admin

Pilihan Terbaik (Petrus Agung)

Yoh 12: 1-8

  • Ada 3 pihak yang terlibat dalam penguburan Yesus:

    • Maria saudara Marta dan Lazarus membawa minyak narwastu seharga 1 tahun kerja.

    • Nikodemus bawa mur dan gaharu seberat 50 kati (30kg), seharga kira-kira 100 tahun kerja.

    • Kelompok ke-3: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome. Pagi-pagi benar mereka membeli rempah-rempah yang berbau harum.

  • Yoh 12: 7, Amp – Maria selama ini sudah menyiapkan dan menyimpan minyak narwastu itu, dan akan digunakan untuk mem-balsam mayat Yesus kelak.

  • Pilihan terbaik dilakukan oleh Maria, dia mendahului 2 kelompok yang lain.

  • 3 wujud Yesus:

    • Yesus yang hidup sebagai manusia.

    • Yesus yang sudah jadi mayat.

    • Yesus yang bangkit dari mati.

  • 3 pemberian untuk penguburan Yesus:

    • Maria memberikan saat Yesus masih hidup, sehingga Tuhan masih bisa merasakan, me-respon, dan meng-apresiasi pemberian Maria (Mrk 14: 9)

    • Nikodemus memberikan saat Yesus sedang jadi mayat, sehingga Tuhan tidak bisa merasakan ataupun me-respon.

    • Wanita-wanita memberikan setelah Yesus bangkit, sehingga terlambat, dan rempah-rempah yang mereka bawa tidak berguna (Mrk 16: 1-6)

 

  • Banyak pengabdian yang terlambat dan tidak tepat. Pengabdian yang tepat dasarnya karena kita punya pilihan terbaik.

 

Luk 10: 38-42

  • Maria menemukan (discover) sesuatu dari pengajaran Yesus, sehingga dia hanya fokus pada Yesus, dan hal lain bukan lagi jadi prioritas.

 

  • Sesuatu yang berharga, mulia, dan ajaib harus ditemukan.

  • Orang yang berjalan dan belajar dari Tuhan yang akan melihat sesuatu terbuka/ disingkapkan

  • Ams 25:2 “ Ini adalah proses belajar dengan Tuhan. Saat kita bergaul dengan Roh Kudus, akan membuat roh kita makin cerdas, sehingga kita bisa selalu membuat pilihan terbaik.

  • Kita harus bisa belajar dari orang-orang yang bergaul dengan kita

  • Setiap saat kita harus belajar dan menangkap sesuatu dari Roh Tuhan.

  • Jangan terjebak dalam kebiasaan-kebiasaan agamawi.

  • Hasil proses seseorang yang belajar akan jadi dewasa, bijaksana, dan kenal dengan Tuhan.

 

Betania (Petrus Agung)

Luk 24: 50-51

  • Sebelum terangkat Yesus membawa mereka ke luar kota, ke area dekat Betania.

  • Saat membangkitkan Lazarus, Yesus membuat pernyataan bahwa yang dilakukanNya bertujuan memberikan murid-muridNya pijakan-pijakan baru untuk percaya (Yoh 11: 14-15)

  • Berdasar kesaksiannya, kasus yang sedang dihadapi ps Kong Hee berhubungan dengan serangan kuasa gelap.

  • Kita harus belajar peperangan rohani dengan lebih serius!

  • Iblis kerjanya: mencuri, membunuh, dan membinasakan. Jika kita tidak berperang, iblis akan tetap berbuat sesukanya pada kita.

  • Peperangan rohani saat ini semakin riil karena setan tahu bahwa waktu mereka sempit. Saat Tuhan kembali ke dunia, maka waktu setan habis.

  • Hidup tidak bisa diselesaikan hanya dengan kekuatan manusia, tapi harus dengan kekuatan Tuhan

  • Hidup kita bukan sekedar kebetulan. Ini saatnya kita naik ke next level, bangkit jadi pasukan Tuhan, sehingga kita tidak mudah dibodohi setan.

 

Simbol Roh Kudus (Kong Hee)

 

  • Yoh 3: 34 “ Yesus memiliki Roh Kudus tanpa batas, demikian juga seharusnya kita.

  • Kita bisa menceritakan Bapa surgawi karena kita memiliki ayah duniawi. Kita bisa menceritakan Yesus karena Dia pernah hadir sebagai manusia, dan Alkitab menceritakannya.

  • Sulit menceritakan tentang Roh Kudus, karena Roh Kudus tidak suka membicarakan diriNya sendiri. Roh Kudus selalu berbicara, meninggikan, dan memuliakan Yesus.

  • Alkitab menggunakan simbol-simbol supaya kita bisa memahami dan mengenali Roh Kudus.

 

 

 

1. Roh Kudus seperti Atmosfir (Kej 1: 2)

 

  • Bumi seperti diselubungi atmosfir Roh Kudus. Roh Kudus bertahan seakan menunggu sesuatu, yaitu Bapa mengucapkan sesuatu, maka yang diucapkan Bapa itu jadi.

  • Ketika Roh Kudus menyatakan diriNya, dan kita percaya Firman Tuhan, lalu mulai memperkatakan janji Tuhan itu, maka mujijat itu akan datang pada kita.

 


2. Roh Kudus seperti minyak

 

  • Di jaman Alkitab minyak adalah bahan bakar lampu. Di kegelapan kita tidak bisa melihat. Roh Kudus adalah roh kebenaran, roh hikmat dan roh pengertian.

  • Urapan membuat kita memahami segala sesuatu.

  • Semua jawatan harus diurapi: nabi-nabi, raja-raja, imam-imam, supaya semua memiliki hikmat dalam memimpin jemaat maupun kerajaan.

  • Alkitab berkata bahwa Yesus diurapi Roh Kudus, itu bukan sekedar kuasa, tapi juga memiliki hikmat untuk: memberitakan Injil, menghibur hati yang remuk, melepaskan yang tertawan, dll.

  • Saat Roh Kudus bekerja, semua logika tidak berlaku.

  • Saat minyak pengurapan Roh Kudus turun, Tuhan memberi kita hikmat untuk bekerja dengan orang-orang yang tepat.

 


3. Roh Kudus seperti pakaian

 

  • Lebih dari 100 kali Alkitab berkata Roh Kudus turun ke atas… . Saat Roh Kudus turun atas kita, gambarannya seolah-olah Tuhan mengenakan pakaian kepada kita.

  • Saat kita mengenakan “pakaian” Roh Kudus, kita akan memiliki kuasa dan otoritas.

  • Ilustrasi: Polisi mampu menghentikan truk-truk besar karena otoritas dari seragamnya.

  • Roh Kudus datang untuk memberi kita otoritas.

  • Di dalam Yesus nama kita masuk dalam daftar, dan duduk bersama Yesus di alam Surgawi

  • Roh Kudus sudah beri kita otoritas, maka kemanapun kita berjalan setan harus tunduk.

 


4. Roh Kudus seperti angin

 

  • Kata roh = pneuma (nafas , bahasa Yunani) =ruach (angin, bahasa Ibrani)

  • Sebagai nafas, Roh Kudus memberi kita kehidupan.

  • Di hari Pantekosta Roh Kudus hadir sebagai mighty wind (angin yang sangat kuat), artinya tidak ada yang bisa menghentikan Roh Kudus. Roh Kudus sangat kuat.

  • Saat tidak ada harapan di ilmu medis, Roh Kudus akan membawa kesembuhan dari Tuhan

 


5. Roh Kudus seperti api
(Mat 3:11b, Luk 3: 16b)

 

  • Api memurnikan

  • Sadrah, Mesakh, dan Abednego dilemparkan ke api. Api tidak bisa menyentuh mereka, tapi bisa membakar habis tali pengikat mereka.

  • Apapun belenggu atau kecanduan kita, api Roh Kudus bisa membakarnya habis.

 


6. Roh Kudus seperti burung merpati

 

  • Di seluruh dunia burung merpati adalah simbol perdamaian.

  • Seperti merpati, Roh Kudus penuh kasih, lemah-lembut, dan penuh damai sejahtera.

  • Sebaliknya setan selalu membuat kita kuatir, takut, dan cemas sepanjang waktu.

  • Damai sejahtera adalah senjata yang sangat berkuasa. Injil adalah injil damai sejahtera. Allah damai sejahtera akan menghancurkan iblis di bawah kaki kita (Rm 16: 20a)

  • Saat Roh Kudus muncul, meski kondisi apapun yang kita alami, neraka kita akan menjadi surga.

 


7. Roh Kudus seperti air (Yoh 7: 37-38)

 

  • Roh Kudus menyegarkan kita saat jiwa kita kering, atau kehilangan sesuatu dalam hidup kita.

  • Yesus menjanjikan bahwa saat kita meminum air hidup, maka dari hati kita yang terdalam akan muncul aliran air kehidupan

  • Ini artinya bendungan dari rasa sakit hati, kepahitan, kepahitan, dan kebencian, akan dihancurkan.

  • Apapun yang membuat kita terpenjara dalam batin kita, Roh Kudus akan meledakkannya sehingga terbuka dan memancar keluar untuk memberkati dunia.

  • Hati kita spesial dan hanya satu, kita tidak bisa mematikan satu bagian hati kita, tanpa mematikan seluruh bagian hati yang lain.

  • Minum dari Roh Kudus akan membawa kesembuhan bagi jiwa kita

 

 

 

Kesimpulan

 

  • Kita hidup di dunia yang penuh tantangan, sepanjang waktu terjadi peperangan rohani, terutama jika kita melayani Tuhan dengan segenap hati dan kekuatan.

  • Iblis menyerang keluarga, kesehatan kita, pelayanan kita, iblis tidak ingin kita berhasil.

  • Roh Kudus ingin memberi atmosfir hadiratNya, mengurapi kita dengan minyak, mengenakan pakaian otoritas pada kita, menghembuskan anginNya yang kuat, memurnikan hati kita.

  • Seseorang bisa saja melayani Tuhan, tapi merasa kering karena: patah hati, kepahitan, kemarahan. Tapi di tengah badai-pun kita bisa mengalami kedamaian saat Roh Kudus datang.

 

 

 

Roh Kudus (Kong Hee)

 

  • Yoh 14: 25-26 “ Untuk pertama kalinya Yesus memberitahukan bahwa Roh Kudus akan diberikan pada murid-muridNya

  • Rahasia untuk sukses dalam karir dan pelayanan adalah Roh Kudus

 

 

 

Kita memerlukan Roh Kudus untuk 3 alasan yang sangat penting

 

1. Roh Kudus memiliki kehadiranNya

 

  • Kita bisa merasakan kehadiran Roh Kudus: seperti api yang menghangatkan hati, seperti hujan yang jatuh atas kita, seperti minyak yang mengalir dalam diri kita, dll.

  • Sayangnya banyak orang berkurang nilai ke-Kristenannya, tidak lagi mengalami Tuhan, tidak lagi ada iman, hanya sekedar filsafat. Padahal Roh Kudus bisa kita rasakan,

 


2. Roh Kudus membawa kuasa (Kis 1:8)

 

  • Dasar untuk membangun segala sesuatu haruslah: mengasihi Tuhan dan mengasihi manusia.

  • Mat 22: 37-39 “ Gereja harus mulai menjangkau orang-orang yang terhilang, punya belas-kasihan pada jiwa-jiwa, menjadi gereja pemenang jiwa.

  • Sejak memperhatikan jiwa-jiwa yang terhilang, gereja ps Kong berkembang. Manifestasi kesembuhan Ilahi juga terjadi.

  • Segala sesuatu yang Tuhan kerjakan di dalam nama Tuhan Yesus, oleh kuasa Roh Kudus.

 


3. Roh Kudus adalah pribadi

 

  • Roh Kudus bisa melihat sehingga bisa memberikan visi pada kita, punya tangan untuk menyentuh sehingga kita bisa mengalami perjumpaan. Roh Kudus mengerti perasaan kita yang terdalam, sehingga Dia bisa menolong dan menjadi penghibur kita.

  • Seberapa sukses dan besarnya kita, ada kalanya kita tetap merasa lemah. Itulah saat Roh Kudus datang, menghibur kita, mengangkat kita, dan memulihkan kita.

  • Sebelum kasus Suntec yang membuat ps Kong ditahan, Roh Kudus memberi petunjuk melalui nabi dari Amerika, nabiah dari Australia, dari ps Cho, sehingga ps Kong tidak terguncang.

  • Rm 15: 13 “ Roh Kudus adalah penghibur terbaik.

 

 

 

  • Roh Kudus memberi semangat, membawa kehadiran, membawa kuasa, dan memiliki kepribadian

 

Zakheus (Petrus Agung)

Luk 19: 1-10 – 3 hal yang harus kita atasi dalam hidup, dan bisa dipelajari dari kisah Zakheus.


1. Zakheus mengatasi kelemahannya sendiri

  • Zakheus pendek, tapi bisa menjadi kepala pemungut cukai. Artinya Zakheus punya kekayaan dan pandai.

  • Kita semua punya kelemahan, tapi Tuhan memberikan anugerah yang khusus dan istimewa kepada setiap kita, kita harus fokus pada potensi itu, lalu mengembangkannya.

  • Kebanyakan orang berkutat pada kelemahan dan ketidak-mampuannya, dan lupa mengelola potensi Tuhan yang luar biasa di dalam kita.

  • Jika kita bisa temukan habitat kita, dan tahu apa yang Tuhan berikan pada kita, maka kita akan berkembang luar biasa.

  • Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid (Albert Einstein)

  • Tuhan selalu sediakan pohon bagi Zakheus dan kita: untuk dipanjat !


2. Zakheus harus mengatasi orang banyak

  • Yang menghalangi Zakheus untuk melihat Yesus: badannya yang pendek dan orang banyak. Maka Zakheus BERLARI mendahului orang banyak.

  • Suara mayoritas/ rakyat seringkali bukanlah suara Tuhan. Contohnya Saul kehilangan jabatannya sebagai raja karena mendengarkan rakyat.

  • Dunia punya standart, kita harus bisa melebihi standart itu

  • Tuhan menyediakan pohon. Tapi kita harus berlari mendahului orang-orang lain

  • Kita harus cukup gila dalam mencintai Tuhan, supaya kita bisa hidup di atas rata-rata.

  • Jika kita percaya bahwa kita warga negara kerajaan Surga, kita bisa hidup di atas rata-rata

  • Jika kita gampang terpengaruh orang lain, maka akan jadi masalah. Jika kita adalah rajawali, maka kita bisa dan biasa jalan sendirian.

  • Jika ada seseorang yang bagus, seharusnya diteladani, bukan dicari kelemahannya.

  • Suara orang banyak bisa mengangkat kita, tapi bisa juga menarik kita turun.

  • Jika kita enggan memberitakan Injil, kita kelak tidak akan bisa mempertanggung-jawabkan semua berkat yang Tuhan sudah percayakan pada kita.


3. Zakheus mengatasi cinta akan harta

  • Kunjungan dan penerimaan Yesus lebih berarti bagi Zakheus dibanding semua hartanya.

  • Saat kita jatuh cinta dengan Tuhan, maka uang tidak pernah jadi masalah !

  • Jika segala sesuatu diukur dengan uang, maka hati kita condong ke mamon, bukan ke Yesus

  • Zakheus mengembalikan harta yang diperas 4x lipat, ini memenuhi hukum Taurat. Dengan tindakan ini, Zakheus menghargai undangan Yesus, jauh melebihi kecintaan pada harta.

  • Zakheus mengabdi kepada siapapun yang menjadi tuannya dengan luar biasa dan gila-gilaan. Awalnya kepada Romawi, setelah peristiwa ini Zakheus mengabdi kepada Yesus.

  • Tuhan didik kita untuk berkorban dan menolong orang lain supaya apapun kekayaan yang Tuhan berikan dalam hidup kita, tidak akan pernah jadi berhala yang mematikan kita.

  • Saat Zakheus mengembalikan hasil pemerasannya, maka Zakheus tidak lagi terikat pada mamon.

Cut Off (Hengky Kusworo)

Kej 17: 1- 16

  • Untuk menjadi Kristen kita tidak perlu bayar apapun, karena Yesus yang bayar keselamatan kita. Tapi untuk menjadi seorang murid Yesus, sering kita harus menyerahkan segalanya.

  • Manusia ada karena sebuah alasan dan tujuan.

  • Tuhan melihat potensi besar dalam hidup Abram, tapi itu tidak akan bisa besar jika tidak ada sesuatu yang dipotong/ dikerat dari hidupnya.

  • Hati kita harus di-sunat, karena dari situ muncul hal-hal yang jahat: cabul, najis, dengki, iri hati, kemarahan (Rm 2: 29)

  • Sunat memotong sesuatu yang najis dan tidak kudus dalam hati dan hidup kita.

 

Sunat dalam hidup Abraham

1. Nama Abram diganti Tuhan. berkaitan dengan karakter.

  • Nama “Abram” artinya bapa yang ditinggikan.

  • Sebelum namanya diganti, fokus Abram adalah pujian untuk dirinya sendiri, dan bukan Tuhan. Tuhan masukkan unsur Jehova pada nama Abram sehingga menjadi Abraham.

  • Hati kita harus disunat ! Kita tidak bisa besar jika fokus kita hanya pada diri kita sendiri.

  • Saat Tuhan akan membuat kita jadi besar, maka yang diurusi pertama adalah karakter kita:

    • Yusuf tidak marah-benci-dendam-iri pada saudara-saudaranya, bahkan menjamin mereka dan keturunannya. Maka inilah yang membuat Yusuf jadi besar.

    • Nama Yakub artinya penipu. Maka harus diubah jadi Israel yang artinya pangeran Tuhan.

    • Yang membuat Saul tidak sampai pada destinynya: iri. Saul berakhir tragis karena Saul tidak pernah berurusan dan bereskan hatinya di hadapan Tuhan.

  • Ada identitas dalam hati dan hidup kita yang Tuhan mau kerat.

  • Nama Abraham, artinya bapak segala bangsa. Maka destiny Abraham berubah: harus menjadi berkat buat banyak bangsa dan banyak orang, fokusnya bukan lagi dirinya.

  • Sarai (princess/ chief) berubah jadi Sarah (wanita yang bermartabat/ noble woman). Fokus Sarah tidak lagi bossy, tapi jadi orang yang bermartabat dan memiliki mental yang mulia.

  • Orang yang punya mentalitas mulia tidak akan punya kecenderungan melukai orang lain. Bahkan saat dilukai akan belajar mengampuni, dan meletakkan haknya.

  • Hati yang mulia tidak penuh dengan kebencian/ dendam, mau mengorbankan harga diri dengan merendahkan diri.

 

2. Mengusir Ismael dan Hagar “ Menyunat kedagingan

  • Kej 21: 8-13 “ Sarah meminta Abraham mengusir Ismael dan Hagar, dan Tuhan menyetujui hal itu. Hati Abraham terkoyak karena bagaimanapun Ismael adalah anak kandung Abraham.

  • Ay 10 – Ismael sekitar usia 15, Ishak sekitar 5-6 tahun. Arti kata bermain adalah mocking, seperti di bully, dibuat permainan (Kej 21: 9)

  • Orang yang takut akan Tuhan akan menjaga kata-katanya. Cemoohan kita harus kita pertanggung-jawabkan (Rm 10:10b , Ams 18: 21)

  • Roh tidak boleh ditindas oleh kedagingan, karena lama-kelamaan tidak akan tahan.

  • Kita harus sunat kedagingan dalam diri kita. Jika tidak, maka destiny, tujuan dan panggilan Tuhan dalam hidup kita akan hilang.

  • Jika kita masukkan dan telan semua yang jahat, maka itu yang menang. Tapi jika kita beri makan roh kita dengan semua yang baik, maka roh kita yang akan menang!


3. Tuhan meminta Abraham mengorbankan Ishak – yang paling dicintai

  • Kej 22: 1-9 “ Sunat ketiga dalam hidup Abraham: melepaskan yang paling dicintainya.

  • Dalam perjalanan hidup, akan ada titik dimana Tuhan minta kita lepaskan yang paling kita kasihi.

  • Saat meletakkan Ishak di atas mezbah, Abraham tidak tahu bahwa dia sedang melakukan tindakan profetik:

    • Di tempat itulah didirikan bait Allah Salomo.

    • Kelak Bapa harus menyerahkan Yesus untuk disalibkan sebagai korban penebus manusia.

  • Yesus berkorban bagi kita. Karena Salib-Nya maka kita bisa berdiri di hadapan Bapa di Surga.

  • Jangan korbankan saudara, tapi mari rela berkorban bagi saudara-saudara kita.

 

The Cup of Blessing (Petrus Agung)

  • 1Kor 10: 16 – Cawan yang Tuhan Yesus bagikan dalam perjamuan terakhir adalah cawan ke-3 daalm ritual Paskah Yahudi, yaitu “cawan berkat” (the cup of blessing).

  • Dalam liturgi perayaan Paskah Yahudi ada 4 tahapan, dan di masing-masing tahapan ada cawan yang diminum.

  • Saat Yesus di kamar atas yerusalem tidak menyelesaikan ibadah Paskah, karena Yesus berhenti pada cawan ke-3

  • Ternyata setelah selesai menyanyikan “the great hallel“, Yesus tidak melanjutkan liturgi, tapi langsung mengajak murid-muridNya ke bukit Zaitun (Mat 26: 30).

  • Di taman Getsemani Yesus menaikkan doa-doa (Mat 26: 39)

  • Yesus berikan kepada kita “the cup of blessing“, tapi cawan ke-4 Yesus minum sendiri. (Yoh 19: 28-30)

  • Tuhan tidak selesaikan perayaan Paskah hingga cawan ke-4, sebab cawan itu berisi murka Tuhan karena dosa manusia sejak Adam hingga akhir jaman.

  • Tidak ada manusia yang sanggup meminum cawan murka Tuhan, bahkan Yesus pun menawar supaya itu lalu.

  • Yesus meminum sendiri cawan ke-4, itu membuktikan cinta Yesus kepada kita.

  • Ucapan imam menutup perayaan paskah Yahudi, digenapkan Yesus di kayu salib : Sudah selesai.” (Yoh 19: 30)

  • Semua kutuk dosa, penghukuman di neraka, kemiskinan, sakit-penyakit: semua sudah selesai!

  • Minum “the cup of blessing” dengan ucapan syukur, karena kita tidak perlu minum cawan ke-4.

  • Mzm16:5 “ Tuhan adalah cawan berkat kita, yang memegang dan jamin masa depan kita.

  • Di puncak semua penderitaan di Golgota, saat tahu semua sudah terbayar, Yesus berkata “aku haus”.

  • Setelah minum, Yesus tidak lupa menutup perayaan Paskah terakhir Yesus, sebagai bagian tugas ke-imam-anNya

  • Kitab Wahyu, sebagai penutup Alkitab, diberikan pada Yohanes, satu-satunya murid yang menghadiri penutupan ibadah Paskah terakhir Yesus.

  • Yang bisa bertahan sampai akhir adalah yang punya ikatan hati dan jiwa sangat kuat dengan Tuhan!

  • Setialah sampai akhir! Didik hidup kita untuk setia sampai akhir.

  • Tuhan akan selesaikan apa yang Dia sudah mulai dalam hidup kita. Walau seolah-olah belum selesai atau terhenti, Tuhan akan tuntaskan!

  • Tuhan adalah cawan berkat kita, dan Tuhan yang memegang dan menjamin masa depan kita.

 

The Finger of God (Petrus Agung)

  • Tuhan Yesus tidak pernah menghapus hukum Taurat, tapi menggenapinya.

  • Tuhan bekerja sangat akurat dan tepat, sesuai yang tertulis dalam Alkitab. Demikian pula bagi hidup kita, Tuhan juga bekerja dengan sangat tepat dan akurat.

  • Yoh 8: 1-11 “ Yesus menyelamatkan wanita yang berdosa dari kematian karena dirajam.

  • Pertanyaan ahli-ahli Taurat dan orang Farisi adalah sebuah jebakan:

    • Jika dijawab: -dirajam-, Yesus akan dianggap melanggar hukum Romawi (penjajah).

    • Jika dijawab -ampuni-, Yesus akan dianggap melanggar hukum Taurat.

  • Jawaban Yesus adalah: berhenti mengajar, membungkuk, menulis sesuatu dengan jariNya. Ini adalah kali ke-3 kalinya Alkitab mencatat: jari Tuhan menulis

  • Alkitab mencatat bahwa jari Tuhan menulis:

    • Pada 2 Loh batu : menulis 10 perintah

    • Di dinding kerajaan Babel: menulis mene-mene-tekel-ufarsin

  • Latar belakang peristiwa adalah perayakan pesta Tabernakel/ pondok daun.

  • Prosesi penuangan air: mengambil air dari kolam Siloam menggunakan bokor emas . Air itu disebut “air kehidupan”. Sesampainya di bait Allah, imam mencurahkan air itu di altar.

  • Yoh 7:37-38 “ Yesus menggenapi Taurat, Dia-lah air hidup “living water“.

  • Jika kita percaya pada Yesus, maka air hidup tidak lagi diambil dari suatu tempat, tapi dalam diri kita.

 

  • Peristiwa Tuhan menulis di Yohanes pasal 8 ini menggenapi 2 peristiwa di perjanjian lama:

  1. Mereka yang meninggalkan Tuhan, sumber air kehidupan, namanya akan ditulis di debu tanah.

    • Salah satu ayat yang selalu dibaca pada hari raya Tabernakel: Yer 17: 13.

    • Saat Yesus menulis di tanah, banyak ahli percaya bahwa yang ditulis itu adalah nama-nama mereka.

    • Mereka baru merayakan upacara air kehidupan. Siapapun di situ yang namanya ditulis di tanah oleh Yesus, akan sadar bahwa jari Tuhan sedang menulis lagi.

  1. Yesus hari itu bertindak sebagai imam.

    • Bil 5: 11 “ hukum tentang cemburu, yaitu untuk suami yang mencurigai istrinya ber-zinah, dan hal-hal yang harus dilakukan imam berkaitan dengan hal ini.

    • Prosesi: imam akan membungkuk dan menulis nama orang-orang yang terlibat di debu, dan debu itu dimasukkan ke air suci. Lalu imam menulis semua kutuk pada sebuah gulungan, dan dimasukkan juga ke air suci. Wanita itu harus meminumnya.

    • Jika wanita itu benar berdosa, maka kutuk itu akan kena.

    • Dalam hukum Taurat seharusnya suami dan pelaku yang lain juga dibawa menghadap imam, tapi hal ini tidak dilakukan.

  • Yesus bisa menggunakan cara lain yang mengagumkan manusia, tapi Dia pilih menggenapi Taurat dengan cara yang tepat dan elegan:

    • Yesus baru saja memberikan air hidup dalam perayaan Tabernakel, tapi orang-orang itu datang untuk mencari air kotor, karena punya maksud busuk untuk menjebak Yesus.

    • Yesus juga berfungsi sebagai imam yang menjalankan tugasnya: menulis, dan mempersiapkan ujian bagi para penuduh: minum cawan kutuk.

 

  • Yoh 8: 7b “ ini adalah cawan kutuk yang Yesus tawarkan kepada orang-orang yang membawa wanita pendosa itu: sebelum menghakimi pendosa lain, mereka sendiri dihakimi.

  • Tidak ada yang berani menyentuh batu, karena mereka sadar bahwa dosa mereka banyak.

  • Di akhir jaman, Tuhan tidak akan berteriak-teriak menyebut dosa kita. Orang-orang akan ke neraka karena dibuat Tuhan sadar akan dosanya sendiri, dan mereka tidak bisa ke surga.

  • Yesus menulis di tanah, lalu diambil dan dimasukkan ke air suci, lalu dibawa. Di taman getsemani Yesus meminum semua kutuk dosa kita, dan ditanggungNya di kayu salib.

  • Orang yang percaya Yesus bukan sekedar ber-agama, tapi mereka yang sadar dan tahu bahwa semua dosa dan kutuk dosa dari hidupnya sudah ditanggung dan diminum oleh Yesus. Sebagai gantinya, Tuhan berikan cawan berkat (The Cup of Blessings)

  • Saat semua orang pergi dan tidak menghakimi, Yesus yang seharusnya berhak menghakimi, ternyata tidak melakukan penghakiman juga.

  • Jangan menghakimi orang lain! Karena jika tuduhan itu tidak berlaku, maka cawan kutuk nya harus diminum si penuduh.

  • Harusnya kita saling memberkati, bukan saling menghakimi

  • Kita sudah terima “the cup of blessing”, maka dari hidup kita seharusnya keluar mata air kehidupan.

  • Jangan lagi cari air kotor, air pahit, atau air beracun, karena Tuhan sudah sediakan air hidup.

  • Jika kita tidak berhati-hati, kita bisa berduka karena berkat orang lain, atau bersuka karena kemalangan orang lain.

  • Rm 3: 23-24 “ Kita orang-orang yang diampuni, dibenarkan, dan kita terima air hidup, bukan air kotor.

 

Bangkit dan Menang (Petrus Agung)

  • Iblis tidak maha tahu, cara kerjanya dengan memasukkan sesuatu dalam pikiran kita, dan kita menyetujuinya.

  • Iblis tidak tahu bahwa rencana Tuhan adalah akan mati dan bangkit kembali untuk menebus umatNya.

  • Jika iblis tahu tujuan Tuhan untuk membinasakannya, dia takkan coba membunuh Yesus.

  • Dari pihak Tuhan: semua rencana Tuhan tergenapkan sempurna dan tidak bisa gagal

  • Yesus adalah pola kita, maka apapun yang terjadi dalam hidup Yesus, pola kemenangan Yesus, itu adalah rencana Tuhan yang sama bagi hidup kita. (Kej 50: 20)

 

  • Mat 8: 28-34 “ Iblis berusaha menerka apa yang akan Yesus lakukan pada mereka. Iblis tahu bahwa suatu saat dia akan disiksa di neraka untuk selama-lamanya.

  • Iblis tidak punya gambaran seperti apa penebusan Tuhan untuk manusia.

  • Yoh 13: 1 “ Yesus tahu saatNya, Yesus tahu kehendak dan rancangan agung Bapa.

  • Segala sesuatu yang terjadi pada diri Yesus untuk menggenapi perjanjian lama.

  • Yoh 13: 2, 27 “ Tuhan menggiring setiap tindakan setan, supaya arahnya menggenapkan rencana Bapa.

  • Jika kita mengalami berbagai kesulitan, minta pada Tuhan supaya semua problem itu Tuhan giring begitu rupa sehingga bisa menggenapkan rencana Bapa dalam hidup kita.

  • Jangan biasakan mendengarkan bisikan iblis, karena tujuannya ingin merasuki hidup kita.

  • Iblis tidak bisa membunuh Yesus, Yesuslah yang menyerahkan nyawaNya.

  • Tanpa ijin Yesus tidak seorangpun bisa menangkapNya. (Yoh 18: 6)

  • Setiap kali Yesus bertindak dan membuat mujizat, iblis gelisah dan kuatir kerajaannya hancur. Maka iblis berusaha menghentikan dan membunuh Yesus.

  • Saat Yesus mati, iblis merasa menang. Padahal itulah awal musibah bagi iblis, dan hal ini berlaku hingga hari ini.

 

  • Imam besar memercikkan darah anak domba pada Tabut Tuhan. Dengan pemercikan darah itu secara profetis ada pendamaian antara manusia dengan Tuhan.

  • ini hanya gambaran karena dosa manusia tidak mungkin ditebus dengan darah binatang.

  • Selama ribuan tahun pendamaian antara manusia dengan Tuhan hanya profetis, tapi saat Yesus mati semua tergenapi situ jadi dan sah! (Ibr 10: 4)

  • Menurut Wyatt (seorang arkeolog Amerika): Saat disalibkan darah Yesus tercurah habis. Lalu darah Yesus itu mengalir dan menyentuh tutup pendamaian.

  • Saat iblis tertawa dan merasa menang karena kematian Yesus, ternyata darah Yesus menyentuh tutup pendamaian, dan mendamaikan manusia dengan Tuhan.

 

  • 1Ptr 3:18-20 “ Saat Yesus mati, rohNya tidak naik ke surga, tapi menuju dunia orang mati, memproklamirkan apa yang dilakukanNya: penebusan dosa.

  • Mat 27: 52-53 “ orang-orang kudus yang percaya bangkit dan masuk ke kota setelah kebangkitan.

  • Yesus masuk ke alam maut, menghampiri tahta iblis dan melucutinya, dan meremukkan iblis, lalu membebaskan semua orang kudus. Setan akhirnya menyadiri bahwa dia ditipu.

  • Kebangkitan mereka yang sudah mati akan terjadi lagi saat kedatangan Yesus yang kedua.

  • Yer 29: 11 “ rancangan Tuhan bagi kita adalah rancangan damai sejahtera.

  • Tuhan selesaikan bagianNya, membebaskan orang-orang kudus yang terpenjara, menghancurkan tahta iblis.

  • Mat 28: 18-20, dan memberikan tongkat otoritas.

  • Jangan takut akan hari depan karena Yesus sudah bangkit dari orang mati, dan dosa kita sudah diampuni.

 

Perjanjian Darah (Petrus Agung)

  • Darah Yesus men-sah-kan perjanjian yang baru antara kita dengan Tuhan (Mat 26: 28)

  • Mengikut Tuhan dengan iman itu baik, tapi lebih baik lagi jika itu dilengkapi dengan pengertian dan pewahyuan dari Tuhan (Hos 4:6).

 

Ada 7 pengertian tentang perjanjian darah (blood covenant)

1. Pertukaran jubah

  • Kisah Alkitab:

    • Sejak menerima jubah Yonatan, Daud berhasil dan bersikap bijaksana. Perilaku seorang pangeran/ anak raja masuk ke hidup Daud.

    • Elisa membelah sungai Yordan dengan memukulkan jubah Elia.

    • Bartimeus melepaskan jubahnya untuk perubahan hidup.

  • Saat kita terima tawaran Yesus, maka Yesus melepaskan jubahNya, dan kita melepaskan jubah kita. Lalu Yesus memakai jubah kita, dan kita memakai jubah Yesus.

  • Perjanjian darah dimulai saat Yesus melepaskan yang Dia punya: hidupNya. Maka kita harus melepaskan seluruh hidup kita untuk Yesus.


2. Pertukaran sabuk/ ikat pinggang

  • Di jaman dahulu sabuk adalah tempat untuk meletakkan pedang dan pundi-pundi.

  • Tuhan memberikan senjata kepada kita: pedang Roh dalam hidup kita, yaitu Firman Tuhan.

  • Tuhan memberikan pundi-pundiNya kepada kita. Saat kita berada dalam perjanjian darah, uang kita bukan lagi milik kita, tapi adalah uang Tuhan.

  • Setiap kali perjamuan kudus, artinya ajakan Tuhan untuk bertukar jubah dan ikat pinggang.

  • Orang yang lahir baru berubah perilakunya, karena mengenakan jubah Tuhan. Selain jubah, Tuhan juga berikan ikat pinggangNya, artinya memberikan berkatNya (Yoh 10:10b).


3. Ada korban

  • Ketika terjadi perjanjian darah antara Tuhan dengan Abraham, ada lembu, kambing, domba jantan, dan burung merpati yang dibelah dua.

  • Lalu yang mereka yang terlibat perjanjian berjalan di tengah-tengah potongan hewan tersebut. Jalan-nya berbentuk angka 8, artinya awal yang baru (new beginning)

  • Kita perlu kembali ke pengertian dasar supaya kita tahu bahwa yang kita terima dari Tuhan luar biasa.


4. Membuat luka di telapak tangan

  • Telapak tangan dari masing-masing yang membuat perjanjian digores pisau, lalu tangan mereka saling ditempelkan.

  • Di beberapa tradisi ada goresan luka di bagian tubuh yang lain.

  • Saat ada gangguan apapun dalam hidup kita, kita bisa tunjukkan kepada iblis bahwa kita punya saudara sedarah: Yesus, yang akan membela dan memproteksi kita (Gal 6: 17)

  • Tidak ada yang akan berani menyentuh hidup kita, karena ada tanda Tuhan di hidup kita, dan Yesus berjalan bersama kita.

  • Seringkali beberapa orang mengalami bahwa hidupnya seperti masa aniaya, baik fisik maupun mental. Itu adalah bagian dari perjanjian darah.

  • Setelah Yesus bangkit, lubang di tubuhNya (tangan-kaki-lambung) masih ada hingga saat ini, karena itulah tanda perjanjian darah antara Tuhan dengan kita.


5. Saling bertukar nama

  • Tuhan mengganti nama banyak orang, lalu menambahkan namaNya pada orang tersebut: Abram + Yehova jadi Abraham, Sarai + Yehova jadi Sarah, Yakub + Elohim jadi Israel.

  • Sementara itu Tuhan mengambil nama manusia itu menjadi namaNya: Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub.

  • Yesus disebut anak manusia, kita disebut anak-anak Allah.

  • Ada bagian kita yang diambil Tuhan, dan ada bagian nama Tuhan yang diberikan pada kita.

  • kKristen artinya seperti Kristus (Christ like). Nama Kristus masuk dan menjadi identitas kita hingga hari ini. Kristus di dalam kita, dan kita di dalam Kristus.

  • Nama Yesus berkuasa, dan nama Yesus diberikan kepada kita.


6. Makan roti dan minum anggur

  • Ini adalah tanda pengesahan.

  • Saat Abraham baru selesai perang, dia disambut Melkisedek di lembah Syawe dengan roti dan anggur. Respon Abraham setelah terima itu, Abraham mengembalikan 1/10 dari semuanya.

  • Tawaran dari Melkisedek berupa roti dan anggur adalah perjamuan raja-raja. Respon Abraham adalah mengembalikan seper-sepuluh dari semuanya.

  • Perpuluhan bukan pajak/ pungutan, tapi adalah tanda bagian kita dalam perjanjian darah dengan Yesus.

  • Yesus berikan tubuh dan darahNya, bagian kita menyerahkan persepuluhan sebagai simbol dari semua yang kita punya.

  • Setelah Abraham mengembalikan persepuluhan, di pasal berikutnya Tuhan memberikan:

    • Menjadi perisai bagi Abraham

    • Kompensasi Abraham akan sangat banyak

    • Hadiah Abraham sangat besar

    • Keturunan Abraham seperti bintang.

  • Saat kita masuk dalam perjanjian darah, anak kita akan menjadi seperti bintang. Anak maksudnya dalam berbagai hal: dalam pekerjaan, pelayanan, hubungan, karier.


7. Menanam pohon

  • Saat perjanjian antara Abraham dan Abimelekh diadakan di Bersyeba, Abraham menanam pohon pohon Tamariska.

  • Dalam perjanjian antara Yesus dengan kita, yang ditanam adalah salib di Golgota.

  • Salib adalah pohon perjanjian antara kita dengan Tuhan.

  • Saat Tuhan tertanam di hidup kita, akan muncul echo. Maka di mana-mana akan tumbuh yang sejenis. Maka akan ada mata air di sekitar kita.


Perjanjian darah (blood covenant) menjamin seluruh hidup kita.