admin

King-s Seed (Viktor Purnomo)

Daniel 1:1-3, Daniel 6:25-29, 2 Raja-Raja 25:27-30

  • Raja menyuruh Aspenas mencari “King-s Seed”. Melatih orang-orang yang tak punya benih raja akan sia-sia karena tidak punya mental raja. Dalam diri kita ada benih raja. Saat ini mungkin belum kelihatan, tapi suatu kali pasti akan bertumbuh.

  • Dunia terus berusaha mematikan benih Daniel, tapi Daniel terus bertahan. Kalau kita dalam kebenaran, reka-reka musuh tidak akan kena.

  • Jangan pernah takut kerjakan tugas dari Tuhan karena kita punya otoritas, dan suatu saat kita akan dibawaNya tinggi. Jika kita punya benih Raja, maka kita akan bawa revival bagi sekitar kita.

  • Banyaknya pencemaran membuat benih unggul kita rusak. Yoyakhin mempunyai benih raja tapi dimatikan oleh Raja Babel. Babel artinya mixing / campur. Kalau kita sudah bercampur dengan orang dunia, kita bukan lagi benih unggul.

  • Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1 Petrus 1:23)

  • Milikilah benih raja agar kita punya kekuatan untuk menembus segala sesuatu !

 

Pahad Yitzak (Petrus Agung)

Kej 26: 1-14 “ Dalam kisah ini terjadi pemindahan kekayaan dari dunia kepada Ishak.
1. Ishak artinya tertawa

  1. Semua janji yang pernah Tuhan katakan, walau kita ditertawakan, tetap akan jadi kenyataan !

  2. Kita belajar mentertawakan diri sendiri. Orang yang sudah bisa mentertawakan diri sendiri akan terhindar dari dosa kebenaran diri sendiri, karena orang yang bisa mentertawakan diri sendiri adalah orang yang tahu diri. Seberapa besar Tuhan berkati kita – tergantung sikap hati kita.

 

2. Di balik tindakan Ishak menabur benih

  1. Ada perubahan dari mental pengungsi menjadi mental penghuni. Selama kita punya mental seorang pengungsi, kita tidak akan pernah lakukan apapun yang ajaib. Kita harus percaya di mana kita ditempatkan Tuhan, maka ini bukan tempat pengungsian kita, tapi ini rumah kita.

  2. Ishak bisa menangkap perkataan Tuhan. Seberapa banyak kita bisa tangkap sebaran perkataan Tuhan maka sejauh itu Tuhan akan berkati hidup kita. Kita harus menghargai setiap perkataan Firman Tuhan dalam kehidupan kita


3. Pahad-Yitzak – Kej 31: 42, 53

Disegani oleh Ishak = Pahad-Yitzhak. Artinya:

  1. Pribadi yang disegani Ishak

  2. Karena Tuhan yang disegani oleh Ishak berada di sisi Ishak, maka orang lain gentar kepada Ishak (Yak 4: 7). Penundukan kita kepada Tuhan, membuat Tuhan tundukkan musuh kita. Pengagungan kita terhadap Tuhan, membuat Tuhan memberikan kemuliaan kepada kita di hadapan lawan-lawan kita.

 
Kekayaan hanya akibat. Maka kita belajar bagaimana bisa menciptakan akibat seperti itu.

 
Tuhan tunggu kita bisa berkata bahwa harta adalah kotoran, dan cinta kepada Tuhan adalah segala-galanya, barulah Tuhan bisa percayakan hal yang besar kepada kita.

 

Melayani (Hengky Kusworo)

  • Sekecil apapun kau lakukan terhadap saudaramu, engkau tak pernah kehilangan upahnya. (Matius 10:40-41, Lukas 10:30-37)

  • “Seorang pemimpin yang besar adalah menggunakan setiap langkah hidupnya untuk melayani bukan dilayani” (Winston – Perdana Menteri Inggris).

  • Keagamawian imam, lewi tidak membuat hati Tuhan tergerak tetapi ada orang Samaria yang dianggap najis yang mau menolong yang membuat hati Tuhan tergerak. Seringkali kita lebih mementingkan keagamawian kita daripada belaskasihan kita.

  • “Semakin kau melupakan dirimu, dan kau mulai melangkah keluar untuk menjangkau yang lain, paling bahagia hidupmu akan menjadi” (Joice Meyer)

  • Engkau punya masalah yang besar, keluar dan jangkau yang lain. Semakin engkau mau keluar dan mau tolong engkau akan bahagia

 

Mengepul ke Atas Berbual-Bual di Bawah (Petrus Agung)

Untuk mengalami favor of God dan favor of man, harus ada yang mengepul ke atas (mezbah) dan berbual-bual di bawah (sumur) dalam kehidupan kita.


1. Membangun
mezbah hari demi hari Kej 12: 16-20

  • Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; (Mzm 84:11) kata baik diterjemahkan sebagai excellent, berkelimpahan/ prosperous, kesejahteraan/ welfare, keuntungan/ benefit, kemurahan dan kemudahan /favor, yang berharga / precious.

  • Saat kita masing-masing pribadi membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, apapun kita bicara dan ungkapkan kepada Tuhan, maka sesuatu akan terjadi dalam percepatan.

  • Mezbah sejati: kita taruh daging kita ke hadapan Tuhan.

  • Kebencian, kemarahan, kepahitan, harus letakkan semua itu di mezbah Tuhan sehingga Tuhan bakar semuanya. Jika kedagingan kita tetap nomor satu, maka dia tidak bisa membangun mezbah.

  • Kita harus membangun mezbah setiap hari supaya kedagingan kita semakin dikikis.

  • Kecenderungan orang yang mezbahnya gagal: menyakiti, melukai bahkan membunuh orang lain, jiwanya labil, tidak bisa tenang, tidak bisa kendalikan diri, emosi-sakit hati dan kebencian meluap-luap, pendendam, yang dilakukan kosong, tidak ada buahnya.

  • Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin. (Ams 17: 27) “ Orang yang berpengertian: cool spirit, tenang. 6 tokoh di Alkitab yang terima transfer of wealth hidupnya stabil dan tidak dikuasai emosi. Maka untuk mendapat hal yang sama kita juga harus punya ketenangan yang sama, itu hanya muncul saat mezbah kita naik di hadapan Tuhan.


2. Gali sumur di hidup kita

  • Kej 26 : 15-18 – Konsekuensi kekayaan yang mendadak membuat Abraham punya kebutuhan baru: sumur, untuk memelihara semua budak dan ternaknya hidup.

  • Jika kita ingin blessing, kita harus belajar menggali sumur, tujuannya untuk memelihara dan merawat semua berkat yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita.

  • Hidup kita harus merupakan pertemuan antara berkat Tuhan yang turun dari atas, dan yang muncul dari bawah, yaitu sumur yang kita gali dari hidup kita.

 

Membangun mezbah cukup untuk mendatangkan berkat, tapi blessing itu akan berlipat ganda saat kita membangun sumur. Saat mezbah kita benar, kita segera akan temukan sumur kita tanpa kesulitan!

 

Destiny is Mine (Hengky Kusworo)

 1 Samuel 15:22-23

  • Saul bukan pilihan Tuhan tetapi tuntutan dari rakyat. Seringkali dalam hidup kita ada kelemahan yang menyerang hidup kita. Yang kelihatan lemah dan tidak dewasa diserang oleh musuh kita.

  • Saul tidak membasmi tuntas Amalek dan menyisakan Raja Amalek dan kambing dombanya. Tapi Samuel berkata bahwa ketaatan mendengar suara Tuhan lebih penting dari korban persembahan. Jika ada keputusan penting yang akan berdampak penting pada destiny kita, jangan buat keputusan dengan dilandasi ketakutan.

  • 5 hal yang mengendalikan hidup seseorang sehingga membuat pilihan hidup yang keliru:

 

    1. Orang dikendalikan oleh rasa bersalah.

    2. Orang dikendalikan oleh dendam dan amarah.

    3. Orang dikendalikan oleh rasa takut.

    4. Orang dikendalikan oleh kekuasaan

    5. Orang dikendalikan oleh pengakuan diri.

  • Seringkali kita tidak rela meninggalkan zona nyaman kita, karena takut menghadapi kesakitan. Rasa sakit jangan dihindari tapi harus kita hadapi. Jika kita pilih rasa nyaman, kita tidak akan masuk ke destiny kita.

Ditanam di Bait Tuhan (Hengky Kusworo)

Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita (Mzm 92: 12-13)

 

Orang benar digambarkan sebagai 2 pohon: Pohon Kurma dan pohon aras. Maka orang benar diharapkan memiliki sifat-sifat dari dua pohon ini

 

Sifat pohon kurma:

1. Pohon kurma berakar jauh ke dalam tanah hingga mencapai mata air.

2. Pohon kurma punya daya tahan di lingkungan ekstrim.

3. Pohon kurma selalu berbuah

Orang Kristen harus jadi seperti pohon kurma yang ditanam di ruang Maha Kudus, berakar jauh ke dalam kepada Yesus, tetap kokoh walau dihantam badai gurun, selalu berbuah


Sifat pohon aras:

1. Pohon aras kokoh dan keras sehingga anti rayap

2. Di dalam kayu aras ada getah yang wangi yang bisa mengusir serangga (2 kor 2: 14-15)

 

3. Jika dibakar, kayu ini tidak bersisa: tidak meninggalkan asap maupun abu (Yes 43: 1-3)

 

4. Getahnya bisa digunakan untuk mengawetkan kain

5. Incorruptable “ tidak mengalami kehancuran

Orang Kristen juga harus jadi seperti pohon aras: incorruptable, kokoh dan kuat, tidak ada serangga apapun yang bisa menghancurkan, mampu menghasilkan bau harum Kristus saat hidup kita seperti melalui api.

 

 

The Fragrance of Christ (Hengky Kusworo)

Orang Kristen digambarkan sebagai pohon aras (Mazmur 92:13-15, 2 Korintus 2:14-15)

  1. Pohon aras umurnya bisa ratusan tahun, sangat kuat , tidak mudah patah. Kita didesain untuk tidak jadi lembek / cengeng dengan kehidupan. Apapun masalah dalam hidupmu kita harus teguh berdiri seperti aras. Hidup kita tidak ditentukan oleh perkataan orang, tapi oleh perkataan Tuhan.

  2. Pohon Aras tahan lama, tidak bisa dimakan rayap/usia, tidak bisa aus, awet, penyusutan. Kalau batangnya dibakar tidak mengeluarkan asap, abu sisa bakaran hanya sedikit. Bila getahnya dibakar akan menghasilkan bau yang harum, yang membuatnya tahan rayap. Selain itu, minyaknya bisa jadi bahan pengawet. Ketika hidup kita menghadapi tekanan, bau apa yang keluar dari hidup kita? Kebencian atau kesabaran ? Apakah ketika hidup kita diperas, getah yang dihasilkan menghasilkan -Fragrance of Christ- “ bau keharuman Kristus.

KKR Miracle Service 2B “ Financial Devine Prospirity (Benny Hinn)

  • Tuhan berkati kita dengan janji-janji, dan janji-janji Tuhan tidak bisa gagal, ya dan amin.

  • Kemakmuran dijamin Tuhan, tapi ada 3 kondisi/ syarat:

    1. Kita harus mengasihi/ mencintai Tuhan (Ayub 22: 21, Mat 6: 33, Ams 8: 21)

    2. Kita harus mencintai Firman Tuhan (Ayub 22: 22, Yos 1: 8)

    3. Ketaatan (obidience) “ Ayub 36: 11

 

  • Jika kita mengasihi Tuhan (Ayub 22: 21, KJV) dan mengasihi FirmanNya (Ayub 22: 22, KJV), maka janji Tuhan akan kelimpahan (Ayub 22: 24-25, KJV) akan mengikuti.

  • Kemakmuran adalah kunci mengabarkan injil. Tuhan mau kita makmur, Tuhan memberkati kita supaya kita jadi berkat. Injil dan keselamatan itu gratis, tapi sarana untuk menyampaikan Injil seringkali mahal.

  • Jemaat mula-mula diminta menjual harta bendanya untuk biaya mengabarkan Injil (Kis 4: 34, 2Kor 8, 2Kor 9)

  • Untuk menghadap raja dunia harus memberi hadiah yang mahal. Terlebih lagi Tuhan yang adalah Raja di atas segala raja. Kita harus beri yang terbaik kepada Raja kita.

  • Raja dunia tidak memberi balik kepada kita, tapi Tuhan selalu berikan balik pada kita !

  • Saat kita tabur sedikit, kita tuai sedikit. Saat kita tabur banyak, kita tuai berlimpah.

  • Cara terbaik keluar dari badai keuangan adalah dengan menabur benih.

 

KKR Miracle Service 2A “ Salvation (Benny Hinn)

  • Mujizat yang terbesar bukan fisik, tapi rohani, yaitu keselamatan, saat kita bertemu Yesus dan Dia jadi juru selamat kita!

  • Yesus bisa selamatkan manusia karena Dia satu-satunya manusia yang mati dan bangkit kembali. Yesus Kristus mati 1 kali untuk dosa kita, dan Dia bangkit dari kematian, dan Dia hidup selamanya.

  • Tubuh fisik kita hanya cangkang/ kulit luar di mana kita tinggal selama kita hidup di bumi. Pribadi yang sebenarnya adalah roh manusia dan roh itu tidak mati tapi hidup selamanya.

  • Alkitab adalah otoritas terbesar di bumi karena Alkitab adalah Firman Tuhan. Bukti bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan karena nubuatan-nubuatan Alkitab digenapi. 332 nubuatan tentang kedatangan Yesus pertama digenapi secara terperinci.

  • Tuhan itu terang kita gelap. Tuhan itu kudus, kita berdosa. (Pkh 7:20, Mzm 14: 2-3, Rm 3:23) Terang dan gelap tidak bisa berada di tempat yang sama. Terang selalu mengusir kegelapan.

  • Di satu sisi semua orang berdosa. Di sisi lain orang berdosa harus mati (Yeh 18: 4b).Tapi Alkitab berikan solusinya: Yesus (Rm 6:3).

  • Keselamatan adalah pemberian/ karunia cuma-cuma dari Tuhan kepada manusia.

  • Allah menjadi manusia dan disebut Yesus. Satu-satunya manusia yang tidak berdosa adalah Yesus (2kor 5: 21).

  • Yesus datang untuk mati di kayu salib menggantikan kita.

  • Percaya tidak hanya secara mental menerima fakta tersebut, tapi meyakini Yesus dengan segenap hidup, hati dan jiwa. Tempatkan hidup kita di tanganNya, tempatkan jiwa kita di tanganNya, sehingga saat kita mati kita punya kepastian bahwa kita pasti ke surga.

  • Surga dan neraka benar-benar ada, jangan tunggu sampai kita tiba di sana baru memutuskan, karena saat itu sudah terlambat.

  • Untuk lahir sebagai seorang bayi, itu bukan pilihan kita, tapi pilihan orang tua kita. Tapi untuk lahir baru adalah pilihan kita !

  • Tidak ada orang yang sampai ke surga maupun neraka secara kebetulan, itu pilihan! Tidak ada yang bisa salahkan Tuhan, karena itu keputusan-keputusan yang diambil manusia.

  • Keselamatan menuntut 4 pengalaman, jika salah satu dari itu belum kita alami, artinya kita belum selamat (Mat 16: 15-17) :

    1. Berhadapan muka-dengan-muka (face-to-face) dengan Yesus. Yesus bukan pintu darurat untuk terhindar dari neraka, tapi kita harus terima Dia dengan dasar kasih!

    2. Kita harus terima pewahyuan dari Roh Kudus bahwa Yesus adalah Mesias yang sejati.

    3. Kita harus mengakui/ confess Dia.

    4. Kita harus mengakui Yesus di depan umum / publicly! Jika kita akui Yesus di hadapan manusia, maka Yesus juga akui kita di hadapan Bapa (Mat 10: 32)

  • Hal yang harus dilakukan setelah lahir baru:

    1. Baca Alkitab dan ijinkan Tuhan berbicara kepada kita. Biar Tuhan nyatakan diriNya kepada kita.

    2. Setiap hari kita bersekutu dengan Tuhan di dalam doa dan berusaha kenal Dia

    3. Hadir di setiap kebaktian gereja.

 

KKR Miracle Service 2C – Annointing/ Pengurapan (Benny Hinn)

1. Pengurapan punya 3 dimensi

  • 3 Pengurapan dalam hidup Daud:

  1. Daud diurapi Samuel di rumahnya (1 Sam 16: 1-13)
  2. Daud diurapi sebagai raja atas satu suku Yehuda (2 Sam 2: 4)
  3. Daud diurapi sebagai raja atas seluruh Israel (2 Sam 5: 3)
  • 3 Pengurapan dalam hidup para rasul:

  1. Yesus hembuskan Roh Kudus kepada mereka (Yoh 20: 22)
  2. Di loteng Yerusalem saat Roh Kudus turun seperti tiupan angin keras (Kis 2: 1-4)
  3. Di Yerusalem, mereka dipenuhi lagi dengan Roh Kudus (Kis 4: 23-31)
  • Tujuan pengurapan Roh Kudus:

  • Dimensi 1 untuk keselamatan.
  • Dimensi 2 untuk pelayanan.
  • Dimensi 3 untuk menerima kuasa yang besar (Kis 4: 31-33)

 

2. Pengurapan/ Annointing Roh Kudus adalah kelimpahan/ overflow dari kuasa Tuhan

  • Annointing/urapan beda dengan presence/hadirat Tuhan.
  • Hadirat Tuhan tidak bisa dirasakan, tapi yang bisa kita rasakan adalah kuasaNya.
  • Hadirat Tuhan adalah His Glory (kemuliaanNya) dan pribadi Tuhan sendiri. (Kel 34: 5-7)
  • Hadirat Tuhan tidak mengobarkan jiwa, tapi menenteramkan jiwa.
  • Hadirat Tuhan tidak memicu emosi, tapi justru menenangkan dan menekan emosi. Tapi kuasa Tuhan (power of God) mengobarkan dan membangkitkan emosi.
  • Saat kita alami hadirat Tuhan, kita jadi sangat tenang dan diam. Tapi saat kita merasakan kuasa Tuhan (power of God) kita menjadi sangat hidup.


3. Hadirat Tuhan adalah pribadiNya (Himself), sifat-sifatNya (His Nature), jalan-jalanNya (His ways), atribut-atributNya (His attribute). (Mzm 103: 7)

 

4. Kita bisa mengalami dan mengenali Hadirat Tuhan (presence of God) saat:

  1. Worship/ menyembah
  2. Pray/ doa
  3. Scripture/ pembacaan Firman Tuhan

 

5. Hadirat Tuhan ada dalam hati kita selamanya. (Yoh 14: 16-17, KJV)

  • Saat kita terima keselamatan, Roh Kudus datang untuk tinggal di dalam kita. Roh Kudus tidak datang dan pergi, tidak pergi dan balik.
  • Tapi sebenarnya Roh Kudus yang sama sudah menyertai kita sejak semula, karena Roh Kuduslah yang membawa kita kepada Tuhan, yang menempelak kita dari dosa, yang memberi kita iman untuk percaya, yang menarik kita kepada Yesus.
  • Roh Kudus bersama kita untuk menuntun (guide), menghibur (comfort), menolong (help), mengobarkan (quicken), menempelak (convict) kita.
  • Kita tidak selalu rasakan dan sadari kehadiranNya setiap waktu. Hingga saat kita berdoa, menyembah atau membaca Firman Tuhan, Roh Kudus membuat diriNya nyata bagi kita ! HadiratNya termanifestasi !

 

6. Saat Roh Kudus menjadi begitu nyata, kita mulai kehilangan realitas dunia kita sendiri, tidak menyadari kedagingan kita, lupa akan semua masalah kita.

 

7. Hadirat Tuhan dan Kuasa Tuhan

  • Kita tidak bisa impartasikan hadirat Tuhan, tapi bisa impartasikan kuasa Tuhan.
  • Kita tidak rasakan hadirat, tapi bisa mengenali hadirat Tuhan.

 
8. Hadirat Tuhan tidak meningkat dan melemah /naik dan turun, tapi konstan.

 
9. Kuasa terletak di dalam hadirat Tuhan (Hab 3: 4)

 

10. Kita bisa menarik Pengurapan (Ul 32: 13) saat masuk ke tempat-tempat penyembahan dimana hadirat Tuhan nyata. Saat ini terjadi, tarik urapan Tuhan dengan berserah/ surrender.

 
11. Ada 3 Pengalaman kita dengan Roh Kudus

  1. Bersama/ with you
  2. Di dalam/ in you
  3. Di atas kita/ on/upon you (Kis 1: 8a)

 

  • Roh Kudus bersama(with) dan di dalam(in) kita untuk selamanya.
  • Roh Kudus di atas kita(upon) tidak selamanya, hanya saat kita melayani.

 

12. Pengurapan/ Annointing

  • Hadirat itu konstan, di level yang sama, tidak naik turun.
  • Urapan bisa naik, turun, menguat, melemah, berbelok ke mana-mana; seperti angin. Dan kita harus mengikutiNya.
  • Musuh urapan adalah pengalihan perhatian.

 

13. Transfer Urapan

  • Urapan/ Annointing juga bisa dipindahkan kemanapun: saputangan, mantel, bayangan, dll.
  • Semakin lama kita melayani, semakin dalam/ kental/ tebal pengurapan itu. Sampai suatu saat daging kita seperti mau meledak dan tidak bisa kita tahan, tubuh kita merasakan berbagai manifestasi dan hidup.