Catatan Kotbah

Urapan Percepatan (Darrell Stott)

Ibr 12: 1-3

  • Di akhir jaman semua bangsa di dunia akan mengalami masalah besar, dan tidak tahu harus berbuat apa. Tetapi Tuhan punya rencana dan solusi bagi dunia: Indonesia.

  • Yesus mengasihi kita dan ingin berhubungan akrab dan intim dengan kita. Karena itu Dia bayar harga kita melalui penderitaanNya di Salib.

  • Tuhan mencari orang-orang yang bisa dipenuhi oleh RohNya, mau mendengar suara Tuhan dan menanggapinya. Satu-satunya hal yang boleh memuaskan kita adalah Yesus.

  • Urapan percepatan mulai diberikan Tuhan pada Februari 2011, dan Tuhan pilih kita, penuhi kita dengan Roh Kudus dan kuasa Tuhan, jadikan kita sebagai contoh, dan Tuhan memberikan berkat-berkatNya yang ajaib hingga melebihi jaman Salomo.

  • Nubuatan: Bulan maret 2013 urapan percepatan Roh Kudus akan terhenti. Responi peluang ini secara benar dengan memberkati bangsa-bangsa di dunia, maka kuasa Tuhan akan semakin meningkat.

  • Kuasa percepatan Tuhan masih berlangsung, dan Tuhan cari orang yang mempercayai hal ini.

  • Tuhan telah memilih Indonesia. Kita bisa hanya menonton pekerjaan Tuhan, atau ambil bagian dalam kegerakan Tuhan.

  • Supaya kita bisa jadi solusi bagi dunia, kita harus memuji dan menyembah Tuhan, kemudian melangkah masuk ke dalam kemuliaanNya. Saat kita intim dengan Tuhan, merasakan sukacita dan semangat Tuhan, maka kita akan mengalami berkat-berkat Tuhan.


Pdt Petrus Agung

  • Harapkan mukjizat Tuhan setiap hari!

  • Jika kita tidak pernah berharap dan tidak percaya, bahkan saat berkat sudah di tangan kita, tapi kita tidak menyadarinya dan bisa hilang.

  • Tuhan mencintai kita, pakai kita, dan berkati kita luar biasa!

 

HUT ke-12 Rhema FM (Petrus Agung)

  • Rhema FM diawali visi seorang siswa TSOA untuk memulai pelayanan radio, Roh Kudus perintahkan p Agung membuat hal yang sama.

  • Tuhan butuh ketaatan kita, Dia tidak butuh uang kita. Saat kita taat, uang akan datang karena Tuhan mengirim berkatNya

  • Dana untuk peralatan radio Tuhan tutup melalui ps Jon Avanzini.

  • History juga berarti HIS-story, kisah tentang Tuhan Yesus kita. Rhema radio adalah sebuah kisah tentang Tuhan yang telah memulai, menyertai kita, dan akan selalu menyertai.

     

 

Luk 3: 1-2

  • Banyak orang-orang luar biasa, tapi dunia akan berpaling pada orang yang terima rhema dari Tuhan

  • Firman yang kita terima adalah Logos, Roh Kudus akan jelaskan dan jabarkan sehingga bagian dari Logos itu menjadi rhema yang masuk dalam hidup kita.

  • Rhema adalah the spoken word, Firman yang diucapkan Roh Kudus kepada kita untuk tujuan tertentu, pada saat tertentu, dan khusus bagi kita. (Kenneth Hagin)

  • Rhema radio, gedung Holy Stadium, sekolah Terang Bangsa, dll, semua diawali dengan rhema dari Tuhan.

  • Apapun yang kita rindukan jangan langsung dikerjakan! Hadapkan ke Tuhan hingga Dia bicara, dan itulah rhema-the spoken word, lalu kita akan memiliki kekuatan Ilahi yang dahsyat dan dimampukan mengerjakan apa yang tidak mungkin dikerjakan secara manusia.

  • Tuhan gemar out of the box, yaitu kotak kemapanan dan kotak sistem yang baku. Karena kotak apapun menghalangi gerak Roh Tuhan dalam kehidupan kita.

  • Mujizat adalah sesuatu yang tidak biasa, muncul karena yang normal dan lazim tidak bisa memunculkan jawaban dan jalan keluar. Contoh: Hikmat Salomo di 1Raj 3: 16-28

  • Setiap mujizat yang terjadi tidak pernah ada yang dari kelaziman ! Ikuti Tuhan jika Dia membawa kita ke medan dan cara yang aneh dan tidak lazim !

  • Perjanjian Lama adalah bayang-bayang (shadow) dan Perjanjian Baru adalah hakekat/ wujud aslinya (substance). Tuhan awali Perjanjian Baru dari Yohanes Pembabtis menerima rhema Tuhan di padang gurun. Hanas dan Kayafas mewakili Perjanjian Lama.

  • Orang yang faham dan menguasai Perjanjian Baru, akan mampu membahas Perjanjian Lama dengan kacamata Perjanjian Baru. Tanpa memahami Perjanjian Baru, Perjanjian Lama hanya sebuah kisah sejarah yang rumit.

  • Perjanjian Lama kita sudah selesai, masa bayang-bayang sudah selesai ! Inilah masa Firman jadi daging !

 

 

Saya Nomor 7 (Petrus Agung)

Luk 10: 25-37

1. Titik pandang yang berbeda

  • Imam dan orang Lewi hanya lakukan tugas dalam lingkup Bait Tuhan, sedangkan Yesus datang menghadirkan kerajaan Tuhan di muka bumi, bukan hanya di rumah Tuhan.

  • Naik ke Yerusalem artinya orang Lewi dan imam bertugas di Bait Allah, turun ke Yerikho artinya selesai melaksanakan tugas di Bait Allah dan pulang ke rumah.

  • Imam dan Lewi sudah selesai lakukan tugas di Bait Allah dan mereka merasa bahwa menolong perampokan bukanlah tugas mereka. Banyak gereja dan orang percaya anggap pelayanan hanya di dalam gereja, saat bergerak keluar tidak dianggap sebagai pelayanan.

  • Tuhan Yesus ajarkan: kerajaanMu datang, kehendakMu jadi, di atas muka bumi “ bukan hanya di dalam gereja, seperti di Surga. Di Surga tidak ada kemiskinan, kekurangan, pengemis, air mata. Itu semua yang harusnya turun ke bumi, bukan hanya dalam rumah Tuhan.

  • Jika kita ingin menikmati dan menghadirkan the Kingdom of God di muka bumi, bukan hanya di gereja, maka itu adalah tugas, kewajiban dan tanggung jawab kita.

  • Konteks ke-Kristenan adalah menghadirkan kerajaan Tuhan di muka bumi (Why 11: 15). Di Surga tidak ada politik, yang ada: pemerintahan Tuhan, kebaikan dan kasih Tuhan, kemuliaan Tuhan, kelimpahan surgawi, dan itu semua yang dihadirkan.

  • Perhitungan dalam konteks orang Yahudi: bawa 10% ke rumah Tuhan, 90% di luar. Jika hanya urusi yang di dalam gereja maka kita hanya berkutat di 10%, tapi Yesus ingin berkati kita lebih dari 10% dengan sentuh mereka yang di luar dan lakukan sesuatu sesuai kehendak Tuhan.

  • Sekolah Terang Bangsa diperiksa KPK, mereka terkesan dan akan buat sekolah ini jadi contoh. Jika perintah Tuhan di awal untuk membangun sekolah tidak dilaksanakan, maka tambahan properti yang dimiliki sekarang tidak akan didapatkan. Jika hanya untuk mengurusi rumah Tuhan, Holy Stadium sementara cukup.

  • Terhadap 5000 orang Yesus tidak berhenti hanya di urusan mengajar dan mendoakan, Tapi juga beri mereka makan. Yang di bawa ke Yesus, diberkati dan dibagi-bagi, di makan dan sisa 12 bakul, berasal dari seorang anak, dan bukan dari kas atau kolekte.

  • Tidak mudah untuk ijinkan Tuhan bersama kita membangun gelombang, lebih mudah naik papan selancar dan naik di atas gelombang.

  • Ijinkan Tuhan gunakan hidup kita untuk memulai suatu gelombang baru, yang membawa akibat dan dampak kemuliaan yang besar bagi Tuhan

 


2. Orang Samaria dan Pemilik rumah penginapan

  • Orang Samaria adalah gambaran dari Yesus sendiri, karena penolakan terhadap Yesus seperti penolakan orang Yahudi terhadap orang Samaria. Pemilik penginapan adalah kita.

  • Yang pertama turun tangan adalah Yesus, untuk membebat dan merawat jiwa-jiwa, lalu jiwa-jiwa ini diserahkan kepada anak-anakNya untuk dirawat lebih jauh.

  • Tuhan tidak pernah perlakukan kita sebagai lembaga sosial yang tidak dibayar!

  • Orang yang dirampok tersebut dirawat, lalu di bawa ke rumah penginapan. Yesus pergi dan akan kembali, tapi beri uang untuk biaya perawatan si sakit, dan dananya pasti berlebih. Jika pengeluaran kita lebih, maka akan Yesus bayar ketika Dia kembali!

  • Ada cara untuk jadi orang no 7: sentuh mereka yang di luar, rawat sesuai panggilan kita, tagihannya ajukan pada Tuhan, karena Tuhan tidak pernah berhutang !

  • Orang-orang paling kaya di dunia saat ini adalah orang-orang yang punya persediaan dana sangat besar untuk mendanai orang-orang miskin.

  • 1 Kor 9: 7 “ Apapun yang kita lakukan, Tuhan yang tanggung, karena Tuhan tidak pernah berhutang!

  • Yes 58: 1-14 “ Kehendak Tuhan dalam hidup kita.

  • Kita akan mendapati sukacita dalam hubungan-persahabatan-kedekatan kita dengan Tuhan, dan Tuhan beri kita kelimpahan yang besar (Yes 58: 14, NET) Inilah janji Tuhan bagi kita.

  • Ulurkan tangan kepada setiap orang yang membutuhkan, buat sesuatu sehingga sekitar kita jadi lebih baik karena kasih Tuhan.

 

Responsibility (Petrus Agung)

 

  • Tuhan suka bahan-bahan dari Indonesia:

    • Minyak urapan kudus (Kel 30: 22-25) dan ukupan (Kel 30: 34-35) dibuat menggunakan rempah-rempah yang dibeli Mesir dari Barus, Tapanuli, Sumatra.

    • Mzm 45: 9 “ Bau yang disukai raja adalah campuran antara mur, gaharu dan cendana, yang semua harus impor dari Indonesia.

    • Yoh 19: 39-40 “ Bahan-bahan untuk mengurapi mayat Yesus juga berasal dari Indonesia.

 

  • 2 Taw 9: 13-18, 21-22 “ Dengan kemampuan kapal jaman itu, waktu perjalanan pulang-pergi sekitar 1,5 tahun, dan diperkirakan menjangkau hingga ke Asia Tenggara.

  • Berkat Salomo:

    • 1 Raj 9: 26-28 “ Kapal Salomo membawa emas kira-kira 14 ton lebih dari Ofir, yang menurut catatan sejarah adalah gunung Talamau di Sumatra Barat. Nama lain Sumatra adalah Swarna-Dwipa, artinya pulau emas.

    • 1 Raj 10: 10-12 “ Kayu Cendana pemberian Ratu Syeba dihasilkan Indonesia.

       

  • Tidak susah bagi Tuhan untuk berkati anak-anakNya di Indonesia dengan barang-barang yang sudah ada di Indonesia.

  • Jika kita bisa ikuti jejak-jejak Salomo, maka yang Salomo terima akan berlaku dalam hidup kita:

    • Ketenaran Salomo karena adanya constant connection dengan Nama Tuhan (1 Ral 10: 1)

    • Salomo dapatkan semuanya diawali dengan kecintaannya kepada Tuhan (1Raj 3:3), sehingga memberi kurban begitu besar (ay5) dan kemudian Tuhan tanya apa yang Salomo minta (ay 6). Salomo mengaku bahwa dia hanya seorang anak dalam hal kebijaksanaan, hikmat dan pengalaman (1 Raj 3: 7). Dari rasa tahu diri ini Salomo meminta hikmat supaya bisa jalankan tugasnya terhadap umat Tuhan.

    • Saat kita cinta Tuhan, dan yang muncul selalu tanggung jawab dan bukan hak kita, itu adalah dasar yang kuat bagi Tuhan untuk tambahkan, bahkan hal-hal yang tidak kita minta.

    • Mulai dengan hati yang ingin menyelesaikan semua tanggung jawab dan tugas sampai garis akhir.

  • Ada constant connection antara the fame/ ketenaran dan the name of the Lord

  • Kekayaan yang Salomo dapat bukan karena permintaan, tapi karena dia mengedepankan responsibility/ tanggung-jawabnya

  • Ambil tanggung jawab kita setiap hari di keluarga, MK, kota, bangsa, maka Tuhan pasti akan berkati hidup kita.

 

 

Jarahan yang Menjadi Beban (Petrus Agung)

Kel 3: 17-22, Kel 12: 35-36

  • Tuhan ingin kita diberkati. Pengajaran transfer kekayaan bangsa-bangsa bukan mengajar orang mata duitan, tapi mendidik anak-anak Tuhan supaya bisa dipercayai.

  • Saat kita bawa jarahan begitu banyak, tapi ujungnya mati, maka itu adalah jarahan yang jadi beban. (Bil 14: 22-29)

  • Penyebab pertama jarahan menjadi beban adalah jika kita menolak panggilan dan destiny Tuhan bagi kita.

  • Kelimpahan manna sekedar cukup, membuat orang Israel hidup seperti burung yang tidak menabur, tidak menuai, tidak menyimpan. Ini bukan desain awal Tuhan untuk orang Israel.

  • Desain Tuhan bagi bangsa Israel awalnya melewati tempat orang Filistin, karena di situ dekat, ada oasis, tanah subur, banyak ternak (Kel 13: 17). Karena sebelumnya Israel tinggal selama 430 tahun di Gosyen yang juga subur, dan tidak terkondisi untuk mengembara di gurun.

  • Destiny Israel adalah jadi pasukan Tuhan, yaitu kelompok orang bersenjata yang mampu bertempur (Kel 12: 41).

  • Saat kita pilih sesuatu yang kita anggap nyaman atau benar menurut kita, dan mengorbankan destiny kita, maka suatu kali kita harus hadapi situasi yang kita tidak pernah di desain untuk menghadapinya.

  • Kita semua punya calling dan destiny. Ikuti kemana Tuhan bawa kita. Berhenti bersungut-sungut, berhenti menggerutu dan berhenti keluar jalurnya Tuhan. Pilihan Tuhan adalah yang paling baik (Yer 29: 11)

  • Penyebab kedua jarahan menjadi beban adalah ketika kita menunda apa yang Tuhan perintahkan (Kel 35: 21-29, 36: 4-7). Akibatnya ketika di satu titik saat Tuhan bilang cukup, maka jarahan itu harus kita bawa ke mana-mana dan jadi beban.

  • Jangan pernah tunda saat Tuhan perintahkan sesuatu. Karena akan ada orang lain yang melakukan yang Tuhan mau, lalu Tuhan berkata cukup dan jarahan kita akhirnya hanya jadi beban.

 

Golden Heart “ Golden Hand (Petrus Agung)

  • Dalam berkat Yakub (Kej 49: 26) dan berkat Musa (Ul 33: 13-16) Yusuf disebut sebagai yang paling istimewa dan terutama di antara saudara-saudaranya.

  • Pernyataan berkat terbaik jatuh ke kepala Yusuf diulang berkali-kali, karena jatuh ke kepala orang yang teristimewa: Yusuf.

  • Syarat untuk dapatkan semua hal yang terbaik, kita harus jadi yang teristimewa !

  • Kata teristimewa dari bahasa Ibrani nazir נזר (H5139)

  • Salah satu arti kata nazir adalah orang yang mengenakan nezer/ jejamang, semacam mahkota. Nazir juga simbol dari royal power, orang yang punya kekuasaan suatu kerajaan.

  • Nazir juga berarti pokok anggur yang tidak dirantingi (unpruned vine) (Im 25: 5,11)

  • Golden heart adalah hati yang membiarkan orang lain menikmati apa yang seharusnya kita nikmati, dan kita hanya ambil secukupnya. Hal ini tidak terjadi setiap saat, hanya pada masa-masa tertentu.

  • Orang dengan golden heart adalah nazir, artinya orang yang mengenakan mahkota dan punya royal power, maka Tuhan akan beri semua yang terbaik bagi kita.

  • Saat karakter, jiwa, dan hidup kita rela berbagi apa yang kita punya, digunakan untuk memberkati dan menyentuh hidup orang lain, pada saat-saat yang Tuhan mau.

  • Jika seseorang punya kenaziran (golden heart), maka semua yang terbaik akan kita terima, semua yang kita sentuh akan diberkati Tuhan dan jadi luar biasa (golden hand).

  • Hanya orang yang punya hati kita emas akan memiliki tangan emas.

  • Jatah dan otoritas kita luar biasa, asal kita punya hati emas

  • Menolong orang tidak membuat kita kebal terhadap pemanfaatan orang lain.

  • Tangan emas terbaik berasal dari hati emas terbaik: Yesus (Yes 53: 10, KJV). Penderitaan dan pengorbanan yang Yesus alami membuat Alkitab berkata bahwa kehendak dan keinginan Tuhan akan berhasil di tanganNya.

  • Jangan tunggu kita kaya untuk bisa lakukan sesuatu untuk Tuhan. Sentuh hidup orang lain dengan apa yang kita punya, maka hidup kita akan diberkati.

 

Be Strong in The Grace (Petrus Agung)

Kej 39: 1-6, 20-23

  • Tahapan kehidupan Yusuf di rumah Potifar:

    • Budak biasa yang tidak tinggal di rumah tuannya.

    • Dibawa masuk ke rumah tuannya.

    • Jadi pelayan pribadi tuannya.

    • Mengatur semua urusan di rumah Potifar

 

  • Tuhan cari orang-orang seperti Yusuf: ketika diberi tanggung-jawab, tanpa dikontrol bisa bekerja bagus dan maksimal. Kita tidak bisa jadi Yusuf akhir zaman jika kita tidak bisa dipercaya!

  • Seberapa besarpun anugrah kita terima, respon kita terhadap apa yang Tuhan beri kepada kita menentukan langkah kita selanjutnya.

  • Rahasia keberhasilan Yusuf: Tuhan menyertai dan membuat berhasil segala yang dikerjakannya (Kej 39: 2, 3, 5, 21, 23)

  • Yusuf di dalam penjara

    • Ide penjara adalah tempat di mana seseorang tidak layak berhubungan dengan orang banyak, karena dia akan merugikan, melukai, membawa masalah bagi orang banyak.

    • Yusuf bisa dipercayai karena terbukti bisa tangani/ handle orang-orang liar di penjara. Setelah kepala penjara melihat hal itu, maka barulah dia beri kepercayaan kepada Yusuf.

 

  • Yusuf terbukti bisa mengendalikan orang-orang di atas dan di luar kekuasaannya: kakak-kakaknya, rumah tangga seorang Jendral, dan orang-orang paling liar di dalam penjara. Maka Yusuf tahu bagaimana mengendalikan seluruh negara.

  • Yang jadi masalah bukan berapa tahun Yusuf harus jalani proses, tapi bagaimana dia bisa dipercaya dalam semua proses yang dialami.

  • Seberapa kita bisa dianggap lulus mengerjakan apa yang Tuhan mau, sebesar itulah kemuliaan yang Tuhan sediakan bagi kita.

  • Responi setiap anugrah Tuhan dengan tanggung jawab, sehingga kita terbukti bisa dipercaya! (1 Kor 4: 2)

  • Kita telah terima keselamatan, dan itu anugrah Tuhan, bukan usaha kita. Tapi kita tetap harus kerjakan keselamatan itu! (Fil 2: 12-13) Pengertian kata kerjakanlah :

    1. To do from which that something result “ mengerjakan sesuatu dan apa yang dikerjakan itu menghasilkan sesuatu. Yusuf terima kemudahan dan kemurahan, diresponi dengan membuktikan bahwa dia bisa dipercaya.

    2. To make gain by trading “ menghasilkan keuntungan dengan berdagang. Maka semua yang Tuhan beri harus kita kelola, sehingga berkembang dan menghasilkan keuntungan.

    3. To produce “ menghasilkan

    4. Carry out to the goal “ membawa ke sasaran akhir

 

  • Anugrah Tuhan buat kita adalah modal dan dasar yang luar biasa! Kita harus kerjakan itu di dalam anugrah Tuhan, bukan karena kekuatan kita tetapi karena Tuhan yang mengerjakan di dalam kita.

  • be strongin the grace (2 Tim 2: 1, AMP). Strong = dunamos = dinamit, dinamo, miraculous power , kuasa ledakan yang dahsyat. Anugrah Tuhan memberikan dunamos dalam kehidupan kita.

  • Semakin besar anugrahNya, semakin kita bekerja lebih keras (1 Kor 15: 10).

  • Responi anugrah yang Tuhan beri dengan kerja lebih baik, jangan biarkan anugrah yang Dia beri jadi sia-sia. Jadilah orang yang bisa Tuhan percayai !

Ruang Untuk Mujizat (Hengky Kusworo)

2 Raj 4: 8-17 “ Elisa dan wanita Sunem.

  • Ay 13 “ Wanita Sunem ini melakukan jauh melebihi dari tugasnya (far beyond the call of duty), lebih dari lazimnya, yaitu membuat ruang.

  • Setiap hidup kita harusnya menyiapkan ruang untuk Tuhan, yaitu ruang untuk mujizat yang bisa membawa dampak bagi hidup kita. (Mat 5: 40-41)

  • Wanita Sunem ini sebenarnya sedang menyiapkan mujizat dan masa depan bagi hidupnya: punya anak, lepas dari kelaparan, anaknya dibangkitkan dari mati.

  • Jika kita dilingkupi: penolakan, keraguan, tidak percaya, kekecewaan; itu akan membuat kita tidak bisa lagi percaya kepada Tuhan. Ke-tidak percayaan menghalangi terjadinya mujizat.

  • Hidup yang diisi keraguan dan kekecawaan artinya tidak menyediakan ruang bagi Tuhan.

  • Isi hati kita dengan percaya: bersama Kristus kita bisa lakukan dan menanggung segala perkara (Fil 4: 13)

  • Penderitaan membentuk karakter, dan karakter itu membawa sebuah pengharapan, dan pengharapan itu tidak mengecewakan (quote Jeremy Lin)

  • Contoh orang yang memberi ruang bagi Tuhan:

    • Kisah janda Sarfat yang kelaparan. Elia meminta makanan terakhir bagi keluarga itu. Karena janda itu sediakan ruang bagi nabi Tuhan, maka Tuhan pelihara dia hingga kelaparan selesai.

    • Perempuan yang pendarahan 12 tahun memberi ruang untuk mujizat dengan percaya bahwa saat sentuh jubah Yesus, dia akan sembuh.

    • Perwira yang hambanya sakit memberi ruang bagi mujizat Tuhan.

 

  • Jika kita tidak beri ruang bagi Tuhan, maka kita juga tidak akan melihat mujizat.

  • Saat kita lakukan tindakan-tindakan yang Tuhan inginkan dalam hidup kita, kadang kita perlu tutup pintu dari perkataan negatif di sekitar kita. (2 Raj 4: 18-37)

  • Horatio Spafford di tahun 1873 kehilangan 3 anaknya karena kapalnya tenggelam. Tapi dari peristiwa itu dia ciptakan lagu It is well with my soul

  • Seorang Australia pendaki Himalaya sempat hilang di tengah badai salju selama 40 hari. Dia bisa bertahan karena punya pengharapan bahwa dia pasti hidup dan Yesus pasti tolong dia.

  • Beri ruang bagi Tuhan, katakan pada jiwa kita: It is well with my soul, percaya bahwa Tuhan masih tetap buat mujizat sampai hari ini.

 

Tinggal Tenang dan Percaya (Yusak Cipto)

  • Diam dalam Yes 30:15a artinya kita percaya, lalu membiarkan Tuhan yang bertindak, bukan kita sendiri yang bertindak.

  • Ukuran untuk lakukan apapun: damai sejahtera. Saat kita lakukan apapun jangan punya motivasi dan sikap hati ingin dipakai Tuhan atau mujizat Tuhan terjadi.

  • Sikap yang Tuhan suka: rela, menyerah, apapun yang terjadi tidak protes dan mengeluh, percaya bahwa Tuhan ada di balik semua perkara dan tidak pernah mengecewakan kita.

  • Kunci menghadapi semua masalah: percaya, tenang. Hadapkan semua masalah kita kepada Tuhan, pasti ada jalan keluar !

 

Tipu Muslihat Setan (Yusak Cipto)

  • Kita tidak akan pernah mengerti jika tidak diberi pengertian oleh Tuhan.

  • Saat kita sudah kerjakan apa yang Tuhan perintahkan, jangan melihat hasilnya. Karena jika melihat hasil akan ada 2 kecenderungannya: membuat kita bangga atau membuat kita kecewa!

  • Kegerakan Bahtera adalah hasil PEKERJAAN Tuhan, yang Tuhan lakukan untuk kita! Dan Tuhan mau kita menikmati hasilnya.

  • Setiap pribadi punya jatah kasih karunia sendiri-sendiri. Maka jangan ingini bagian orang lain, jangan tertipu oleh setan!

  • Pekerjaan setan adalah memutar-balikkan Firman Tuhan! Kita harus belajar menghadapi tipuan setan dari Tuhan Yesus, harus tanya Roh Kudus setiap kali mau menggunakan otoritas Tuhan, karena Roh Kudus yang paling tahu tindakan apa yang harus kita ambil.

  • Yang kita butuhkan adalah percaya bahwa Tuhan itu beri kita kekuatan dan segala-segalanya. Jaminan Tuhan ada pada Yoh 15: 7.

  • Jaminan itu tergantung cara penerimaan kita. Jika kita terima itu sebagai kuasa, kita bakal jatuh. Tapi jika kita sadar bahwa kita tidak punya apa-apa dan Tuhan yang memberi semuanya, maka kita akan dapatkan jaminan dan karunia yang begitu besar.

  • Maka kita harus benar-benar baca Firman, dan benar-benar bergantung kepada Roh Kudus.

  • Roh Kudus adalah penolong kita dan tinggal di dalam kita. Dia adalah Firman yang di dalam kita (Yoh 15: 7). Saat terima Firman harus kita hadapkan kepada Roh Kudus, karena Dia penolong dan penuntun kita dalam seluruh kebenaran dan kegenapan Firman

  • Kerja setan: mendorong dan menghambat

  • Menghadapi apapun, hadapkan kepada Tuhan, PASTI ada jalan keluar ! Karena semua tergantung sikap hati kita, percaya kita, harapan kita kepada Tuhan !

  • Bertobat itu tidak diam, tapi memeriksa diri, mengetahui keberadaan kita, menyadari kelemahan dan ketidakmampuan kita, menyadari siapa diri kita di hadapan Tuhan!

  • Percaya bahwa janji Tuhan ya dan amin! Jangan hidup berdasarkan perasaan, mata dan telinga. Tapi kita harus percaya bahwa Tuhan sayang kita dan sediakan segala-galanya, meskipun jalannya belum tentu seperti yang kita mau.

  • Penutup (Petrus Agung) : Mat 6: 26. Jika kita tidak menabur, akibatnya tidak menuai, maka tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung. Itu adalah orang Kristen level burung. Tapi Yesus berkata bahwa kita jauh melebihi dari burung-burung itu. Maka kita menabur, menuai, dan mengumpulkan dalam lumbung, dan semuanya untuk kemuliaan Tuhan.