhnya itu?
▶️ Pengertian kita tentang trusting God sangat mempengaruhi pertumbuhan
dan perjalanan iman kita dengan Tuhan, khususnya dalam kehidupan kita se-hari2.
(Habakuk 3:17-19)
▶️ Kepercayaan yang ‘menggoncangkan hati Tuhan’ tidak mungkin membuat Tuhan
tidak bertindak!! (Daniel 3:16-18)
Inilah kepercayaan yang sesungguhnya, tidak ada ketakutan & kekuatiran =>
tidak tergoyahkan iman & kepercayaannya kepada Tuhan.

Bagaimana dengan kita? Yesus telah menyerahkan diriNya di kayu salib supaya kita
diselamatkan oleh pengorbananNya & memperoleh pemulihan hubungan dengan BAPA.
Seharusnya kita sebagai anak-anak Tuhan sudah tidak perlu berjuang untuk percaya
sepenuhnya kepada Tuhan. Tuhan pegang kendali atas seluruh aspek kehidupan & kebutuhan
sehari-hari.

Sikap yang menghambat atau merusak kepercayaan kepada Tuhan adalah
pride/kesombongan kita.
=> merasa lebih hebat & tidak perlu Tuhan.Tuhan sangat tidak suka pride
(Yeremia 17:5).

Kunci untuk membangun hubungan dengan Tuhan:
– Belajar & mengerti Alkitab (Firman Tuhan),
– Lakukan perjalanan rohani yang membawa kita kepada pengenalan akan Tuhan
=> buahnya spiritual maturity (kedewasaan rohani),
– Tetap dibersihkan, supaya berbuah lebih lebat.

💎KPK:
1️⃣ Di dalam perjalanan rohanimu dengan Tuhan, apa yang kamu syukuri?
2️⃣ Apa saja yang menghalangimu untuk percaya & beriman sepenuhnya kepada Tuhan?
3️⃣ Bagaimana responmu ketika masa-masa gelap terjadi dalam hidupmu? Ceritakan!!
4️⃣ Secara pribadi Firman Tuhan hari ini berbicara apa tentang dirimu?
5️⃣ Ketaatan apa yang akan kamu lakukan supaya janji-janji Tuhan tergenapi
di dalam hidupmu?

Perenungan:
Trusting God bukan hanya tentang berkat, ataupun materi dalam kehidupan
pribadi kita saja, tetapi lebih karena Tuhan punya rancangan bagi kita
semua untuk menggenapi kehendak & rencanaNya. Tanpa hubungan pribadi dengan
Tuhan, bagaimana kita dapat percaya & berharap sepenuhnya kepada Dia?
Jika demikian, apakah kita dapat melihat & menerima janji-janji Tuhan digenapi
dalam kehidupan kita? (Yeremia 17:7-8).

Tuhan Yesus memberkati
Ps. Gavin