admin

Ps. Tina Agung Purnomo – 10 Maret 2019


Ps. Tina Agung Purnomo
Mengerti dan Memahami
Minggu, 10-03-2019

Kita perlu meningkatkan pengertian dan pemahaman Firman
1. Manusia sering lupa dirinya

Identitas kita adalah anak2 Allah
Pilihan manusia: mencitrakan karakter Allah, atau mencitrakan karakter iblis

Dengan siapa kita bergaul, akan nampak dalam perkataan dan perilaku kita
Pergaulan yang buruk

Saat kita bergaul dengan Roh Kudus, kita akan memantulkan karakter Roh Kudus.

2. Manusia itu bodoh

Maka manusia harus meningkatkan pengertian akan Firman Tuhan
Ada 2 realita kehidupan:
1. Realita dunia
2. Realita kerajaan Allah
Ilustrasi:
Saat ke kedutaan Amerika di Jakarta, di luar halaman yang berlaku hukum dan peraturan Indonesia.
Tapi sejak masuk areal kedutaan, yang berlaku adalah hukum Amerika.

Saat kita terima Yesus, kita beralih dari dunia ke kerajaan Allah, maka yang berlaku adalah hukum Tuhan.
Saat kita di bawah hukum dunia, kita akan terikat dengan pekerjaan, tidak ada waktu untuk menyembah Tuhan dan saat teduh.
Saat kita masuk ke hukum kerajaan Allah, ada anugerah/ kasih-karunia/ grace.

3. Manusia gampang ditipu iblis

Dunia adalah areal iblis, kita harus tinggal di areal Tuhan
Cara pindah dari hukum dunia ke hukum kerajaan Allah
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar- benar merdeka. ” – Yohanes 8:36

Mengetahui : ginosko : mengenal melalui pengalaman

Tugas gereja: membuat jemaat punya pengalaman dengan Tuhan
Kita sudah diselamatkan Tuhan, tapi tidak berhenti di situ. Keselamatan itu harus dikerjakan.

Dikerjakan : workout : diwujud-nyatakan

Nubuatan Alkitab tentang Indonesia:
Yes 60: 7
Yang menyemarakkan rumah keagungan Tuhan bukanlah lampu2, kemeriahan ibadah, dll; tapi saat mereka datang.
Sambil menunggu kairos Tuhan itu terjadi, kita harus mempersiapkan diri: mampu memuridkan, bersiap menjadi pemimpin.

@kafw
#jkiinjilkerajaan
#jkionthemove #newchapter
Credit photo by: @relanov_ @hadigitalphoto

Mark Mc Clendon – 3 Maret 2019


Mark Mc Clendon
3 Maret 2019
Di Holy stadium

New Normal

Di Korea gereja sudah terlambat untuk memuridkan anak.
Sehingga terjadi sosial media memiliki power kuat untuk mencuci otak anak anak dan terjadi penurunan jemaat dalam gereja.

Bahkan terjadi tidak ada generasi anak, maka tidak bisa terjadi pemuridan untuk generasi selanjutnya.

Lingkungan kita sangat mempengaruhi cara kita hidup menjadi sebuah kebiasaan2 yang baru.
Tanpa sadar lingkungan menentukan masa depan kita dgn standart normal, diluar itu menjanjikan atau tidak

Dan disinilah seringkali Tuhan membawa kita ke luar zona nyaman dan diabawaNya ke zona yg normal menurut standar kerajaan Allah.

Sama seperti ketika bangsa Israel menjadi budak di Mesir
Mereka susah sekali keluar dari keadaan tersebut.

Habakuk 1:17 (TB) Sebab itukah ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa-bangsa dengan tidak kenal belas kasihan?
Habakuk berteriak ke Tuhan melihat keadaan yg sangat mempermalukan itu.
Dan Tuhan tidak murka dengan keluhan dan teriak habakuk

Sebab Tuhan ingin lewat keadaan susah kita dibentuk kembali ke gambar dan rupa Yesus.

Tuhan tidak menambahkan sengsara/kesulitan
Dia tdk memberikan penyakit agar kita bertobat.
No.
Dia menebus kita di atas kayu salin agar kita bebas dr sma itu
Jadi jangan salah paham dgn semua yang terjadi
Dia adalah pembebas kita, penyelamat kita.
Ketika kita ditaruh Tuhan untuk mengurus yang dimasa depan mari keluar dr normalnya kebanyakan orang melangkah dengan percaya memasuki zona dan era yang baru masuk kpd normalnya kerajaan Tuhan
Jangan lagi ada sungut2

By ATBoJ

#jkiinjilkerajaan
#jkionthemove
#holystadium #newchapter
Credit Photo by: @hadigitalphoto

M J Rudy Setiawan – 24 Feb 2019


M J Rudy Setiawan – 24 Feb 2019

Identitas Diri

Amsal 30:21-22

Keluarga harus kuat. Dalam setiap hal dan dimana pun juga keluarga harus kuat. Dalam komunikasi, dalam pergaulan dan dalam setiap hal harus kuat.
Di dalam rumah, dalam lingkungan runah, pekerjaan dan pelayanan harus kuat.
Bila keluarga kuat maka identitas kita pun kuat. Karena kita menyandang nama dari Bapa kita.
Hidup kita harus berubah. Jangan jadi mental pengemis namun mental raja.
Kita semua tahu bahwa gereja inipun diserang melalui keluarga. Beruntung Tuhan tak lepas tangan. Tuhan memperkuat kita.
Ibadah Minggu bersama Ps Tina Agung Purnomo dan M J Rudy Setiawan

#jkiinjilkerajaan
#holystadium
#jkionthemove
#newchapter

JC

Credit Photo by: @eliezernugroho

Ps Gavin – 10 Februari 2019

10 Februari 2019
Ps Gavin
Di Holy Stadium
Minggu pagi

LOVE
FROM GOD &
HATE FROM DEVIL
Seringkali kita lebih mempermasalahkan masalah yang tidak penting dari pada penyelesaiannya.

Matius 4:4 (TB) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Bicara karakter Kristus Tuhan ingatkan
Matius 5:43-48 (TB) Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Untuk mengasihi musuh tentu saja tidak mudah.
Tapi jika kita bisa mengasihi dan mendoakan orang yang menganiaya kita maka menjadi sempurna.

Jelas sekali bukan.. ketika kita tidak mempunyai kasih kita ini seperti gong yang berisik, kita tidak berguna.
Alkitab berkata *harus* untuk saling mengasihi
Mari responi apa yang telah tertulis
Katakan i love you 10x kepada pasanganmu, anakmu, orangtuamu
Dan nikmati hasilnya sebab kasih tidak pernah gagal

ATBoJ

#jkiinjilkerajaan #jkionthemove #holystadium #newchapter

Credit 📷 by: @relanov_