Catatan Kotbah

Ps Tina Astari Purnomo – 14 April 2019


14 april 2019
Holy stadium

Misi ke dunia
Ps tina astari

Markus 16:15 (TB) Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Kata dunia dlm bahasa Yunani kata dunia dipakai kata cosmos.
Cosmos artinya sistem dunia

Dan yesus memakai murid2Nya untuk mengubah sistem dunia ini mjd sistem kerajaan Allh
Markus 6:7 (TB) Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,

Itulah tugas kita dan ini adl amanat agung bagi kita.. Kita meneruskan misi yg sudah Tuhan Yesus lakukan

Ada 7 hal yg membentuk sistem dunia ini
1. Art (kesenian), entertainment (hiburan), sport (olahraga)
2. Bisnes (perdagangan)
3. Church &mission (gerakan dan misi)
4. Developing of the poor (pemberdayaan kaum miskin)
5. Education (pendidikan)
6. Family (keluarga)
7. Goverment (pemerintahan)
Untuk masuk dan mengubah sistem dunia ini kita harus mengerti Firman Allah

Kita diberi tugas dan dipilih untuk tugas2 tsb
Ada mandat khusus bagi setiap kita masing2.. Gereja dgn misinya juga masuk ke daerah orang miskin.. menjangkau jiwa dengan membayar apapun harganya

Mendidik mereka semua lewat ketrampilan2 shg mereka bisa menghasilkan uang, mereka bisa melayani namun juga mandiri

Guru2 yg mendedikasikan hidupnya bagi anak2 diterang bangsa.. Lihat lagi bagaimana bidang olahraga kita masukan sistem kerajaan Allah… Dimana nilai2 kerajaan Allah dimasukan ada kejujuran ada kemenangan yg membawa damai sejahtera

Begitu juga dalam kepemerintahan mari masukan nilai2 kerajaan Allah itu dalam kepemrintahan dunia

Disini kita harus bisa mempengaruhi dunia ini
Jangan kita yang dipengaruhi.. Kita merubah dunia bukan kita diubah dunia

Pakai apapun talenta yg ada kita untuk masuk dan mengubah sistem dunia ini
By ATBoJ

#jkiinjilkerajaan
#jkionthemove
#holystadium
#newchapter

Credit Photo by: @_creamyylatte

Ps Tina Astari Purnomo – 7 April 2019


Ps Tina Astari
7 April 2019
Di Holy stadium

Mission

Gereja yg sehat adalah gereja yang melakukan banyak hal yaitu pekerjaan2 yang diperintahkan Allah yaitu amanat agung

Misi berati keluar menjangkau jiwa jiwa
Tuhan punya kehendak atas hidup kita.. Ketika suatu daerah belum ada penyembahan kepada Allah maka kita harus datang ke tempat tsb agar ditempat tsb ada penyembahan

Tujuan Allah adl agar semua orang mengenal dan menyembah Allah

Kita semua adalah milik Allah maka ketika Allah ingin berbuat untuk misi maka kita harus mengikutiNya
Harus ada yang memberitakanNya

Ini adalah tugas saya dan anda semua.. Tuhan menginginkan saya dan anda untuk melakukan misi shg semua orang datang menyembah Dia

Jadikan semua bangsa muridKu
Jadi kalau ada atau orang terima Tuhan lihatlah itu sebagai suatu bangsa

Jadi fokus utama gereja adalah misi penginjilan lokal sampai ke ujung bumi

Kotbah harus keluar dari hidup yang kita jalani maka kebenaran itu akan tersampaikan dengan baik

Mari melangkah untuk memberitakan injil, jangan beralasan bahwa kita tidak bisa
Jangan pernah simpan talenta yang ada dalam diri kita

Lihatlah hidup kita apakah kita sudah mengarah ke dalam hal ini hidup kita

Pengalaman pahit kita dan kita menang bisa dipakai untuk kesaksian hidup/kotbah

Apapun yang ada dalam hidup kita keluarkan untuk melayani Tuhan

Mari persiapkan diri sebagai mempelai2 Nya dan juga mempelai2Nya yang lain dengan terus memberitakan injil kepada mereka

Mari mulai sesuatu yang baru dengan hidup kita, memperhatikan hidup orang lain.. Apapun yang Tuhan taruh dalam hidup kita pergunakan itu untk memperhatikan orang lain

Dan belajarlah sampaikan Firman Tuhan maka akan ada power yang luar biasa akan mengubah orang lain

By ATBoJ

#jkiinjilkerajaan #jkionthemove #holystadium #newchapter
Credit Photo by: @relanov_

Ps. Tina Agung Purnomo – 10 Maret 2019


Ps. Tina Agung Purnomo
Mengerti dan Memahami
Minggu, 10-03-2019

Kita perlu meningkatkan pengertian dan pemahaman Firman
1. Manusia sering lupa dirinya

Identitas kita adalah anak2 Allah
Pilihan manusia: mencitrakan karakter Allah, atau mencitrakan karakter iblis

Dengan siapa kita bergaul, akan nampak dalam perkataan dan perilaku kita
Pergaulan yang buruk

Saat kita bergaul dengan Roh Kudus, kita akan memantulkan karakter Roh Kudus.

2. Manusia itu bodoh

Maka manusia harus meningkatkan pengertian akan Firman Tuhan
Ada 2 realita kehidupan:
1. Realita dunia
2. Realita kerajaan Allah
Ilustrasi:
Saat ke kedutaan Amerika di Jakarta, di luar halaman yang berlaku hukum dan peraturan Indonesia.
Tapi sejak masuk areal kedutaan, yang berlaku adalah hukum Amerika.

Saat kita terima Yesus, kita beralih dari dunia ke kerajaan Allah, maka yang berlaku adalah hukum Tuhan.
Saat kita di bawah hukum dunia, kita akan terikat dengan pekerjaan, tidak ada waktu untuk menyembah Tuhan dan saat teduh.
Saat kita masuk ke hukum kerajaan Allah, ada anugerah/ kasih-karunia/ grace.

3. Manusia gampang ditipu iblis

Dunia adalah areal iblis, kita harus tinggal di areal Tuhan
Cara pindah dari hukum dunia ke hukum kerajaan Allah
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar- benar merdeka. ” – Yohanes 8:36

Mengetahui : ginosko : mengenal melalui pengalaman

Tugas gereja: membuat jemaat punya pengalaman dengan Tuhan
Kita sudah diselamatkan Tuhan, tapi tidak berhenti di situ. Keselamatan itu harus dikerjakan.

Dikerjakan : workout : diwujud-nyatakan

Nubuatan Alkitab tentang Indonesia:
Yes 60: 7
Yang menyemarakkan rumah keagungan Tuhan bukanlah lampu2, kemeriahan ibadah, dll; tapi saat mereka datang.
Sambil menunggu kairos Tuhan itu terjadi, kita harus mempersiapkan diri: mampu memuridkan, bersiap menjadi pemimpin.

@kafw
#jkiinjilkerajaan
#jkionthemove #newchapter
Credit photo by: @relanov_ @hadigitalphoto

Mark Mc Clendon – 3 Maret 2019


Mark Mc Clendon
3 Maret 2019
Di Holy stadium

New Normal

Di Korea gereja sudah terlambat untuk memuridkan anak.
Sehingga terjadi sosial media memiliki power kuat untuk mencuci otak anak anak dan terjadi penurunan jemaat dalam gereja.

Bahkan terjadi tidak ada generasi anak, maka tidak bisa terjadi pemuridan untuk generasi selanjutnya.

Lingkungan kita sangat mempengaruhi cara kita hidup menjadi sebuah kebiasaan2 yang baru.
Tanpa sadar lingkungan menentukan masa depan kita dgn standart normal, diluar itu menjanjikan atau tidak

Dan disinilah seringkali Tuhan membawa kita ke luar zona nyaman dan diabawaNya ke zona yg normal menurut standar kerajaan Allah.

Sama seperti ketika bangsa Israel menjadi budak di Mesir
Mereka susah sekali keluar dari keadaan tersebut.

Habakuk 1:17 (TB) Sebab itukah ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa-bangsa dengan tidak kenal belas kasihan?
Habakuk berteriak ke Tuhan melihat keadaan yg sangat mempermalukan itu.
Dan Tuhan tidak murka dengan keluhan dan teriak habakuk

Sebab Tuhan ingin lewat keadaan susah kita dibentuk kembali ke gambar dan rupa Yesus.

Tuhan tidak menambahkan sengsara/kesulitan
Dia tdk memberikan penyakit agar kita bertobat.
No.
Dia menebus kita di atas kayu salin agar kita bebas dr sma itu
Jadi jangan salah paham dgn semua yang terjadi
Dia adalah pembebas kita, penyelamat kita.
Ketika kita ditaruh Tuhan untuk mengurus yang dimasa depan mari keluar dr normalnya kebanyakan orang melangkah dengan percaya memasuki zona dan era yang baru masuk kpd normalnya kerajaan Tuhan
Jangan lagi ada sungut2

By ATBoJ

#jkiinjilkerajaan
#jkionthemove
#holystadium #newchapter
Credit Photo by: @hadigitalphoto

M J Rudy Setiawan – 24 Feb 2019


M J Rudy Setiawan – 24 Feb 2019

Identitas Diri

Amsal 30:21-22

Keluarga harus kuat. Dalam setiap hal dan dimana pun juga keluarga harus kuat. Dalam komunikasi, dalam pergaulan dan dalam setiap hal harus kuat.
Di dalam rumah, dalam lingkungan runah, pekerjaan dan pelayanan harus kuat.
Bila keluarga kuat maka identitas kita pun kuat. Karena kita menyandang nama dari Bapa kita.
Hidup kita harus berubah. Jangan jadi mental pengemis namun mental raja.
Kita semua tahu bahwa gereja inipun diserang melalui keluarga. Beruntung Tuhan tak lepas tangan. Tuhan memperkuat kita.
Ibadah Minggu bersama Ps Tina Agung Purnomo dan M J Rudy Setiawan

#jkiinjilkerajaan
#holystadium
#jkionthemove
#newchapter

JC

Credit Photo by: @eliezernugroho

Ps Gavin – 10 Februari 2019

10 Februari 2019
Ps Gavin
Di Holy Stadium
Minggu pagi

LOVE
FROM GOD &
HATE FROM DEVIL
Seringkali kita lebih mempermasalahkan masalah yang tidak penting dari pada penyelesaiannya.

Matius 4:4 (TB) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Bicara karakter Kristus Tuhan ingatkan
Matius 5:43-48 (TB) Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Untuk mengasihi musuh tentu saja tidak mudah.
Tapi jika kita bisa mengasihi dan mendoakan orang yang menganiaya kita maka menjadi sempurna.

Jelas sekali bukan.. ketika kita tidak mempunyai kasih kita ini seperti gong yang berisik, kita tidak berguna.
Alkitab berkata *harus* untuk saling mengasihi
Mari responi apa yang telah tertulis
Katakan i love you 10x kepada pasanganmu, anakmu, orangtuamu
Dan nikmati hasilnya sebab kasih tidak pernah gagal

ATBoJ

#jkiinjilkerajaan #jkionthemove #holystadium #newchapter

Credit 📷 by: @relanov_

Ps. Tina Agung Purnomo – 3 Februari 2019

Siapakah dirimu
Ps. Tina Agung Purnomo
3 Februari 2019

Matius 22:36-40 (TB) “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” Mengasihi sesama kita seperti mengasihi diri sendiri adalah sebuah perbandingan bagaimana kita mengasihi sesama kita
Poinnya adalah bagaimana kita mengasihi sesama kita, bukan kita harus mengasihi diri sendiri, sebab itu tidak ada dalam hukum ini.

Nature manusia memang mengasihi diri sendiri, tapi di dalam Yesus kita diajari berbeda, yaitu bagaimana kita mengasihi sesama kita.

Kenapa orang tidak bisa menerima dirinya?
Hal ini disebabkan karena ada pelabelan.

Perkataan buruk orang ketika kita lahir dan bertumbuh mempengaruhi cara berpikir kita.

Berapa banyak suami-suami akhirnya lumpuh karena label sang istri?
Hal -hal seperti inilah yang membuat orang tidak bisa menerima dirinya sendiri.

Setiap manusia adalah gambar Allah sendiri.
Namun di Kejadian 3 dosa masuk sehingga kita tidak lagi murni memancarkan Citra Allah lagi, karena ada juga Citra Iblis dalam diri manusia
Dan disinilah kita harus memilih untuk memancarkan Citra siapa kita ini.

Hidup kita akan menjadi berkat bagi orang lain ketika kita mengerti siapa kita didalam Tuhan.
Jangan izinkan label buruk itu tetap nempel dalam hidup kita. Identitas kita jelas sekali didalam Tuhan.
Kita imager Allah

ATBoJ

#jkiinjilkerajaan #jkionthemove #holystadium #newchapter
Credit 📷 by: @yehezfotograf

Dr Alemu Beeftu – 27 januari 2019

Dr Alemu Beeftu
27 januari 2019

Keluaran 3:1-7
Ini adalah musim api,
Api Roh Kudus, api yang membangunkan kebangunan rohani.
Mari belajar dari perjalanan hidup Musa.
Musa lahir dimasa sukar dimana terjadi perbudakan yang berat dan panjang
Sementara ada janji Tuhan dimana Tuhan menyediakan tanah perjanjian yg akan menjadi milik bangsa itu yaitu bangsa Israel.
Akan terjadi banyak kebangkitan dalam segala aspek ketika api Tuhan menyala dalam hidup kita.
Sebelum Yesus datang, Yohanes Pembabtis berkata bahwa Ia yang akan datang aka membabtis kita dengan Roh Kudus dan dengan api.
Tidak penting seberapa besar atau banyak talenta kita. Kita hanya butuh Api Tuhan untuk membangkitkan yg mati, untuk menyembuhkan yg sakit.
Dengan Api Tuhan kita memiliki keberanian.
Api Tuhan memperlengkapi kita, Api Tuhan membaharui kita.
Dengan Api Tuhan Musa berani menghadapi penguasa dan melakukan banyak mujizat.
Keluaran 4:17
Kemuliaan Tuhan seperti api.
Dan Tuhan berkata kpd Musa untuk naik ke gunung dimana Api Kemuliaan Tuhan itu melingkupi
Pergi ke tempat yang lebih tinggi lagi dimana kita tidak bisa melihat ataumendengar apapun selain daripada kemuliaan Tuhan
Berikan kepada Raja yang layak Dia terima.
Pada saat kita menjaga Api Tuhan kita akan mendapat pewahyuan Firman Tuhan
Musa membawa pola atau Tabernakel
Pola yang harus dibuat persis kehidupan Bangsa Israel.
Demikian kita harus membawa pola Tuhan dalam kehidupan kita
Kita akan mendapat pemahaman Firman yang benar.

#jkiinjilkerajaan #jkionthemove#newchapter#holystadium

Credit 📷 by: @hadigitalphoto

Hidup bersama Tuhan – 2 Des 2018


Hidup bersama Tuhan

Jika hidup bagai anak panah yang dilepas dari busurnya jangan takut untuk menemukan kehidupan itu. Apapun yg kita kerjakan adalah untuk menemukan hidup dan hidup kita bisa temukan hanya di dalam Yesus. Sebab Ia datang untuk memberi hidup yang kita cari. Kita bekerja, melayani tujuannya mencari hidup bukan supaya dapat makan.
Kita didisign hidup berkemenangan. Yang perlu kita lakukan adalah bertanding dan menang.
Kita dirancang menang di bumi dan di surga.
Tuhan bertanggungjawab atas semua kehidupan kita, reputasi Tuhan ada dalam hidup kita. Maka ketika kita berdosa yang dilihat buruk adalah Tuhan kita.
Rajawali dirancang bisa terbang maka ketika ada rajawali tidak bisa terbang maka itu aneh.
Yesaya 40:31

ULANGAN 29:5

Semua itu terjadi karena Tuhan berjalan bersama mereka. Kontrras sekali dengan kehidupan anak bungsu. Yang membedakan karena ia tak berjalan bersama Tuhan.
ADA tiga hal yang merusak kehidupan kita. Kehilangan, kekecewaan dan kehampaan.
Siapkan hati untuk melepas sesuatu. Sedang kekecewaan tak selalu ada pada orang jahat, kita semua bisa jahat. Sedang kan kehampaan, lihatlah Salomo dan bangsa Israel yang 40 tahun berputar di padang gurun.
Markus 9:49

Cinta bukan sekadar kata kata, sesuatu yang biasa menjadi indah. Kita tak akan menjadi tua saat kita tetap penuh gairah. Temukan kehidupanmu. Penuhlah gairah, cinta dan belas kasihan kepada sekelilingmu. Lepaskan pengampunan.
AnjthebelovedofJejovah

Ibadah pagi bersama Ps Guana Tanjung.

Credit 📷 by: @henrydonuts

#jkiinjilkerajaan
#holystadium
#jkionthemove
#newchapter

Pemuridan Perlu – 19 Nov 2018

Pemuridan Perlu

Gereja harus balik pada panggilan Amanat Agung. Bukankah sudah tertulis, jika kita ingin anggur segar yang baru maka sediakanlah kirbat yang baru.
Jika saja gereja tak memuridkan bisa jadi gereja salah pimpin. Bisa jadi pemimpinnya tak tahu panggilan gereja. Itulah pentingnya pemuridan sebagai bagian Amanat Agung.
Tak ada pelayanan yang lebih penting dari memuridkan.
Anak muda adalah isu sosial yang harus ditangani dengan baik. Jika anak muda dibiarkan tanpa terurus maka kita akan kehilangan generasi.
Saya kehilangan dua adik kandung. Semua meninggal karena narkoba. Saya disadarkan untuk apa selama ini jika tidak menyelamatkan generasi penerus.
Mulanya saya menangani korban narkoba, langsung berkembang pada korban hiv aids. Otomatis juga menyangkut kehidupan pekerja malam. Dan bila menangani semua hal itu maka korban trafficking juga tertangani.
Berbagai hal itu merupakan rangkaian yang berkaitan.
Maka disediakanlah rumah aman, yang nyaman untuk menangani korban-korban tersebut. Seiring perkembangan waktu maka instansi penegak hukum pun bekerjasama dalam pemulihan korban narkoba, hiv dan juga trafficking. Terhadap mereka hukuman tidak satu-satunya upaya merehabilitasi, namun juga perlu penanganan pemulihan yang benar.
Itu seperti pekerjaan pemuridan yang tak terlihat.
Ps Tina: Gereja demikian pula, perlu pemuridan yang baik. Maka jangan heran bila kita tak lelah membenahi pemuridan. Lewat MPP maka pemuridan itu diarahkan.
Demikian pula gereja dalam ber missi akan dibenahi. Missi adalah inti gereja ini pada pendiriannya. Maka sangat penting mengembalikan lagi gerakan missi ini secara benar.
Ibadah pagi bersama Andi Prawira dari Bali dan Ps Tina Agung Purnomo.
Jc

Credit 📷 by: @relanov_