admin

Taklukkan Bumi (Petrus Agung)

Salah satu mandat yang Tuhan beri adalah taklukkan bumi. Menaklukkan artinya mendudukkan daerah yang tadinya belum dalam genggaman kita. Itu bisa berarti pekerjaan baru, business baru, pelayanan di bagian yang baru dan sebagainya.

Namun kenyataannya orang lebih suka dengan apa yang sudah biasa dia genggam. Orang lebih nyaman dengan yang sudah lazim baginya. Akibatnya ada begitu banyak gudang berkat-Nya yang tak tersentuh oleh kita.

Saudara yang kekasih, taklukkan daerah baru, pekerjaan, bussiness, dan pelayanan baru. Haleluya.

 

by His Grace,

Pdt. Petrus Agung Purnomo

Perilaku Domba (Petrus Agung)

Domba ternyata punya perilaku yang berbeda-beda. Inilah beberapa perilaku dan sifat aneh dari domba:

  1. Domba Pertapa
    Ini adalah domba yang suka menyendiri. Tak suka bergaul dengan yang lain. Domba seperti ini mudah dijadikan mangsa binatang buas.
  2. Domba Gila
    Domba ini suka menyerang domba-domba lain dan suka menyakiti domba lain. Biasanya domba seperti ini akan disembelih dan dijadikan santapan.
  3. Domba Pengembara
    Domba ini suka pergi jauh, mengembara sendiri dan akhirnya tersesat.

Kita domba yang sehat dan bukan yang aneh, bukan?

Oleh Karena PerjanjianNya (Petrus Agung)

2 Raj 8:7-15
1. Roh Tuhan ada di dalam kita, dan membuat kita jadi jawaban bagi dunia. Barang apapun yang ada di tangan orang yang diurapi, maka hasilnya akan beda!

2. Tuhan selalu beri kesempatan pada kita untuk bertobat dengan mengusik nurani kita.

3. Perjanjian Tuhan mematahkan semua penindasan dalam hidup kita (2 Raj 13: 22-24). Karena perjanjian itu, Tuhan beri anugrah, belas kasihan, dan juga penghormatan kepada Israel, dan di ayat berikutnya Hazael mati.

Setiap kali kita menghadapi tekanan, ingatkan Tuhan akan perjanjian di Golgota, maka saat Bapa ingat apa yang dibayar anakNya untuk kita, itu akan menghentikan semua masalah kita !

Hari ini Tuhan ada di dalam hidup kita: Imanuel (God with-in-upon us), maka anugrah, belas-kasihan dan respek Tuhan akan turun dalam hidup kita

The Power of The Love of Christ (Bill Wilson)

Kuasa kasih Kristus mengubah reflex kita. Reflex adalah reaksi/respon yang terjadi di luar kontrol kita!
Paulus berubah dari pembunuh jadi rasul yang sangat berdampak! Penjelasan perubahan Paulus ada di 2 Kor 5:14 “ For the love of Christ constraineth us (ay 14a, KJV)

Constraineth = sunecho. Kata ini hanya dipakai 1x di PB dan punya 3 arti utama, artinya dimanapun kata ini digunakan, maka mengandung 3 arti utama sekaligus dalam situasi apapun.

1. compel = Kasih Kristus mendorong dan memaksa kita untuk melakukan sesuatu !
2. restrick severely (oxford) = Kasih Kristus menyingkirkan dan menjauhkan kita dari segala usaha iblis untuk menjatuhkan kita.
3. confine forcibly / imprison = Kasih Kristus menahan dan memegang kita di dalam gereja, di dalam kasihNya, di dalam anugrahNya, di dalam tanganNya, di dalam keperdulian dan perawatanNya!

Pertanyaan: gerakan reflex apa yang kita miliki ?

The Power of The Proses (Bill Wilson)

Tahap 1: mempersiapkan bahan mentah – kita bahan mentah dan Tuhan penjunan-Nya
Tahap 2: pembentukan (molding, shaping, bending, removing unwanted part)
Tahap 3: penghalusan(grinding)
Tahap 4: dibakar melalui api
Tahap 5: pengecatan

Bejana yg tdk bisa mengikuti proses sesuai kehendak penjunannya, akan dipecahkan dan dibuang
Apakah kita mau membiarkan Tuhan mem-proses kita, atau kita pilih semau sendiri dan akhirnya dipecahkan dan dibuang ?

The Power of The Broken (Bill Wilson)

Kita bisa mengalami kehancuran. Pesan untuk orang-orang muda: Jangan biarkan hidupmu mengalami kehancuran. Tapi jika hidup itu pernah hancur “ tetap ada hal yang dapat kita lakukan: menyelamatkan orang lain !

Ada 3 jenis orang yang hadir di gereja: 

1. Hidupnya bersih dan murni, tidak pernah alami kapal karam: bersyukur kepada Tuhan !
2. Ada orang-orang yang pernah mengalami kapal hidup kandas dan hancur, dan tidak tahu harus apa lagi di depan.
3. Ada juga orang-orang yang hidupnya pernah hancur, tapi yakin masih bisa digunakan untuk selamatkan orang lain, membawa orang kepada Yesus !

Tuhan memakai kepingan-kepingan pecahan untuk membuat sebuah perubahan, jika kita ijinkan Dia!

Open the Gate and Set on Fire (Petrus Agung)

Open the Gate and set on Fire (Buka pintu dan nyalakan api)

A. Open the Gate “ Membuka Gerbang Pikiran (Mat 9: 21)
>For she kept saying to herself, If I only touch His garment, I shall be restored to health.(Mat 9:21  amp)
>She was thinking to herself (Mat 9: 21a “ the message)
>For as he thinks in his heart, so is he (Pro 23:7a “ new king james version)

Berfikir = seorang penjaga gerbang membuka gerbang! 
Ketika dengar berita tentang Tuhan, timbul 2 efek: timbul Iman dan berita masuk ke otak.

Yang Tak Mengubah Apapun (Petrus Agung)

Hidup ini penuh dengan reaksi. Ada reaksi yang bermanfaat dan ada yang tak bermanfaat sama sekali. Ada juga yang sekedar bereaksi yang baik untuk jadi sedikit pelipur lara. Dari 3 pilihan itu seringkali yang paling banyak dipilih adalah yang tak berguna. Kuatir misalnya, jelas tak berguna, tak mengubah apapun apalagi jika diikuti dengan stress dan ketakutan dan apatisme.

Belajarlah memilih bereaksi yang berguna, memilih hanya untuk pelipur lara cuma seperti minum obat penghilang sakit. Hanya sesaat nyaman tapi tak mengobati apapun.

Pilihlah tetap percaya Tuhan Yesus. Itu yang bermanfaat.
Amin.

Irresistible Prayer (Petrus Agung)

Luk 11: 5-13

Middle east hospitality : Ketika seseorang tamu masuk ke dalam rumah, maka jamuan dan nyawanya ditanggung tuan rumah. 

Mengapa tokoh dalam kisah di atas pergi ke rumah sahabatnya pada tengah malam dan meminjam roti untuk memberi makan temannya yang lain karena: dia adalah tuan rumah ! Dan tuan rumah mau berkata  siapapun yang masuk ke rumahku tidak boleh kelaparan, terlunta-lunta, tidak boleh disakiti, semua tanggung jawab tuan rumah !

Yang harus kita perhatikan:

1. Jadikan Tuhan sebagai tuan rumah di hidup kita !
2. Alasan permintaan adalah untuk memberkati orang lain

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Mat 7: 7-12 “ ay 12a)

Kedalaman Kasih yang Tak Terselami (Pdt. Petrus Agung Purnomo) 15 Juli 2012

Maria Magdalena yang pernah kerasukan banyak roh, justru orang pertama yang disapa-Nya waktu Dia bangkit. Penganiaya jemaat terhebat, Paulus, yang dijadikan-Nya rasul terbesar. Bahkan Zakheus, pemungut cukai yang dibenci rakyat, yang disinggahi rumahnya. Semua yang tak terpandang, terbuang dan tak diperhitungkan, merekalah pilihan-pilihan pertama-Nya…

Ah, sungguh tak bisa diselami kedalaman kasih-Nya. Sebagai umat-Nya kita pasti diajak ke tempat yang dalam itu. Namun kita lebih suka berkubang di lumpur yang dangkal dan membiarkan penghakiman dan kemarahan menguasai kita…

Let-s dive to the deep...

 

By His grace,

Pdt. Petrus Agung Purnomo