He Turns Water into Wine (Harold Gingerich)

Yoh 2:1-11

  • Yesus masih menciptakan anggur-anggur baru. Tuhan ingin mengisi kekosongan di dalam hidup kita, memberi mujizat penciptaan dalam diri kita, ingin hidup kita penuh dengan hadiratNya, sehingga kehidupanNya itu bisa mengalir kepada siapa saja yang kita jumpai.

  • Yesus punya jawaban, dan datang untuk mengisi kekosongan di hati kita, dan memulihkan sukacita karena keselamatan kita.

  • Mujizat di Kana ini terjadi tidak secara publik, tapi berkatnya dinikmati dan memberkati secara publik. Yang tahu hanya ibu Yesus, murid-muridNya, dan para pelayan.

  • Tujuan mujizat di Kana bukan sekedar menciptakan anggur, tapi juga supaya murid-muridNya percaya (ay 11).

  • Saat Tuhan lakukan mujizat di dalam kita, kemuliaanNya dinyatakan, dan iman kita diperkuat.

 

1. Waktu Yesus

  • Frase “My hour is not yet come” berbicara tentang kematian Yesus di kayu Salib. Artinya dengan kalimat tersebut Yesus sedang mendeklarasikan tujuan pelayananNya.

  • Murid-murid Tuhan tidak memahami pernyataan ini sebelum Roh Kudus dicurahkan dan kemudian memberi pengertian kepada mereka.

  • Tuhan tidak pernah tergesa-gesa, tidak pernah terlambat, jarang datang lebih awal, tapi selalu tepat waktu, dan waktuNya sempurna. Kita bisa mempercayai waktu Bapa.

  • Saat kita mengenal jadwal dan waktu Tuhan, kita bisa bergerak tepat pada waktu Tuhan, tingkat frustasi dan kekhawatiran kita menurun, kita alami damai sejahtera dan sukacita.

 

2. Tempayan batu

  • Ada 6 tempayan. 6 adalah angka manusia. Manusia tidak sempurna, maka harus dimurnikan.

  • Tempayan-tempayan itu adalah untuk ritual penyucian, artinya air di dalamnya digunakan untuk pembasuhan kepala dan kaki.

  • Saat Adam berdosa: Kematian dan dosa masuk ke dalam dunia, dan bumi terkutuk.

  • Korban perjanjian lama hanya menutupi dosa, tapi tidak berbuat apapun tentang kutuk. Sistem Perjanjian lama hanya mengurusi bagian luar, tapi tidak mengubah batin seseorang.

  • Di dalam Yesus dosa itu dibuang. Yesus juga telah menjadi kutuk bagi kita. Maka saat wafat di salib dan kemudian bangkit dari mati, maka Yesus mematahkan kutuk.

  • Tempayan-tempayan air itu adalah gambaran kita: tempayan yang biasa, tidak istimewa.

  • Satu-satunya yang membuat spesial adalah ada Tuhan di dalam kita.

  • Tuhan penuhi kita dengan hadiratNya, sembuhkan kekosongan dan keremukan hati kita, membuat mujizat penciptaan di dalam kita, penuhi kita dengan anggur baru dari Roh Kudus, maka hidup kita menjadi berkat di manapun, dan Tuhan gunakan kita untuk kemuliaanNya.

 

3. Anggur baru

  • Supaya Tuhan bisa ubah kita menjadi luar biasa diperlukan iman dan ketaatan kita.

  • Para pelayan melakukan perintah Yesus tanpa berbantah: mengisi tempayan hingga penuh, mencedok dan membawanya ke pemimpin pesta

  • Ps Harold percaya bahwa perubahan terjadi saat pemimpin pesta mencicipi anggur itu.

  • Saat kita meminta Yesus mengisi hidup kita, kita harus mengambil langkah iman, maka mujizatNya mulai terjadi, dan sukacita mulai memenuhi hati kita.

  • Anggur yang Yesus ciptakan adalah anggur terbaik, dan semakin tua usia anggur-semakin baik rasanya. Artinya anggur itu mendapat usia dari Penciptanya.

  • Anggur yang baik mendeklarasikan keberadaan Yesus yang kekal.

You may also like

Leave a comment