admin

Synergi to Fulfill 08 – Kuala Lumpur, 23 Agustus 2012 (sore)

 P Petrus Agung

1. Menari di atas Gelombang

  • Semakin kita kuat melayani orang miskin, ternyata Tuhan buat kita makin kaya !

  • Gelombang yang ada saat ini berasal dari Bapa, karena ke-Kristenan diawali dengan Yoh 3: 16.

  • Gelombang saat ini adalah: Gelombang keperdulian kepada mereka yang di bawah. Ini adalah demonstrasi belas-kasihan/ compassion Tuhan di tengah-tengah kita.

  • Tujuan kita bukan mencari uang.

  • Kekayaan yang datang adalah konsekuensi dari sebuah pekerjaan yang dilandasi beban hati untuk menolong orang lain.

  • Jika di dalam kita limpah dan ingin memberkati orang, maka luarnya akan limpah juga.

 

2. Roh Tuhan mengusik terus hati kita oleh belas kasihan (Yes 28: 20-21)

  • Jika ayat 20 kita alami, maka ayat 21 akan terjadi.

  • Saat apa yang kita gunakan sudah tidak muat, Roh Tuhan usik terus hati kita oleh belas kasihan, maka itu awal dari terobosan/ breakthrough.

 

Synergi to Fulfill 07 – Kuala Lumpur, 23 Agustus 2012 (pagi)

P Yusak Cipto

 

Jangan hidup dan percaya kepada Tuhan dengan pengertian dan pikiran kita sendiri.

 

Kesaksian p Yusak di Biak: p Yusak ngglinding wae, membiarkan Tuhan memaksakan rencanaNya, bagian kita melakukan yang Tuhan mau. Dengan bimbingan dan arahan Tuhan, dalam 3 tahun p Yusak jadi orang terkaya di Biak. Ini tujuannya supaya p Yusak jadi contoh.

 

Tuhan berkata bahwa bahtera di ujung tanduk karena tidak sadar bahwa sudah keluar dari jalur, fokus bergeser dari Tuhan. Kita harus mengucap syukur karena Tuhan sudah berikan peringatan, sehingga yang sudah geser bisa kembali ke jalur dan tidak tertinggal.

 

Impartasi dan tindakan profetik: ketekunan dan kesiapan untuk bertahan sampai akhir.

Synergi to Fulfill 05 – Kuala Lumpur, 22 Agustus 2012 (sore 1)

Bu Iin Cipto

Kemenangan bagian kita, tapi banyak yang imannya belum bulat, artinya hati kita kurang percaya dan kurang menginginkan.

 

P. Petrus Agung

  • Tema From glory to glory artinya Tuhan ingin bawa umatNya masuk pada suatu fase baru dalam hidup dan pelayanan mereka.

  • Kej 26: 12-15 “ Ishak adalah orang yang mengalami from glory to glory karena memilki beberapa karakter:

    1. Penurut. Seperti domba yang kelu, tidak ada pemberontakan, tidak ada kemarahan yang disimpan “ apalagi diledakkan, tidak pernah mengeluh, tidak pernah menggerutu, tidak cari simpati orang lain.

    2. Mewarisi kekayaan rohani ayahnya. Ishak bisa mewarisi karena punya hubungan dan kerinduan hati dengan ayahnya. Demikian juga hubungan kita dengan Tuhan seharusnya didasari hubungan dan kerinduan hati, bukan aturan.

    3. Kemampuan untuk menabur dalam ketepatan.

 

  • Setelah acara akhir tahun, akan ada shifting/ pergeseran dan membawa kita naik. Siapkan hati kita masuk periode yang baru! Tetap bersandar pada anugrah Tuhan, karena Tuhan yang kerjakan di dalam kita baik keinginan dan perbuatan di dalam kita. Bagian kita: menurut dan tidak berontak kepada Tuhan.

 

Synergi to Fulfill 04 – Johor, 22 Agustus 2012 (pagi)

Bu Iin Cipto

Setiap kali iblis serang, selalu serang yang paling lemah, paling belakang dan berjalan lambat. Minta hati yang melekat dan tidak berjarak dengan Tuhan, sehingga kita seperti pokok anggur yang melekat, terus berbuah, sampai semua jadi persembahan yang berkenan kepada Tuhan.

 

P Yusak “ Perjamuan kudus:

Kita harus sampai pada kesadaran bahwa kita tidak bisa hidup di luar Tuhan.

 

Bu Nani: Pengurapan.

 

P Petrus Hadi

  • Kita bisa lihat hal-hal yang jauh, tapi yang dekat sering terlewat. Saat ini kita harus memperhatikan rohani, karena rohani lebih dekat dari jasmani.

  • Kawal semua janji Tuhan dengan menyembah Tuhan secara pribadi dan korporat.

  • Jangan fokus hanya pada hal-hal jasmani, tapi harus lebih melekat pada Tuhan.

 

Synergi to Fulfill 06 – Kuala Lumpur, 22 Agustus 2012 (sore 2)

Bu Iin Cipto

 

Di masa turunnya manna tidak usah banyak berfikir: lihat awan, ambil manna, semua tersedia.

Di masa masuk Kanaan: mulai berfikir bagaimana bercocok-tanam, mengolah tanah, dll.

 

Tuhan tidak berhenti memberkati! Dia beri hikmat, kepandaian, ide-ide, kemampuan kerja, dll.

 

Level berkat from glory to glory:

  1. Abraham.

  2. Ishak kaya dan semakin kaya.

  3. Yakub: satu negri tidak cukup menampung kekayaan Yakub.

  4. Yusuf: seluruh dunia datang dan berdagang dengan Yusuf.

  5. Daud: negara-negara teman dan lawan gentar memberi hadiah kepada Daud.

  6. Salomo: perak tidak berharga di masa Salomo.

 

Tuhan terlanjur sumpah, sehingga Dia pasti genapi karena Dia setia, walau kita tidak setia. Karena itu Tuhan paksa kita ke next-level karena janji Tuhan harus jadi: masa raja-raja, Indonesia jadi lumbung pangan dunia, lawatan atas Indonesia.

 

Tuhan memberkati bukan karena kita baik, bukan juga supaya kita foya-foya, tapi Tuhan memberkati untuk meneguhkan perjanjianNya.

 

Tuhan tidak beri kekayaan, tapi kekuatan mendapat kekayaan. (Ul 8: 18)

 

Kej 31: 38-41 Standart kerja anak-anak Tuhan (seperti Yakub) :

1. Bekerja dengan excellent (ay 38)

2. Siap bertanggung jawab di hadapan Tuhan dan manusia, dan tidak cari-cari alasan (ay 39)

3. Bekerja lebih keras (ay 40)

4. Flexible (ay 41)

 

Synergi to Fulfill 03 – Johor, 21 Agustus 2012 (sore 2)

Bu Nani Susanti

  • Jika semua anak Tuhan mau serahkan tubuh-jiwa-roh kepada Tuhan, maka Tuhan akan buat kita menjadi penakluk dunia.

  • Orang yang mau jadi penakluk dunia harus mempunyai 2 urapan: urapan raja-raja dan urapan imam.

  • Pengurapan raja-raja untuk menguasai dan menjadi penakluk dunia, mempunyai hati seorang hamba dan pekerja.

  • Pengurapan imam artinya punya kemurnian di dalam hati.

 

Yang harus dimiliki seorang penakluk dunia “ seperti Yusuf (Kej 41: 37) :

  1. Setiap keputusannya sangat bijaksana dan dipandang baik oleh semua orang, apapun posisi dan latar-belakangnya. Yusuf didengar pendapatnya sekalipun seorang tahanan.

  2. Penuh dengan Roh Allah.

  3. Mempunyai akal budi dan bijaksana.

 

Bu Iin Cipto

  • Semua barang profetis yang dibagikan bukan jimat tapi perjanjian.

  • Tuhan beri talenta pada masing-masing kita. Maka tidak ada yang boleh jadi sia-sia dalam hidup kita, karena pada waktunya Tuhan akan meminta pertanggung-jawaban kita.

  • Semua akan genap di tahun yang ke-7. Mereka yang Tuhan dapati tetap setia, tetap ada di track, hati tetap fokus, semua janji Tuhan akan genap di tahun ke-7.

  • Finish strong bukan berarti sudah selesai, tapi setiap pekerjaan yang Tuhan berikan dalam hidup kita selesai, menyelesaikan setiap tingkat dengan kuat, baik dan sangat menyenangkan Tuhan.

 

Tindakan profetis:

  • Mencuci kepala (cara pikir “ p Yusak)

  • Hati (penjaga terhadap semua yang masuk “ bu Nani)

  • Pundak (kemampuan memikul tanggung jawab dan kekuatan untuk menyelesaikan tugas “ p Agung)

  • Tangan (banyak hal yang belum diselesaikan karena kemalasan “ p Hadi)

  • Kaki (destiny dan perjalanan hidup kita “ bu Iin)

 

Synergi to Fulfill 02 – Johor 21 Agustus 2012 (sore 1)

Bu Iin Cipto

 

Tuhan sedang expand hidup kita: tambah beban, pekerjaan, tanggung jawab; tapi untuk itu Tuhan juga berikan tambahan karunia

 

Katakan ke Tuhan bahwa kita siap, hati kita mau, minta hati dibukakan, dan bisa melepaskan semua paradigma dan cara yang lama! Siapkan wadah baru, ketaatan yang baru, mau berubah dan belajar.

 

P Yusak Cipto

Kunci menyelesaikan semuanya: percaya kepada Tuhan, ngglinding wae dengan dasar hati yang percaya kepada Tuhan, minta dipaksa, dan akhirnya mengucap syukur.

 

Tuhan minta kita untuk percaya kepadaNya secara menyeluruh: hati, pikiran dan daging.

 

Kuncinya hineni. Fokus, hati dan pikiran hanya tertuju kepada Tuhan. Kita selesaikan semua seperti yang Tuhan mau: saat watak dan perangai Tuhan ada pada kita, yaitu buah-buah Roh sabar, mengerti, menerima semua dengan ucapan syukur.

 

Yang kita butuhkan: mau, dan nanti Tuhan yang menetapkan dan memaksakan itu dalam kehidupan kita, sehingga tidak ada kebanggaan kita, semua karena anugrahNya.

 

Synergi to Fulfill 01 – Johor 21 Agustus 2012 (pagi)

P Yusak:

Minta ampun, minta dipaksa, minta selalu diingatkan atas kasih Tuhan yang begitu besar, minta jaminan menyelesaikan semua, fokus ke Tuhan dan tidak andalkan diri sendiri

 

bu Nani Susanti (pengelihatan):

Saatnya sudah singkat dan semua harus masuk bahtera, tapi Kebanggaan akan menghalangi kita untuk masuk. Orang yang merasa diri mampu dan lebih dibanding orang Kristen lain akan jatuh dan tidak bisa masuk!

 

p Petrus Hadi:

Minta ampun karena selama ini banyak yang lakukan tugas tidak dengan hati, tapi karena kewajiban dan jabatan panggilan tertentu, minta dimampukan untuk hineni dan melakukan semua dengan cinta. Minta pemulihan hati, kepekaan atas dosa dan keselahan.

 

Ucap syukur untuk semua teguran dan didikan, untuk semua kesempatan yang Tuhan berikan

 

p. Petrus Agung:

Minta ampun untuk kecenderungan hati dan daging yang selalu mencari yang mudah, padahal Tuhan beri kemampuan yang luar biasa: mata yang tajam, kecepatan terbang, kecepatan dan ketepatan, kemampuan berburu. Minta ampun untuk semua kemalasan dan keengganan.

 

bu Iin Cipto

Untuk AoC/ imam: minta ampun karena kadang lebih suka menggemukkan diri, daripada menangkap tepat yang Tuhan suka.

 

Untuk tentara:

Minta ampun untuk semua kelelahan, malas membuka tempat baru, malas berperang padahal belum semua dimenangkan; Minta ampun dan dipulihkan.

 

Cakrawala (Petrus Agung)

Kej 1: 1-8, 14
Cakrawala memisahkan air di atas (langit/heaven) dengan air di bawah.
Cakrawala dari kata to pound the earth as a sign of passion.
> Memukuli “ seperti tukang logam membuat piring dari gumpalan logam, dipukuli hingga melebar: kapasitas, anugrah, berkat, kemampuan jadi berkat.
> Sebagai tanda kegairahan/ passion. Kita jadi air di atas atau di bawah tergantung passion kita kepada Tuhan.

Dua jenis orang ikut Tuhan:
1. Orang-orang Kristen biasa yang ikut semua kegiatan rohani karena kewajiban dan kebutuhan: butuh diberkati, pertolongan Tuhan, disembuhkan, diselamatkan.
2. Orang-orang yang ikut Tuhan dengan gelora/passion dan dengan segenap hati. Mereka kerjakan apapun karena jatuh cinta kepada  Tuhan.

Orang yang menjadi air yang di atas akan diberi terang Tuhan untuk mengendalikan siang maupun malam, tidak pernah ada kegelapan dalam hidup kita, di season apapun otoritas dan terang Tuhan ada pada kita!

Neither do I Condemn Thee (Harold Gingerich)

Yoh 8: 2-11 “ Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi tidak perduli tentang keadilan maupun tentang perempuan ini, mereka hanya ingin memasang perangkap bagi Yesus.

> Jika Yesus jawab lepaskan wanita itu, mereka akan mendakwa Dia melanggar hukum Taurat.

> Jika Yesus jawab lempari wanita itu dengan batu sampai mati, berarti Dia melanggar hukum Romawi

Tapi Yesus lakukan 3 hal: Menunjukkan diriNya lebih besar dari hukum Taurat, mengubah hukuman, menetapkan anugrah sebagai dasar kebenaran.

Yoh 8: 7B “ Yesus tidak menyingkirkan hukum Musa, tapi menerapkannya kepada orang Farisi dan ahli-ahli Taurat! Apa yang dimulai sebagai perangkap dan pertanyaan legal, sekarang jadi sangat pribadi.Maka mereka mendapati diri se-level di posisi wanita itu, sehingga pergi dan yang tertinggal hanya sang berdosa dan Dia yang tidak berdosa!

Yesus bukan mengabaikan dosa-dosa kita, tapi Dia mencurahkan kasih-karuniaNya kepada kita dan memulihkan kebenaran dalam hidup kita.

Yesus tidak menghakimi kita, tapi Dia menarik kita kepada diriNya, dan tidak hanya mengampuni kita, tapi juga memerdekakan kita.