Catatan Kotbah

Tanggung Jawab (Petrus Agung)

1. Mempersiapkan diri sebagai pelayan yang siap (Luk 12: 35)

  • Kita hadir dengan sikap siap melayani, jangan datang hanya sebagai pengunjung atau penonton.

  • Mat 6: 22-23 “ Yang membuat pelita kita tetap menyala: melihat dengan mata yang terang.

  • Kita harus punya hati hamba, tapi cara melihat kita harus terang, tidak mata gelap dan mudah emosi.

  • Orang yang mata gelap mudah emosi, tidak akan bisa menjadi pelayan yang baik.

  • Luk 12: 36 “ Dalam KKR kita harus selalu siap sedia, karena sewaktu-waktu Tuhan mengetuk.

  • Luk 12: 37 “ Saat kita membuka pintu, maka upah kita adalah: Tuhan yang melayani kita.

  • Pelayan yang siap akan datang sedini mungkin, sebelum semua tamu datang. Dan pelayan itu harus tetap siap hingga pesta selesai.

 

2. Menjadi manajer yang dapat diandalkan (the dependable manager) “ Luk 12: 41-44

  • Luk 12: 42 “ Memberi makan hamba yang lain artinya kita mengurus orang-orang. Jika ini bisa kita lakukan dengan baik, Tuhan akan percayai kita untuk mengurus harta Tuhan.

  • Tuhan mencari orang yang bisa mengatur, bisa dipercayai, dan dapat Tuhan andalkan.

  • Semakin sulit tugas yang Tuhan berikan, semakin besar kepercayaan Tuhan pada kita

 

3. Pelayan yang penuh akal sehat (common sense)

  • Pelayan yang baik harus penuh akal sehat, bukan yang emosional dan meledak-ledak.

  • Pelayan yang baik harus bisa menekan perasaannya, karena tidak semua yang dilayani bersikap manis. Ada yang perkataannya menyakitkan hati, atau yang bertindak semaunya.

  • Untuk tetap bertahan dengan akal sehat, miliki pemikiran: “yang waras “ yang mengalah”

  • Kita diberi kepercayaan jadi tuan rumah karena Tuhan yakin kita mampu.


4. Tidak memiliki hati yang jahat “ Luk 12: 45-46

  • Memukul bisa dengan perkataan dan sikap.

  • Jika kita di posisi di atas dan punya otoritas, kita mesti waspadai respon kita kepada orang-orang di bawah kita, karena kita bisa salah di hadapan Tuhan.

  • Hati-hati dalam bersikap, terutama dengan orang yang tidak bisa berbuat apa-apa saat direndahkan/ dihina. Karena Tuhan mencatat, dan kemudian bisa balikkan keadaan.

  • Balas menghina/ merendahkan adalah sesuatu yang tidak ada gunanya.

  • Siapapun yang Tuhan percayakan datang dalam kehidupan kita, terutama mereka yang tidak bisa membalas kebaikan kita: beri terbaik yang kita bisa.

  • Semakin orang tidak bisa membalas kebaikan hati kita, semakin Tuhan memberkati hidup kita

  • Mari punya pengabdian dan melayani Tuhan dengan segenap hati.

 

5. Harus memiliki persiapan “ Luk 12: 47

  • Siapkan diri kita! Walau datang sebagai jemaat, hati harus tetap siap untuk melayani. Misalnya memberi makan atau minum pada seseorang yang kalihatannya butuh makan/ minum.

  • Orang yang tidak memiliki persiapan, bertindak kasar dan merendahkan orang lain, akan dibuang.

  • Setiap kebaikan kita akan membuka pintu berkat bagi hidup kita

  • Luk 12: 48 “ Karunia yang besar berasal dari tanggung-jawab yang besar

  • Seberapa Tuhan percayai kita, di dalamnya ada tanggung jawab !

 

5 Hal yang Membuat Orang Tidak Bisa Jadi Besar (Petrus Agung)

  • Mat 14: 12-21 “ peristiwa 5 roti 2 ikan bisa memberi makan ribuan orang, bahkan sisa 12 bakul. Dari sesuatu yang kecil diubah menjadi begitu besar.

  • Tuhan merencanakan yang terbaik buat kita semua, tapi ada hal-hal yang menghambat seseorang untuk bisa jadi besar.


1. Tidak mau repot

  • Jika kita tidak mau repot, tidak mau kerja keras, hanya ingin rileks, hanya urusi kepentingan sendiri, maka kita tidak akan bisa memberikan yang terbaik, dan tidak pernah bisa jadi besar.

  • Semakin banyak tanggung-jawab akan merepotkan, dan memerlukan kerja lebih keras, doa lebih banyak, dll.

  • Contoh:

    • event organizer yang tidak mau repot hanya akan mendapatkan job-job kecil.

    • Musa mengurus 2 juta bangsa Israel yang menuju Kanaan.

  • Ilustrasi: beda antara fine-dining dengan makan di warung.

    • Fine-dining “ disambut pelayan, ada ucapan terima kasih, dll. Warung “ langsung duduk.

    • Fine-dining “ menu-menu terbaik ditawarkan dan jelaskan, bahkan sejarah dan cara pembuatan dijelaskan. Warung “ kita pilih sendiri.

  • Ilustrasi: Perusahaan kontraktor yang memberikan bonus pensiun bagi 3 karyawan, bentuknya adalah karya terakhir mereka di perusahaan, yang dibangun dengan dana perusahaan. Karyawan yang mau repot dan memberikan karya terbaik mendapatkan hasil terbaik.

  • Kerjakan segala sesuatu hingga tuntas, dan dengan penuh tanggung jawab.

  • Kesaksian: Jika P Agung tidak serius saat dimintai bantuan mengawasi pembangunan rumah rekannya, maka ketika Tuhan berikan rumah itu kepada p Agung hari ini, yang didapat adalah rumah dengan kualitas asal-asalan.

  • Lot tidak mau dibawa malaikat ke puncak gunung, dan memilih tinggal di Zoar. Maka destiny-nya terpotong habis, dan kisah tentang Lot berakhir.


2. Tidak mau berfikir atau tidak mau menggumulkan.

  • Tuhan beri kita banyak potensi, tapi kita sering kurang menghargai potensi itu.

  • Sekecil apapun Tuhan berikan sesuatu pada kita, potensi multiplikasinya tetap luar biasa.

  • Ilustrasi: seorang menemukan koin di jalan. Karena dia menganggap ini sebagai berkat Tuhan, maka dia coba tawarkan pada kolektor, dan ujungnya dia jadi kaya.

  • Kesaksian: 2 orang teman p Agung hendak membuat suatu proyek dengan modal milyar-an. Tapi ketika mereka mau memulai sesuai saran p Agung, yaitu dengan dana yang ada, usaha mereka berhasil.

  • Lihat apa yang sudah Tuhan letakkan di tangan kita. Jika itu kita gumulkan, minta hikmat Tuhan, maka akan menjadi sesuatu yang besar.


3. Tidak mau mengatur/ manage

  • Tuhan awali mujizat dengan memerintahkan orang banyak untuk duduk berkelompok.

    • Mereka harus duduk hingga tidak berebut.

    • Mereka harus berkelompok sehingga tidak ada yang tidak kebagian.

  • Bagian Tuhan melakukan multiplikasi, bagian kita mengatur wadah bagi berkat itu.

  • Kita harus menata hidup dengan baik, sehingga berkat Tuhan yang akan datang tidak tercecer.

  • Contoh:

    • Sebelum mujizat penggandaan minyak seorang janda, Elia terlebih dulu memerintahkannya mengumpulkan banyak wadah.

    • Manusia diciptakan Tuhan di hari terakhir. Segala hal diciptakan dan diatur lebih dulu, baru kemudian manusia diciptakan, sehingga bisa hidup.

    • Survey membuktikan bahwa orang-orang yang menang lotre ujungnya lebih miskin dari sebelum menang, karena tidak siap me-manage uang itu.

  • Jika kita tidak mempersiapkan diri, maka yang terjadi adalah saling menunggu: manusia menunggu berkat Tuhan, Tuhan menunggu kita menyiapkan wadah.


4. Tidak mau menghitung

  • Perikop cerita menyebutkan banyak angka: 5000 pria, 5 roti, 2 ikan, 12 bakul, 200 dinar, dst.

  • Kehidupan kita semua ada hitungannya. Orang yang bisa menghitung dengan tepat akan menang dengan luar biasa.

  • Ilustrasi: pertandingan tinju M Ali lawan George Foreman, di Zaire.

    • Ronde 1-6 Ali nyaris tidak berkutik dan dihajar oleh lawannya.

    • Ali tidak bisa membalas memukul, tapi membalas dengan perkataan yang merendahkan.

    • Foreman kemudian emosi, lupa taktik, menyerang membabi-buta, dan akhirnya kekuatan pukulannya menurun. Di ronde 7 tenaga Foreman sudah habis.

    • Di ronde 8, dengan 2 pukulan Ali merobohkan Foreman.

  • Jika ingin menjadi besar, kita harus menghitung segala sesuatu dalam hidup kita.


5. Tidak mau keluar biaya, maunya gratis.

  • Banyak orang ingin jadi besar, tapi tidak mau korban, maka tidak akan pernah bisa.

  • Kesaksian:

    • Saat P Agung diundang ke kota kecil di luar pulau, p Agung tidak menentukan tarif, semua dana akomodasi ditanggung tim JKI, bahkan juga membantu kekurangan dana panitia.

    • Saat acara orang-orang hadir tepat waktu, dengan penuh kehausan akan Tuhan. Roh Tuhan bekerja dengan dahsyat.

Pentakosta (Petrus Agung)

  • Roh Kudus adalah pribadi yang membuat banyak pertentangan, karena banyak anak Tuhan tidak kenal Roh Kudus secara pribadi: karakter, watak, hati, sifat.

  • Karunia, kuasa dan manifestasi Roh Tuhan sudah banyak dibicarakan. Orang kurang suka membicarakan tentang buah Roh, padahal ini sama pentingnya dengan karunia Roh.

  • Banyak orang bisa mendengar suara Tuhan, tapi tidak mengerti hatiNya.

  • Kita harus bergaul dengan Roh Kudus dengan benar, membaca Alkitab, biarkan Roh Kudus menuntun kita, maka akan ada perubahan yang ditimbulkan karena pergaulan itu.

  • Luk 4: 18-19 “ Yesus di Nazaret membuka kitab Yesaya, membaca ayat ini, dan berkata bahwa hari itu ayat tersebut digenapi.


1. to preach the gospel to the poor

  • Kemiskinan digambarkan sebagai orang yang meringkuk, tidak punya kebutuhan dasar. Kemiskinan dalam urusan: harta, pengaruh, posisi, kehormatan.

  • Kata menyampaikan artinya seperti mengkhotbahkan sesuatu.

  • Kemiskinan dalam bentuk apapun bisa dikalahkan jika kita belajar Firman Tuhan. Kabar baik harus dikhotbahkan dan diajarkan

  • 1Yoh 2: 27 “ Urapan Roh Kudus mengajari tentang segala sesuatu, diantaranya untuk lepas dari kemiskinan apapun yang membuat kita tidak bisa mencapai destiny yang Tuhan tetapkan.

  • Ada banyak pelajaran yang kita terima dan dapatkan di sekolah, tapi hari ini sudah lupa, tidak kita gunakan dalam hidup sehari-hari, dan seolah tidak berarti.

  • Ada juga hal-hal yang dulu kita kuasai, hari ini walau sudah lama tidak kita latih, tapi kita masih menguasainya. Misalnya berenang dan bersepeda.

  • Jika kita sekedar mendengar khotbah, kita mudah lupa. Supaya tidak lupa, minta Roh Kudus untuk ajari kita, lalu Roh Kudus akan ajak kita berjalan bersamaNya.

  • Yoh 16: 13 “ Roh Kudus bukan hanya berbicara, tapi menggandeng dan membimbing kita kepada seluruh kebenaran.

  • Kita harus mau untuk setiap hari berjalan bersama Roh Kudus. Maka saat pengajaran itu masuk ke dalam diri kita, hingga tertanam/ ter-investasi, bahkan menjadi insting.

  • Orang yang konseling kepada p Agung terbagi 2:

    • Sebagian besar minta didoakan, karena menurut mereka doa p Agung manjur. Kelompok ini tidak belajar, dan selalu kembali minta didoakan untuk hal lain.

    • Sedikit orang datang minta diajari cara menghadapi problem-nya. Kelompok ini akan belajar sendiri dengan Roh Kudus, sehingga akan mampu menghadapi masalah lain.

  • Hasil perjalanan dan pelajaran hidup dengan Roh Kudus tidak pernah hilang, bahkan makin lama makin cakap dan ahli.

  • Kecakapan itu merupakan gabungan dari: keterampilan (skill) bekerja dengan Tuhan, kemampuan mendengar suara Tuhan, kemampuan membedakan suara Tuhan (discernmen), pengenalan akan Tuhan, tahu batasan permohonan, tahu perasaan Roh Kudus, dll.

  • Saat kabar baik diberitakan pada orang miskin, artinya kemiskinan akan dihapuskan Tuhan.


2.
to proclaim

  • Kata “memberitakan) (proclaim) disebutkan 2 kali. Kata to proclaim artinya sesuatu yang disampaikan oleh seseorang yang punya otoritas, dan harus didengar dan dituruti.

  • Fakta Ilmiah:

    • Partikel Tuhan: partikel terkecil yang dianggap menyusun semua semesta. Saat diteliti di komputer, ternyata partikel ini berbentuk lagu.

    • Pada pembedahan otak, jika salah satu syaraf disentuh, bagian tubuh tertentu bergerak. Jika yang disentuh adalah syaraf untuk berbicara, maka seluruh badan ber-reaksi.

 

  • Saat dua fakta ini digabungkan, kesimpulannya perkataan dan deklarasi kita sangat penting.

  • Perkatakan Firman Tuhan, perbanyak menyembah Tuhan, maka kita akan melihat bahwa partikel Tuhan bekerja dalam hidup kita.

  • Tuhan ingin cepat, tapi kita begitu lambat. Maka kita harus minta Tuhan ajari dan jalan bersama, hingga semua insting rohani kita keluar.

  • Jika kita memburu pengertian tentang rahasia kehidupan dari Tuhan, barulah kita diajari Roh Kudus kebenaran-kebenaran, hingga saat menghadapi sesuatu masalah, insting kita muncul.

  • Jangan berhenti hanya di bahasa Roh dan karunia, tapi biarkan hari-demi hari kita jalan bersama Roh Kudus, dan terjadi perubahan yang radikal.

 

Pilihan Terbaik (Petrus Agung)

Yoh 12: 1-8

  • Ada 3 pihak yang terlibat dalam penguburan Yesus:

    • Maria saudara Marta dan Lazarus membawa minyak narwastu seharga 1 tahun kerja.

    • Nikodemus bawa mur dan gaharu seberat 50 kati (30kg), seharga kira-kira 100 tahun kerja.

    • Kelompok ke-3: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome. Pagi-pagi benar mereka membeli rempah-rempah yang berbau harum.

  • Yoh 12: 7, Amp – Maria selama ini sudah menyiapkan dan menyimpan minyak narwastu itu, dan akan digunakan untuk mem-balsam mayat Yesus kelak.

  • Pilihan terbaik dilakukan oleh Maria, dia mendahului 2 kelompok yang lain.

  • 3 wujud Yesus:

    • Yesus yang hidup sebagai manusia.

    • Yesus yang sudah jadi mayat.

    • Yesus yang bangkit dari mati.

  • 3 pemberian untuk penguburan Yesus:

    • Maria memberikan saat Yesus masih hidup, sehingga Tuhan masih bisa merasakan, me-respon, dan meng-apresiasi pemberian Maria (Mrk 14: 9)

    • Nikodemus memberikan saat Yesus sedang jadi mayat, sehingga Tuhan tidak bisa merasakan ataupun me-respon.

    • Wanita-wanita memberikan setelah Yesus bangkit, sehingga terlambat, dan rempah-rempah yang mereka bawa tidak berguna (Mrk 16: 1-6)

 

  • Banyak pengabdian yang terlambat dan tidak tepat. Pengabdian yang tepat dasarnya karena kita punya pilihan terbaik.

 

Luk 10: 38-42

  • Maria menemukan (discover) sesuatu dari pengajaran Yesus, sehingga dia hanya fokus pada Yesus, dan hal lain bukan lagi jadi prioritas.

 

  • Sesuatu yang berharga, mulia, dan ajaib harus ditemukan.

  • Orang yang berjalan dan belajar dari Tuhan yang akan melihat sesuatu terbuka/ disingkapkan

  • Ams 25:2 “ Ini adalah proses belajar dengan Tuhan. Saat kita bergaul dengan Roh Kudus, akan membuat roh kita makin cerdas, sehingga kita bisa selalu membuat pilihan terbaik.

  • Kita harus bisa belajar dari orang-orang yang bergaul dengan kita

  • Setiap saat kita harus belajar dan menangkap sesuatu dari Roh Tuhan.

  • Jangan terjebak dalam kebiasaan-kebiasaan agamawi.

  • Hasil proses seseorang yang belajar akan jadi dewasa, bijaksana, dan kenal dengan Tuhan.

 

Betania (Petrus Agung)

Luk 24: 50-51

  • Sebelum terangkat Yesus membawa mereka ke luar kota, ke area dekat Betania.

  • Saat membangkitkan Lazarus, Yesus membuat pernyataan bahwa yang dilakukanNya bertujuan memberikan murid-muridNya pijakan-pijakan baru untuk percaya (Yoh 11: 14-15)

  • Berdasar kesaksiannya, kasus yang sedang dihadapi ps Kong Hee berhubungan dengan serangan kuasa gelap.

  • Kita harus belajar peperangan rohani dengan lebih serius!

  • Iblis kerjanya: mencuri, membunuh, dan membinasakan. Jika kita tidak berperang, iblis akan tetap berbuat sesukanya pada kita.

  • Peperangan rohani saat ini semakin riil karena setan tahu bahwa waktu mereka sempit. Saat Tuhan kembali ke dunia, maka waktu setan habis.

  • Hidup tidak bisa diselesaikan hanya dengan kekuatan manusia, tapi harus dengan kekuatan Tuhan

  • Hidup kita bukan sekedar kebetulan. Ini saatnya kita naik ke next level, bangkit jadi pasukan Tuhan, sehingga kita tidak mudah dibodohi setan.

 

Roh Kudus (Kong Hee)

 

  • Yoh 14: 25-26 “ Untuk pertama kalinya Yesus memberitahukan bahwa Roh Kudus akan diberikan pada murid-muridNya

  • Rahasia untuk sukses dalam karir dan pelayanan adalah Roh Kudus

 

 

 

Kita memerlukan Roh Kudus untuk 3 alasan yang sangat penting

 

1. Roh Kudus memiliki kehadiranNya

 

  • Kita bisa merasakan kehadiran Roh Kudus: seperti api yang menghangatkan hati, seperti hujan yang jatuh atas kita, seperti minyak yang mengalir dalam diri kita, dll.

  • Sayangnya banyak orang berkurang nilai ke-Kristenannya, tidak lagi mengalami Tuhan, tidak lagi ada iman, hanya sekedar filsafat. Padahal Roh Kudus bisa kita rasakan,

 


2. Roh Kudus membawa kuasa (Kis 1:8)

 

  • Dasar untuk membangun segala sesuatu haruslah: mengasihi Tuhan dan mengasihi manusia.

  • Mat 22: 37-39 “ Gereja harus mulai menjangkau orang-orang yang terhilang, punya belas-kasihan pada jiwa-jiwa, menjadi gereja pemenang jiwa.

  • Sejak memperhatikan jiwa-jiwa yang terhilang, gereja ps Kong berkembang. Manifestasi kesembuhan Ilahi juga terjadi.

  • Segala sesuatu yang Tuhan kerjakan di dalam nama Tuhan Yesus, oleh kuasa Roh Kudus.

 


3. Roh Kudus adalah pribadi

 

  • Roh Kudus bisa melihat sehingga bisa memberikan visi pada kita, punya tangan untuk menyentuh sehingga kita bisa mengalami perjumpaan. Roh Kudus mengerti perasaan kita yang terdalam, sehingga Dia bisa menolong dan menjadi penghibur kita.

  • Seberapa sukses dan besarnya kita, ada kalanya kita tetap merasa lemah. Itulah saat Roh Kudus datang, menghibur kita, mengangkat kita, dan memulihkan kita.

  • Sebelum kasus Suntec yang membuat ps Kong ditahan, Roh Kudus memberi petunjuk melalui nabi dari Amerika, nabiah dari Australia, dari ps Cho, sehingga ps Kong tidak terguncang.

  • Rm 15: 13 “ Roh Kudus adalah penghibur terbaik.

 

 

 

  • Roh Kudus memberi semangat, membawa kehadiran, membawa kuasa, dan memiliki kepribadian

 

Simbol Roh Kudus (Kong Hee)

 

  • Yoh 3: 34 “ Yesus memiliki Roh Kudus tanpa batas, demikian juga seharusnya kita.

  • Kita bisa menceritakan Bapa surgawi karena kita memiliki ayah duniawi. Kita bisa menceritakan Yesus karena Dia pernah hadir sebagai manusia, dan Alkitab menceritakannya.

  • Sulit menceritakan tentang Roh Kudus, karena Roh Kudus tidak suka membicarakan diriNya sendiri. Roh Kudus selalu berbicara, meninggikan, dan memuliakan Yesus.

  • Alkitab menggunakan simbol-simbol supaya kita bisa memahami dan mengenali Roh Kudus.

 

 

 

1. Roh Kudus seperti Atmosfir (Kej 1: 2)

 

  • Bumi seperti diselubungi atmosfir Roh Kudus. Roh Kudus bertahan seakan menunggu sesuatu, yaitu Bapa mengucapkan sesuatu, maka yang diucapkan Bapa itu jadi.

  • Ketika Roh Kudus menyatakan diriNya, dan kita percaya Firman Tuhan, lalu mulai memperkatakan janji Tuhan itu, maka mujijat itu akan datang pada kita.

 


2. Roh Kudus seperti minyak

 

  • Di jaman Alkitab minyak adalah bahan bakar lampu. Di kegelapan kita tidak bisa melihat. Roh Kudus adalah roh kebenaran, roh hikmat dan roh pengertian.

  • Urapan membuat kita memahami segala sesuatu.

  • Semua jawatan harus diurapi: nabi-nabi, raja-raja, imam-imam, supaya semua memiliki hikmat dalam memimpin jemaat maupun kerajaan.

  • Alkitab berkata bahwa Yesus diurapi Roh Kudus, itu bukan sekedar kuasa, tapi juga memiliki hikmat untuk: memberitakan Injil, menghibur hati yang remuk, melepaskan yang tertawan, dll.

  • Saat Roh Kudus bekerja, semua logika tidak berlaku.

  • Saat minyak pengurapan Roh Kudus turun, Tuhan memberi kita hikmat untuk bekerja dengan orang-orang yang tepat.

 


3. Roh Kudus seperti pakaian

 

  • Lebih dari 100 kali Alkitab berkata Roh Kudus turun ke atas… . Saat Roh Kudus turun atas kita, gambarannya seolah-olah Tuhan mengenakan pakaian kepada kita.

  • Saat kita mengenakan “pakaian” Roh Kudus, kita akan memiliki kuasa dan otoritas.

  • Ilustrasi: Polisi mampu menghentikan truk-truk besar karena otoritas dari seragamnya.

  • Roh Kudus datang untuk memberi kita otoritas.

  • Di dalam Yesus nama kita masuk dalam daftar, dan duduk bersama Yesus di alam Surgawi

  • Roh Kudus sudah beri kita otoritas, maka kemanapun kita berjalan setan harus tunduk.

 


4. Roh Kudus seperti angin

 

  • Kata roh = pneuma (nafas , bahasa Yunani) =ruach (angin, bahasa Ibrani)

  • Sebagai nafas, Roh Kudus memberi kita kehidupan.

  • Di hari Pantekosta Roh Kudus hadir sebagai mighty wind (angin yang sangat kuat), artinya tidak ada yang bisa menghentikan Roh Kudus. Roh Kudus sangat kuat.

  • Saat tidak ada harapan di ilmu medis, Roh Kudus akan membawa kesembuhan dari Tuhan

 


5. Roh Kudus seperti api
(Mat 3:11b, Luk 3: 16b)

 

  • Api memurnikan

  • Sadrah, Mesakh, dan Abednego dilemparkan ke api. Api tidak bisa menyentuh mereka, tapi bisa membakar habis tali pengikat mereka.

  • Apapun belenggu atau kecanduan kita, api Roh Kudus bisa membakarnya habis.

 


6. Roh Kudus seperti burung merpati

 

  • Di seluruh dunia burung merpati adalah simbol perdamaian.

  • Seperti merpati, Roh Kudus penuh kasih, lemah-lembut, dan penuh damai sejahtera.

  • Sebaliknya setan selalu membuat kita kuatir, takut, dan cemas sepanjang waktu.

  • Damai sejahtera adalah senjata yang sangat berkuasa. Injil adalah injil damai sejahtera. Allah damai sejahtera akan menghancurkan iblis di bawah kaki kita (Rm 16: 20a)

  • Saat Roh Kudus muncul, meski kondisi apapun yang kita alami, neraka kita akan menjadi surga.

 


7. Roh Kudus seperti air (Yoh 7: 37-38)

 

  • Roh Kudus menyegarkan kita saat jiwa kita kering, atau kehilangan sesuatu dalam hidup kita.

  • Yesus menjanjikan bahwa saat kita meminum air hidup, maka dari hati kita yang terdalam akan muncul aliran air kehidupan

  • Ini artinya bendungan dari rasa sakit hati, kepahitan, kepahitan, dan kebencian, akan dihancurkan.

  • Apapun yang membuat kita terpenjara dalam batin kita, Roh Kudus akan meledakkannya sehingga terbuka dan memancar keluar untuk memberkati dunia.

  • Hati kita spesial dan hanya satu, kita tidak bisa mematikan satu bagian hati kita, tanpa mematikan seluruh bagian hati yang lain.

  • Minum dari Roh Kudus akan membawa kesembuhan bagi jiwa kita

 

 

 

Kesimpulan

 

  • Kita hidup di dunia yang penuh tantangan, sepanjang waktu terjadi peperangan rohani, terutama jika kita melayani Tuhan dengan segenap hati dan kekuatan.

  • Iblis menyerang keluarga, kesehatan kita, pelayanan kita, iblis tidak ingin kita berhasil.

  • Roh Kudus ingin memberi atmosfir hadiratNya, mengurapi kita dengan minyak, mengenakan pakaian otoritas pada kita, menghembuskan anginNya yang kuat, memurnikan hati kita.

  • Seseorang bisa saja melayani Tuhan, tapi merasa kering karena: patah hati, kepahitan, kemarahan. Tapi di tengah badai-pun kita bisa mengalami kedamaian saat Roh Kudus datang.

 

 

 

Zakheus (Petrus Agung)

Luk 19: 1-10 – 3 hal yang harus kita atasi dalam hidup, dan bisa dipelajari dari kisah Zakheus.


1. Zakheus mengatasi kelemahannya sendiri

  • Zakheus pendek, tapi bisa menjadi kepala pemungut cukai. Artinya Zakheus punya kekayaan dan pandai.

  • Kita semua punya kelemahan, tapi Tuhan memberikan anugerah yang khusus dan istimewa kepada setiap kita, kita harus fokus pada potensi itu, lalu mengembangkannya.

  • Kebanyakan orang berkutat pada kelemahan dan ketidak-mampuannya, dan lupa mengelola potensi Tuhan yang luar biasa di dalam kita.

  • Jika kita bisa temukan habitat kita, dan tahu apa yang Tuhan berikan pada kita, maka kita akan berkembang luar biasa.

  • Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid (Albert Einstein)

  • Tuhan selalu sediakan pohon bagi Zakheus dan kita: untuk dipanjat !


2. Zakheus harus mengatasi orang banyak

  • Yang menghalangi Zakheus untuk melihat Yesus: badannya yang pendek dan orang banyak. Maka Zakheus BERLARI mendahului orang banyak.

  • Suara mayoritas/ rakyat seringkali bukanlah suara Tuhan. Contohnya Saul kehilangan jabatannya sebagai raja karena mendengarkan rakyat.

  • Dunia punya standart, kita harus bisa melebihi standart itu

  • Tuhan menyediakan pohon. Tapi kita harus berlari mendahului orang-orang lain

  • Kita harus cukup gila dalam mencintai Tuhan, supaya kita bisa hidup di atas rata-rata.

  • Jika kita percaya bahwa kita warga negara kerajaan Surga, kita bisa hidup di atas rata-rata

  • Jika kita gampang terpengaruh orang lain, maka akan jadi masalah. Jika kita adalah rajawali, maka kita bisa dan biasa jalan sendirian.

  • Jika ada seseorang yang bagus, seharusnya diteladani, bukan dicari kelemahannya.

  • Suara orang banyak bisa mengangkat kita, tapi bisa juga menarik kita turun.

  • Jika kita enggan memberitakan Injil, kita kelak tidak akan bisa mempertanggung-jawabkan semua berkat yang Tuhan sudah percayakan pada kita.


3. Zakheus mengatasi cinta akan harta

  • Kunjungan dan penerimaan Yesus lebih berarti bagi Zakheus dibanding semua hartanya.

  • Saat kita jatuh cinta dengan Tuhan, maka uang tidak pernah jadi masalah !

  • Jika segala sesuatu diukur dengan uang, maka hati kita condong ke mamon, bukan ke Yesus

  • Zakheus mengembalikan harta yang diperas 4x lipat, ini memenuhi hukum Taurat. Dengan tindakan ini, Zakheus menghargai undangan Yesus, jauh melebihi kecintaan pada harta.

  • Zakheus mengabdi kepada siapapun yang menjadi tuannya dengan luar biasa dan gila-gilaan. Awalnya kepada Romawi, setelah peristiwa ini Zakheus mengabdi kepada Yesus.

  • Tuhan didik kita untuk berkorban dan menolong orang lain supaya apapun kekayaan yang Tuhan berikan dalam hidup kita, tidak akan pernah jadi berhala yang mematikan kita.

  • Saat Zakheus mengembalikan hasil pemerasannya, maka Zakheus tidak lagi terikat pada mamon.

Cut Off (Hengky Kusworo)

Kej 17: 1- 16

  • Untuk menjadi Kristen kita tidak perlu bayar apapun, karena Yesus yang bayar keselamatan kita. Tapi untuk menjadi seorang murid Yesus, sering kita harus menyerahkan segalanya.

  • Manusia ada karena sebuah alasan dan tujuan.

  • Tuhan melihat potensi besar dalam hidup Abram, tapi itu tidak akan bisa besar jika tidak ada sesuatu yang dipotong/ dikerat dari hidupnya.

  • Hati kita harus di-sunat, karena dari situ muncul hal-hal yang jahat: cabul, najis, dengki, iri hati, kemarahan (Rm 2: 29)

  • Sunat memotong sesuatu yang najis dan tidak kudus dalam hati dan hidup kita.

 

Sunat dalam hidup Abraham

1. Nama Abram diganti Tuhan. berkaitan dengan karakter.

  • Nama “Abram” artinya bapa yang ditinggikan.

  • Sebelum namanya diganti, fokus Abram adalah pujian untuk dirinya sendiri, dan bukan Tuhan. Tuhan masukkan unsur Jehova pada nama Abram sehingga menjadi Abraham.

  • Hati kita harus disunat ! Kita tidak bisa besar jika fokus kita hanya pada diri kita sendiri.

  • Saat Tuhan akan membuat kita jadi besar, maka yang diurusi pertama adalah karakter kita:

    • Yusuf tidak marah-benci-dendam-iri pada saudara-saudaranya, bahkan menjamin mereka dan keturunannya. Maka inilah yang membuat Yusuf jadi besar.

    • Nama Yakub artinya penipu. Maka harus diubah jadi Israel yang artinya pangeran Tuhan.

    • Yang membuat Saul tidak sampai pada destinynya: iri. Saul berakhir tragis karena Saul tidak pernah berurusan dan bereskan hatinya di hadapan Tuhan.

  • Ada identitas dalam hati dan hidup kita yang Tuhan mau kerat.

  • Nama Abraham, artinya bapak segala bangsa. Maka destiny Abraham berubah: harus menjadi berkat buat banyak bangsa dan banyak orang, fokusnya bukan lagi dirinya.

  • Sarai (princess/ chief) berubah jadi Sarah (wanita yang bermartabat/ noble woman). Fokus Sarah tidak lagi bossy, tapi jadi orang yang bermartabat dan memiliki mental yang mulia.

  • Orang yang punya mentalitas mulia tidak akan punya kecenderungan melukai orang lain. Bahkan saat dilukai akan belajar mengampuni, dan meletakkan haknya.

  • Hati yang mulia tidak penuh dengan kebencian/ dendam, mau mengorbankan harga diri dengan merendahkan diri.

 

2. Mengusir Ismael dan Hagar “ Menyunat kedagingan

  • Kej 21: 8-13 “ Sarah meminta Abraham mengusir Ismael dan Hagar, dan Tuhan menyetujui hal itu. Hati Abraham terkoyak karena bagaimanapun Ismael adalah anak kandung Abraham.

  • Ay 10 – Ismael sekitar usia 15, Ishak sekitar 5-6 tahun. Arti kata bermain adalah mocking, seperti di bully, dibuat permainan (Kej 21: 9)

  • Orang yang takut akan Tuhan akan menjaga kata-katanya. Cemoohan kita harus kita pertanggung-jawabkan (Rm 10:10b , Ams 18: 21)

  • Roh tidak boleh ditindas oleh kedagingan, karena lama-kelamaan tidak akan tahan.

  • Kita harus sunat kedagingan dalam diri kita. Jika tidak, maka destiny, tujuan dan panggilan Tuhan dalam hidup kita akan hilang.

  • Jika kita masukkan dan telan semua yang jahat, maka itu yang menang. Tapi jika kita beri makan roh kita dengan semua yang baik, maka roh kita yang akan menang!


3. Tuhan meminta Abraham mengorbankan Ishak – yang paling dicintai

  • Kej 22: 1-9 “ Sunat ketiga dalam hidup Abraham: melepaskan yang paling dicintainya.

  • Dalam perjalanan hidup, akan ada titik dimana Tuhan minta kita lepaskan yang paling kita kasihi.

  • Saat meletakkan Ishak di atas mezbah, Abraham tidak tahu bahwa dia sedang melakukan tindakan profetik:

    • Di tempat itulah didirikan bait Allah Salomo.

    • Kelak Bapa harus menyerahkan Yesus untuk disalibkan sebagai korban penebus manusia.

  • Yesus berkorban bagi kita. Karena Salib-Nya maka kita bisa berdiri di hadapan Bapa di Surga.

  • Jangan korbankan saudara, tapi mari rela berkorban bagi saudara-saudara kita.

 

The Cup of Blessing (Petrus Agung)

  • 1Kor 10: 16 – Cawan yang Tuhan Yesus bagikan dalam perjamuan terakhir adalah cawan ke-3 daalm ritual Paskah Yahudi, yaitu “cawan berkat” (the cup of blessing).

  • Dalam liturgi perayaan Paskah Yahudi ada 4 tahapan, dan di masing-masing tahapan ada cawan yang diminum.

  • Saat Yesus di kamar atas yerusalem tidak menyelesaikan ibadah Paskah, karena Yesus berhenti pada cawan ke-3

  • Ternyata setelah selesai menyanyikan “the great hallel“, Yesus tidak melanjutkan liturgi, tapi langsung mengajak murid-muridNya ke bukit Zaitun (Mat 26: 30).

  • Di taman Getsemani Yesus menaikkan doa-doa (Mat 26: 39)

  • Yesus berikan kepada kita “the cup of blessing“, tapi cawan ke-4 Yesus minum sendiri. (Yoh 19: 28-30)

  • Tuhan tidak selesaikan perayaan Paskah hingga cawan ke-4, sebab cawan itu berisi murka Tuhan karena dosa manusia sejak Adam hingga akhir jaman.

  • Tidak ada manusia yang sanggup meminum cawan murka Tuhan, bahkan Yesus pun menawar supaya itu lalu.

  • Yesus meminum sendiri cawan ke-4, itu membuktikan cinta Yesus kepada kita.

  • Ucapan imam menutup perayaan paskah Yahudi, digenapkan Yesus di kayu salib : Sudah selesai.” (Yoh 19: 30)

  • Semua kutuk dosa, penghukuman di neraka, kemiskinan, sakit-penyakit: semua sudah selesai!

  • Minum “the cup of blessing” dengan ucapan syukur, karena kita tidak perlu minum cawan ke-4.

  • Mzm16:5 “ Tuhan adalah cawan berkat kita, yang memegang dan jamin masa depan kita.

  • Di puncak semua penderitaan di Golgota, saat tahu semua sudah terbayar, Yesus berkata “aku haus”.

  • Setelah minum, Yesus tidak lupa menutup perayaan Paskah terakhir Yesus, sebagai bagian tugas ke-imam-anNya

  • Kitab Wahyu, sebagai penutup Alkitab, diberikan pada Yohanes, satu-satunya murid yang menghadiri penutupan ibadah Paskah terakhir Yesus.

  • Yang bisa bertahan sampai akhir adalah yang punya ikatan hati dan jiwa sangat kuat dengan Tuhan!

  • Setialah sampai akhir! Didik hidup kita untuk setia sampai akhir.

  • Tuhan akan selesaikan apa yang Dia sudah mulai dalam hidup kita. Walau seolah-olah belum selesai atau terhenti, Tuhan akan tuntaskan!

  • Tuhan adalah cawan berkat kita, dan Tuhan yang memegang dan menjamin masa depan kita.