5-2-1 (Petrus Agung)

  • Setiap kita harus jalan dan dipimpin Roh Kudus hari demi hari. Karena dalam menghadapi sebuah situasi, respon orang yang terlatih akan sangat beda dengan orang yang tidak terlatih.

 

Mat 25: 14-30 “ Ada 3 tahapan/ tingkatan dalam kehidupan kita dengan Tuhan:

1. Tahap Pendidikan Tuhan

  • Di level ini semua hamba memulai di level yang sama dan salary yang lama, kemudian Tuhan mendidik, menggali, dan meng-explore semua potensi yang ada pada hamba-hambaNya.

  • Banyak pendidikan dan hal yang tidak enak yang harus dilewati di level ini, sehingga menghasilkan sikap hati berbeda di antara orang Kristen.

  • Banyak orang yang tidak mau diajar dan dibawa Tuhan dalam sebuah perjalanan iman karena itu menyakitkan buat dagingnya.

  • Sikap hati saat kita dididik Tuhan akan menentukan seberapa potensi kita tergali dengan baik dan muncul, dan berikutnya menentukan seberapa besar kepercayaan Tuhan kepada kita

  • Tuhan ingin semua potensi kita keluar dan tergali

  • Didikan Tuhan harus diresponi dengan kerendahan hati, bukan dengan marah dan kesombongan.

  • Orang yang saat diberitahukan kesalahannya ber-respon memberontak dan membela diri, akan membuat orang jadi segan mengingatkannya, maka kejatuhannya tinggal tunggu waktu.

  • Didikan Tuhan menuntut kejujuran akan keberadaan kita

  • Kepahitan membuat potensi seseorang tidak berkembang.

  • Hasil level ini akan terlihat bahwa kesanggupan/ ability masing-masing hamba berbeda.

 

2. Tahap Investasi

  • Di tahap ini hidup kita akan terlihat berkembang dengan baik.

  • Contoh:

    • Pengusaha “ maju dan berkembang

    • Guru “ saat mengajar, anak didiknya mengerti

    • Manajer “ leadership-nya terlihat

    • Hamba Tuhan “ ada hal khusus di dalam dirinya yang tidak dimiliki orang lain.

  • Ada masa Tuhan akan melihat seberapa kita kembangkan investasi Tuhan atas hidup kita.

  • Dalam Alkitab terjemahan The Messege kisah 5-2-1 di atas berjudul The story about investment “ kisah tentang investasi.

 

3. Tahap Partner

  • His master commended him: -Good work! You did your job well. From now on be my partner.- (Mat 25: 21, 23, MSG)

  • Saat kita lalui tahap-demi tahap dengan baik, maka posisi kita berubah dari hamba yang digaji, lalu dimodali, akhirnya jadi partner Tuhan.

  • Janda Sarfat diperintahkan Elisa meminta bejana dari tetangganya. Kata meminta juga berarti konsultasi. Maka kita juga harus ber-konsultasi dengan orang yang lebih maju dan cara pikirnya berkembang. Tapi ini hanya terjadi saat kita punya hati yang terbuka dan mau diajari.

  • Sering kita tidak bisa menerima saran orang lain karena kesombongan kita.

 

You may also like

Leave a comment