Catatan Kotbah KPK

Bintang Raja Telah Tampak (Petrus Agung)

Natal Dewasa Muda JKI Injil Kerajaan

  • Dengan teknologi dan perhitungan NASA, bisa diperkirakan konstelasi bintang yang dilihat oleh orang-orang Majus, sehingga akhirnya mereka menyimpulkan ada raja agung yang sudah lahir, dan akhirnya mengikuti bintang sampai ke Yerusalem dan Betlehem.

  • Bintang Raja itu diperkirakan adalah 4 benda langit yang sejajar membentuk satu garis lurus:

  1. Planet Venus “ jaman itu melambangkan cinta.
  2. Planet Jupiter “ jaman itu melambangkan Raja di atas segala raja.
  3. Bintang Regulus “ bagian dari konstelasi Leo. Di jaman itu Regulus melambangkan pemberi hukum, konstelasi Leo dilambangkan sebagai singa.
  4.  Planet Merkurius – jaman itu melambangkanmessenger/ utusan.
  • Pesan di langit yang dibaca oleh orang-orang Majus: Bapa mengutusRaja di atas segala raja, oleh karena cinta dan kasih Tuhan kepada manusia. Dia bukan orang biasa, Dia memberi perintah yang baru, dan Dia juga Tuhan yang berhati singa, berani korbankan diriNya mati buat manusia. (Yoh 3: 16)

  • Singa adalah lambang dari konstelasi Leo dan juga suku Yehuda. Artinya raja yang lahir adalah dari suku Yehuda(Kej 49:9).

  • Di suatu titik, konstelasi itu tiba-tiba hilang (sekitar 6 bulan) akibatnya orang Majus sampai ke istana raja palsu: Herodes, keturunan Edom/ Esau. Tidak ada ketulusan dan yang ilahi, yang ada kelicikan dan keduniawian. Akibatnya setelah itu banyak bayi yang dibantai di Betlehem.

  • Jika kita masih bisa lihat bintang raja, maka kita akan tahu destiny, arah dan makna kehidupan kita.

  • Yesus Kristus Tuhan adalah bintang raja yang sebenarnya. Dia datang untuk semua kita, lahir, hidup, mati dan bangkit untuk kita. Dia tebus dosa kita semua.

  • Hidup kita hanya berarti saat Tuhan sang Raja di atas segala raja kita ijinkan untuk menyatakan cintaNya dan hukumNya kepada kita, memegang hidup kita, membiarkan hidup kita diubah Tuhan.

  • Alami perjumpaan pribadi dengan Yesus sendiri, sehingga kita tidak tersesat, dan ujungnya mengutus kita ke dunia yang gelap, dan kita membawa terang bintang raja yang ada dalam hidup kita.

  • Hari ini banyak yang jiwanya tidak bebas, terbelenggu, frustasi, tidak tahu harus apa, tidak tahu arah hidupnya. Suatu hari kita semua akan mati, bedanya: adakah value dan destiny dalam hidup kita !

 

Dynamic Hands (Petrus Agung)

  • Di rumah Tuhan tangan kita harus diurapi, dikuduskan dan dikonsekrasikan bagi Tuhan.

 

Mzm 18: 19-37

  • Ay 20 (amplified): Tuhan membalas sesuai kemurnian/ integritas tanganku. Integritas artinya luar dan dalam sama. Miliki tangan yang bekerja dengan penuh integritas.
  • Ay 21 (the messege): Tuhan membuat kepingan hidup kita lengkap, sempurna dan utuh, saat kita letakkan semua kepingan dan serpihan hidup kita yang hancur itu di hadapan Tuhan.
  • Ay 24 (the messege): Setiap kali kita hadapkan buku kehidupan dan hati kita kepada Tuhan dalam integritas dan kemurnian, maka Tuhan tulis ulang hidup dan destiny kita.
  • Ay 35 : Yod/ tangan kita harus dilatih untuk berperang, hingga lengan kita bisa melenturkan busur tembaga. Latihan yang Tuhan berikan buat kita menghasilkan kekuatan yang dahsyat.
  • Ay 35b (amplified): kerendahan hati Tuhan-lah yang membuat kita jadi besar.
    • Ilustrasi: warung biasa dan tidak terkenal, tiba-tiba presiden datang dan makan di situ. Ini adalah kerendahan hati presiden yang luar biasa, dan begitu terjadi, warung jadi terkenal.
    • Sama halnya dengan kita: orang sederhana dan tidak ada kehebatan dibanding yang lain, tiba-tiba Tuhan datang dan pungut kita, kita jadi radikal, lalu tiba-tiba orang kagum. Itulah kerendahan hati Tuhan. (Yoh 15: 16a)
  • Apapun yang Tuhan lakukan bagi kita, itu anugrah yang luar biasa. Maka kita harus selalu tahu diri! Jika hari ini kita ditinggikan Tuhan, semua karena Tuhan rendah hati dan mau pakai kita.
  • Yod adalah tangan yang aktif dan mau dididik. Minta Tuhan ajari dan latih tangan kita untuk berperang, bertindak, dan melakukan sesuatu.
  • 2Raj 9: 24 (LITV) “ Saat tangan kita terlatih, akan muncul adalah power/ kekuatan. Tangan / yod yang mau dididik dan dilatih akan bisa mengalirkan power/ kekuatan.
  • Pelajaran dari Mazmur 18:
  1. Tangan kita harus memiliki integritas sehingga bisa dididik oleh Tuhan. Tangan yang menipu dan mengambil milik orang lain tidak bisa dididik oleh Tuhan.
  2. Tangan yang terlatih dan terdidik akan mampu menyalurkan power yang luar biasa.

 

  • Tangan kita adalah tangan yang punya integritas, mau dididik, mau kerja.
  • Tangan kita bukan tangan yang menipu, memeras, mengambil hak orang lain, mencuri, meminta-minta, atau mengharapkan belas-kasih orang lain.

 

2Raj 6: 1-7

  • Ay 7 “ Tangan/ Yod orang ini adalah tangan dari orang yang punya integritas dan terlatih bekerja, sehingga ia memperoleh kembali apa yang hilang dari hidupnya.
  • Teriakan “itu barang pinjaman” menunjukkan bahwa orang ini punya integritas, setia terhadap harta orang lain.
  • Tangan yang tidak punya integritas dan tanggung jawab, akan jadi masalah karena tidak bisa dididik. Saat kita gagal dan respon kita selalu menyalahkan orang lain, maka kita tidak akan pernah mencapai hal yang besar dari Tuhan.
  • Tuhan bukan mencari orang yang berhasil, tapi orang yang punya integritas, karena bisa dididik.
  • Semua yang kita miliki saat ini adalah pinjaman, karena semua milik Tuhan dan tidak pernah jadi milik kita. Integritas: mengerjakan apapun yang Tuhan percayakan dalam hidup kita dengan segenap hati !
  • Apapun yang di tangan kita, jika bersama Tuhan, akan jadi luar biasa. Sebutir padi, saat ditabur, disemai, lalu ditanam, hasilnya 56 malay dan sekitar 6000 bulir yang baru!

 

Yod Beth 12.12.12 (Petrus Agung)

 

  • 10 = yod = tangan yang menggenggam dan aktif bekerja; 2 = beth = bait/ rumah.
  • Yod beth = Jika di dalam rumah Tuhan ada tangan yang aktif, sesuatu akan terjadi.
  • Jika kita ingin ada penyertaan Tuhan di rumah kita, maka harus ada tangan yang aktif dan menggenggam dalam hidup kita:
    • My fortune is in Your hand (Mzm 31: 16a) – Keberuntungan kita ada dalam tangan Tuhan.
    • Tangan kanan Tuhan menyatakan kebaikan, proteksi dan blessingNYA dalam hidup kita (Mzm 104: 38)
  • Kel 32:29 “ Kata Baktikanlah dirimu secara harafiah: penuhilah tanganmu hari ini bagi Yahwe. Jika tangan kita dipersembahkan kepada Tuhan, artinya kita membaktikan hidup kita kepada Tuhan.
  • Setiap kali kita konsekrasikan/ baktikan hidup kita kepada Tuhan, janji Tuhan otomatis berlaku
  • Kel 29:9b – Kata mentahbiskan terjemahan hurufiahnya mengisi/ memenuhi tangannya.
  • Ezra adalah imam, artinya pernah ditahbiskan atau dipenuhi oleh Tuhan. Maka orang dunia/ kafir bisa melihat bahwa di tangan Ezra pekerjaan pembangunan melaju dengan cepat, lancar, berkelimpahan dan berhasil. (Ez 5: 1-8)
  • KeKristenan mengajar: Firman jadi daging. Tuhan mau kita jadi terang buat dunia. Dalam terangNYA itulah orang akan mengakui bahwa ada sesuatu yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita.
  • Jika tangan Tuhan ada di rumah kita, Raja akan beri segala yang kita ingini. (Ez 7: 6B)
  • Ez 7: 12-26 “ Pernyataan raja Artahsasta. Raja kafir ini mengakui bahwa  hukum Tuhan ada di tangan Ezra (Ez 7: 14B).
  • Ketika hukum Tuhan di tangan kita, apapun yang kita sentuh, kita lakukan dengan cara Tuhan. Kita bisa lakukan hukum-hukum tertentu yang dunia tidak bisa lihat, tapi karena itu hukum Tuhan maka akan berhasil. Paulus sebut sebagai: hukum Roh kehidupan.
  • Orang-orang yang mencapai sesuatu dengan Tuhan dari bawah caranya aneh dan beda dengan orang dunia: iidak ada kecurangan, integritas bagus, sebab hukum Tuhan ada dalam tangan kita.
  • Ez 7: 25 “ Dari hukum berubah jadi hikmat.
  • Hukum Tuhan yang di tangan kita membuat semuanya cepat, berkelimpahan dan berhasil, karena tangan kita di-konsekrasikan dan dipenuhi oleh Tuhan dan untuk Tuhan. Lalu Firman masuk ke tangan hidup kita, maka saat menyentuh sesuatu seolah Firman diterjemahkan dalam keseharian dan akhirnya jadi hikmat, dan orang kafir akan bisa melihatnya.
  • Penuhi tangan kita hari ini untuk Yahwe, supaya kita diberkati.

 

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

 

 

With God all things are Possible (Petrus Agung)

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Mat: 19: 16-26

·         Arti kata Possible (mungkin)

1.    Kita punya kesanggupan dan kekuatan dalam kekayaan dan pengaruh.

2.    Jiwa kita kuat menanggung beban dan penderitaan, dan menyikapinya dengan kesabaran dan ucapan syukur.

3.    Kita diberi kesanggupan untuk mendapatkan favor/ kemurahan Tuhan, sehingga berbagai unsur bisa muncul dalam kehidupan kita:

ü  Potensi manusia kita muncul secara ajaib, sehingga dengan Tuhan, semua sumber daya yang Tuhan taruh di dalam kita akan muncul di saat yang tepat.

ü  Kondisi dan keadaan sekitar kita menguntungkan kita, sehingga kita bisa lakukan apa yang kita inginkan dan Tuhan mau. (Devine moment/ kairos).

ü  Hukum dan kebiasaan yang berlaku dan menunjang dan mendukung kita.

4.    Dunamis (= miraculous power) kuasa untuk melakukan mujizat.

·         Ketika semua yang di dalam dan sekitar kita memungkinkan, lalu mujizat Tuhan turun, maka yang tidak mungkin akan terjadi.

·         Kata kunci: with God. Semua yang “mungkin” di atas akan terjadi jika kata “with God” berlaku dan ada pada kehidupan kita. Jika tidak bersama dengan Tuhan maka tidak mungkin terjadi.

·         Ul 5: 23-33 “ Kesalahan Israel: mereka menolak persekutuan dengan Tuhan dan mencari peraturan.

·         10 perintah Allah tidak bisa dijalankan karena tidak ada faktor “with God” nya. Hukum Tuhan tanpa keintiman dengan Tuhan akan jadi petaka dan masalah !

·         Aturan diberikan untuk memberi arahan, tapi “bungkusnya” adalah hubungan/ relasi.

·         Saat kita cinta Tuhan, kita tidak akan tanya mana yang boleh dan yang tidak, tapi mana yang Tuhan suka atau tidak. Jadi hukum bukan lagi tertulis di luar, tapi tertulis di dalam hati kita.

·         Walau semua karya penebusan sudah dikerjakan Tuhan, kita tidak bisa berbuat semau-maunya. Jika kita semaunya artinya kita tidak punya hubungan dengan Tuhan.

·         Jangan bergantung dengan pemasukan kita masing-masing. Karena Tuhan bisa berkati jauh lebih dari yang sudah kita impikan. Rahasianya: bergaul dan punya relasi dengan Tuhan.

·         Beri waktu untuk bergaul dengan Tuhan ! Mulai dengan mengajak berbicara Roh Tuhan dalam kita saat kita melihat keadaan atau orang tertentu, maka Tuhan berikan hikmatnya kepada kita.

·         Contoh:

1.    Zakeus berubah saat Yesus mau menumpang di rumahnya.

2.    Orang lumpuh yang digendong 4 temannya, hingga membongkar atap, sembuh ketika ada iman yang dihadapkan kepada Yesus.

3.    Perjamuan kawin di Kana, ada mujizat karena ada Maria yang kenal Yesus

4.    Murid-murid menghadapi angin sakal di danau Galilea tanpa Yesus. Saat mereka undang Yesus masuk ke perahu seketika mereka sampai di seberang.

·         With Jesus all things are Possible, and I receive my miracle today !

 

We are The Champion (Petrus Agung)

  • Kata benih di 1Yoh 3: 9 adalah sperma = (G4690) σÏέρμα . Secara manusia kita adalah produk best of the best karena kita berasal dari benih yang mengalahkan sekian banyak benih lain pada waktu pembuahan.

  • Begitu kita lahir baru dan terima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat kita, yang kita undang masuk ke hati kita adalah benih terbaik sepanjang masa, dan merupakan benih Ilahi.

  • Di dalam kita ada 2 jenis benih terbaik: jasmani dan terutama yang rohani ! Maka tidak ada alasan untuk tidak berkata: We are the Champion, dan kita tak terkalahkan !

 

Ada 3 kemungkinan penyebab seorang yang berpotensi juara tapi ternyata hidupnya mengalami banyak kekalahan:

1. Mengalami penderitaan dan kekurangan terus-menerus sehingga menghapus pengharapan. (Kel 6: 1-8)

  • Karena orang Israel alami ratusan tahun diperbudak dan ditindas, akibatnya saat kabar baik datang, itu tidak berarti apapun bagi mereka. Orang yang putus asa adalah orang yang kehilangan pengharapan, tidak percaya adanya mujizat dalam hidupnya.
  • Orang yang terlalu lama dalam kondisi menanti atau mengalami aniaya, harus waspada, karena semua itu bisa mengikis habis pengharapannya.
  • Kadang kita fokus kepada satu berkat, tapi mengabaikan begitu banyak berkat yang Tuhan alirkan dalam hidup kita.
  • Jangan pernah kehilangan pengharapan! Karena orang yang kehilangan pengharapan tidak bisa bergerak ke mana-mana.

 

2. Kita bertarung di gelanggang orang lain yang bukan arena/ bidang kita

  • Masing-masing kita adalah bagian dari tubuh Tuhan, dan masing-masing punya bagian yang sama hebatnya ! (1 Kor 12: 14-22) Dan itu harus kita taklukkan dan kuasai .
  • Jika kita tahu bagian kita, maka kita akan jadi champion di bidang itu
  • Penyebab kita tidak jadi champion karena kita melihat orang lain, kemudian ingin seperti orang itu, dan lupa bahwa kita punya bidang yang unik.
  • Kita akan jadi juara dalam jalur dan bidang yang Tuhan sudah tetapkan dalam hidup kita.

 

3. Tuhan bukan singkirkan beban kita, tapi beri penghiburan yang menguatkan kita

  • Tuhan menyatakan kasihNya kepada Paulus bukan dengan mengangkat penderitaannya, tapi dengan menghibur Paulus (2Kor 1: 3-4)
  • Penderitaan tetap harus kita lewati, bagian Tuhan adalah menghibur kita.
  • Penghiburan yang Tuhan berikan akan membangkitkan kekuatan di dalam kita, dan yang di dalam kita itu akan menghasilkan kekuatan untuk mengalahkan penderitaan. Proses ini seperti cara menanam korma.
  • Kekuatan mujizat untuk mendongkel semua masalah dan problem ada di dalam kita, bukan di luar !
  • Khotbah, pujian, penyembahan dan doa memberi makan jiwa dan roh kita, supaya yang di dalam kita bangkit. Kebangkitan yang di dalam akan menyingkirkan batu besar yang menghambat kita.

 

Mari berharap mujizat terjadi HARI INI (Ibr 11: 1, KJV), I expect a miracfle today !

 

Urapan Percepatan (Darrell Stott)

Ibr 12: 1-3

  • Di akhir jaman semua bangsa di dunia akan mengalami masalah besar, dan tidak tahu harus berbuat apa. Tetapi Tuhan punya rencana dan solusi bagi dunia: Indonesia.

  • Yesus mengasihi kita dan ingin berhubungan akrab dan intim dengan kita. Karena itu Dia bayar harga kita melalui penderitaanNya di Salib.

  • Tuhan mencari orang-orang yang bisa dipenuhi oleh RohNya, mau mendengar suara Tuhan dan menanggapinya. Satu-satunya hal yang boleh memuaskan kita adalah Yesus.

  • Urapan percepatan mulai diberikan Tuhan pada Februari 2011, dan Tuhan pilih kita, penuhi kita dengan Roh Kudus dan kuasa Tuhan, jadikan kita sebagai contoh, dan Tuhan memberikan berkat-berkatNya yang ajaib hingga melebihi jaman Salomo.

  • Nubuatan: Bulan maret 2013 urapan percepatan Roh Kudus akan terhenti. Responi peluang ini secara benar dengan memberkati bangsa-bangsa di dunia, maka kuasa Tuhan akan semakin meningkat.

  • Kuasa percepatan Tuhan masih berlangsung, dan Tuhan cari orang yang mempercayai hal ini.

  • Tuhan telah memilih Indonesia. Kita bisa hanya menonton pekerjaan Tuhan, atau ambil bagian dalam kegerakan Tuhan.

  • Supaya kita bisa jadi solusi bagi dunia, kita harus memuji dan menyembah Tuhan, kemudian melangkah masuk ke dalam kemuliaanNya. Saat kita intim dengan Tuhan, merasakan sukacita dan semangat Tuhan, maka kita akan mengalami berkat-berkat Tuhan.


Pdt Petrus Agung

  • Harapkan mukjizat Tuhan setiap hari!

  • Jika kita tidak pernah berharap dan tidak percaya, bahkan saat berkat sudah di tangan kita, tapi kita tidak menyadarinya dan bisa hilang.

  • Tuhan mencintai kita, pakai kita, dan berkati kita luar biasa!

 

HUT ke-12 Rhema FM (Petrus Agung)

  • Rhema FM diawali visi seorang siswa TSOA untuk memulai pelayanan radio, Roh Kudus perintahkan p Agung membuat hal yang sama.

  • Tuhan butuh ketaatan kita, Dia tidak butuh uang kita. Saat kita taat, uang akan datang karena Tuhan mengirim berkatNya

  • Dana untuk peralatan radio Tuhan tutup melalui ps Jon Avanzini.

  • History juga berarti HIS-story, kisah tentang Tuhan Yesus kita. Rhema radio adalah sebuah kisah tentang Tuhan yang telah memulai, menyertai kita, dan akan selalu menyertai.

     

 

Luk 3: 1-2

  • Banyak orang-orang luar biasa, tapi dunia akan berpaling pada orang yang terima rhema dari Tuhan

  • Firman yang kita terima adalah Logos, Roh Kudus akan jelaskan dan jabarkan sehingga bagian dari Logos itu menjadi rhema yang masuk dalam hidup kita.

  • Rhema adalah the spoken word, Firman yang diucapkan Roh Kudus kepada kita untuk tujuan tertentu, pada saat tertentu, dan khusus bagi kita. (Kenneth Hagin)

  • Rhema radio, gedung Holy Stadium, sekolah Terang Bangsa, dll, semua diawali dengan rhema dari Tuhan.

  • Apapun yang kita rindukan jangan langsung dikerjakan! Hadapkan ke Tuhan hingga Dia bicara, dan itulah rhema-the spoken word, lalu kita akan memiliki kekuatan Ilahi yang dahsyat dan dimampukan mengerjakan apa yang tidak mungkin dikerjakan secara manusia.

  • Tuhan gemar out of the box, yaitu kotak kemapanan dan kotak sistem yang baku. Karena kotak apapun menghalangi gerak Roh Tuhan dalam kehidupan kita.

  • Mujizat adalah sesuatu yang tidak biasa, muncul karena yang normal dan lazim tidak bisa memunculkan jawaban dan jalan keluar. Contoh: Hikmat Salomo di 1Raj 3: 16-28

  • Setiap mujizat yang terjadi tidak pernah ada yang dari kelaziman ! Ikuti Tuhan jika Dia membawa kita ke medan dan cara yang aneh dan tidak lazim !

  • Perjanjian Lama adalah bayang-bayang (shadow) dan Perjanjian Baru adalah hakekat/ wujud aslinya (substance). Tuhan awali Perjanjian Baru dari Yohanes Pembabtis menerima rhema Tuhan di padang gurun. Hanas dan Kayafas mewakili Perjanjian Lama.

  • Orang yang faham dan menguasai Perjanjian Baru, akan mampu membahas Perjanjian Lama dengan kacamata Perjanjian Baru. Tanpa memahami Perjanjian Baru, Perjanjian Lama hanya sebuah kisah sejarah yang rumit.

  • Perjanjian Lama kita sudah selesai, masa bayang-bayang sudah selesai ! Inilah masa Firman jadi daging !

 

 

Saya Nomor 7 (Petrus Agung)

Luk 10: 25-37

1. Titik pandang yang berbeda

  • Imam dan orang Lewi hanya lakukan tugas dalam lingkup Bait Tuhan, sedangkan Yesus datang menghadirkan kerajaan Tuhan di muka bumi, bukan hanya di rumah Tuhan.

  • Naik ke Yerusalem artinya orang Lewi dan imam bertugas di Bait Allah, turun ke Yerikho artinya selesai melaksanakan tugas di Bait Allah dan pulang ke rumah.

  • Imam dan Lewi sudah selesai lakukan tugas di Bait Allah dan mereka merasa bahwa menolong perampokan bukanlah tugas mereka. Banyak gereja dan orang percaya anggap pelayanan hanya di dalam gereja, saat bergerak keluar tidak dianggap sebagai pelayanan.

  • Tuhan Yesus ajarkan: kerajaanMu datang, kehendakMu jadi, di atas muka bumi “ bukan hanya di dalam gereja, seperti di Surga. Di Surga tidak ada kemiskinan, kekurangan, pengemis, air mata. Itu semua yang harusnya turun ke bumi, bukan hanya dalam rumah Tuhan.

  • Jika kita ingin menikmati dan menghadirkan the Kingdom of God di muka bumi, bukan hanya di gereja, maka itu adalah tugas, kewajiban dan tanggung jawab kita.

  • Konteks ke-Kristenan adalah menghadirkan kerajaan Tuhan di muka bumi (Why 11: 15). Di Surga tidak ada politik, yang ada: pemerintahan Tuhan, kebaikan dan kasih Tuhan, kemuliaan Tuhan, kelimpahan surgawi, dan itu semua yang dihadirkan.

  • Perhitungan dalam konteks orang Yahudi: bawa 10% ke rumah Tuhan, 90% di luar. Jika hanya urusi yang di dalam gereja maka kita hanya berkutat di 10%, tapi Yesus ingin berkati kita lebih dari 10% dengan sentuh mereka yang di luar dan lakukan sesuatu sesuai kehendak Tuhan.

  • Sekolah Terang Bangsa diperiksa KPK, mereka terkesan dan akan buat sekolah ini jadi contoh. Jika perintah Tuhan di awal untuk membangun sekolah tidak dilaksanakan, maka tambahan properti yang dimiliki sekarang tidak akan didapatkan. Jika hanya untuk mengurusi rumah Tuhan, Holy Stadium sementara cukup.

  • Terhadap 5000 orang Yesus tidak berhenti hanya di urusan mengajar dan mendoakan, Tapi juga beri mereka makan. Yang di bawa ke Yesus, diberkati dan dibagi-bagi, di makan dan sisa 12 bakul, berasal dari seorang anak, dan bukan dari kas atau kolekte.

  • Tidak mudah untuk ijinkan Tuhan bersama kita membangun gelombang, lebih mudah naik papan selancar dan naik di atas gelombang.

  • Ijinkan Tuhan gunakan hidup kita untuk memulai suatu gelombang baru, yang membawa akibat dan dampak kemuliaan yang besar bagi Tuhan

 


2. Orang Samaria dan Pemilik rumah penginapan

  • Orang Samaria adalah gambaran dari Yesus sendiri, karena penolakan terhadap Yesus seperti penolakan orang Yahudi terhadap orang Samaria. Pemilik penginapan adalah kita.

  • Yang pertama turun tangan adalah Yesus, untuk membebat dan merawat jiwa-jiwa, lalu jiwa-jiwa ini diserahkan kepada anak-anakNya untuk dirawat lebih jauh.

  • Tuhan tidak pernah perlakukan kita sebagai lembaga sosial yang tidak dibayar!

  • Orang yang dirampok tersebut dirawat, lalu di bawa ke rumah penginapan. Yesus pergi dan akan kembali, tapi beri uang untuk biaya perawatan si sakit, dan dananya pasti berlebih. Jika pengeluaran kita lebih, maka akan Yesus bayar ketika Dia kembali!

  • Ada cara untuk jadi orang no 7: sentuh mereka yang di luar, rawat sesuai panggilan kita, tagihannya ajukan pada Tuhan, karena Tuhan tidak pernah berhutang !

  • Orang-orang paling kaya di dunia saat ini adalah orang-orang yang punya persediaan dana sangat besar untuk mendanai orang-orang miskin.

  • 1 Kor 9: 7 “ Apapun yang kita lakukan, Tuhan yang tanggung, karena Tuhan tidak pernah berhutang!

  • Yes 58: 1-14 “ Kehendak Tuhan dalam hidup kita.

  • Kita akan mendapati sukacita dalam hubungan-persahabatan-kedekatan kita dengan Tuhan, dan Tuhan beri kita kelimpahan yang besar (Yes 58: 14, NET) Inilah janji Tuhan bagi kita.

  • Ulurkan tangan kepada setiap orang yang membutuhkan, buat sesuatu sehingga sekitar kita jadi lebih baik karena kasih Tuhan.

 

Responsibility (Petrus Agung)

 

  • Tuhan suka bahan-bahan dari Indonesia:

    • Minyak urapan kudus (Kel 30: 22-25) dan ukupan (Kel 30: 34-35) dibuat menggunakan rempah-rempah yang dibeli Mesir dari Barus, Tapanuli, Sumatra.

    • Mzm 45: 9 “ Bau yang disukai raja adalah campuran antara mur, gaharu dan cendana, yang semua harus impor dari Indonesia.

    • Yoh 19: 39-40 “ Bahan-bahan untuk mengurapi mayat Yesus juga berasal dari Indonesia.

 

  • 2 Taw 9: 13-18, 21-22 “ Dengan kemampuan kapal jaman itu, waktu perjalanan pulang-pergi sekitar 1,5 tahun, dan diperkirakan menjangkau hingga ke Asia Tenggara.

  • Berkat Salomo:

    • 1 Raj 9: 26-28 “ Kapal Salomo membawa emas kira-kira 14 ton lebih dari Ofir, yang menurut catatan sejarah adalah gunung Talamau di Sumatra Barat. Nama lain Sumatra adalah Swarna-Dwipa, artinya pulau emas.

    • 1 Raj 10: 10-12 “ Kayu Cendana pemberian Ratu Syeba dihasilkan Indonesia.

       

  • Tidak susah bagi Tuhan untuk berkati anak-anakNya di Indonesia dengan barang-barang yang sudah ada di Indonesia.

  • Jika kita bisa ikuti jejak-jejak Salomo, maka yang Salomo terima akan berlaku dalam hidup kita:

    • Ketenaran Salomo karena adanya constant connection dengan Nama Tuhan (1 Ral 10: 1)

    • Salomo dapatkan semuanya diawali dengan kecintaannya kepada Tuhan (1Raj 3:3), sehingga memberi kurban begitu besar (ay5) dan kemudian Tuhan tanya apa yang Salomo minta (ay 6). Salomo mengaku bahwa dia hanya seorang anak dalam hal kebijaksanaan, hikmat dan pengalaman (1 Raj 3: 7). Dari rasa tahu diri ini Salomo meminta hikmat supaya bisa jalankan tugasnya terhadap umat Tuhan.

    • Saat kita cinta Tuhan, dan yang muncul selalu tanggung jawab dan bukan hak kita, itu adalah dasar yang kuat bagi Tuhan untuk tambahkan, bahkan hal-hal yang tidak kita minta.

    • Mulai dengan hati yang ingin menyelesaikan semua tanggung jawab dan tugas sampai garis akhir.

  • Ada constant connection antara the fame/ ketenaran dan the name of the Lord

  • Kekayaan yang Salomo dapat bukan karena permintaan, tapi karena dia mengedepankan responsibility/ tanggung-jawabnya

  • Ambil tanggung jawab kita setiap hari di keluarga, MK, kota, bangsa, maka Tuhan pasti akan berkati hidup kita.

 

 

Jarahan yang Menjadi Beban (Petrus Agung)

Kel 3: 17-22, Kel 12: 35-36

  • Tuhan ingin kita diberkati. Pengajaran transfer kekayaan bangsa-bangsa bukan mengajar orang mata duitan, tapi mendidik anak-anak Tuhan supaya bisa dipercayai.

  • Saat kita bawa jarahan begitu banyak, tapi ujungnya mati, maka itu adalah jarahan yang jadi beban. (Bil 14: 22-29)

  • Penyebab pertama jarahan menjadi beban adalah jika kita menolak panggilan dan destiny Tuhan bagi kita.

  • Kelimpahan manna sekedar cukup, membuat orang Israel hidup seperti burung yang tidak menabur, tidak menuai, tidak menyimpan. Ini bukan desain awal Tuhan untuk orang Israel.

  • Desain Tuhan bagi bangsa Israel awalnya melewati tempat orang Filistin, karena di situ dekat, ada oasis, tanah subur, banyak ternak (Kel 13: 17). Karena sebelumnya Israel tinggal selama 430 tahun di Gosyen yang juga subur, dan tidak terkondisi untuk mengembara di gurun.

  • Destiny Israel adalah jadi pasukan Tuhan, yaitu kelompok orang bersenjata yang mampu bertempur (Kel 12: 41).

  • Saat kita pilih sesuatu yang kita anggap nyaman atau benar menurut kita, dan mengorbankan destiny kita, maka suatu kali kita harus hadapi situasi yang kita tidak pernah di desain untuk menghadapinya.

  • Kita semua punya calling dan destiny. Ikuti kemana Tuhan bawa kita. Berhenti bersungut-sungut, berhenti menggerutu dan berhenti keluar jalurnya Tuhan. Pilihan Tuhan adalah yang paling baik (Yer 29: 11)

  • Penyebab kedua jarahan menjadi beban adalah ketika kita menunda apa yang Tuhan perintahkan (Kel 35: 21-29, 36: 4-7). Akibatnya ketika di satu titik saat Tuhan bilang cukup, maka jarahan itu harus kita bawa ke mana-mana dan jadi beban.

  • Jangan pernah tunda saat Tuhan perintahkan sesuatu. Karena akan ada orang lain yang melakukan yang Tuhan mau, lalu Tuhan berkata cukup dan jarahan kita akhirnya hanya jadi beban.