Catatan Kotbah

Proskyneo (Hengky Kusworo)

  • Tuhan menginginkan sebuah sikap penyembahan dalam hidup kita. Saat hal ini ada, maka tidak ada doa yang tidak terjawab.


Mat 8: 1-4

  • Orang kusta dinyatakan najis oleh imam, nasibnya buruk: harus merobek pakaiannya, mengurai rambutnya, menghindari orang kebanyakan sambil berkata “najis” setiap kali bertemu dengan orang yang tahir.

  • Sebelum kenal Tuhan Yesus, kita juga najis. Maka ikut Yesus adalah jawaban dari semua problem hidup kita, karena hanya Dia yang bisa sembuhkan dan tahirkan kita!

  • Si kusta keluar dari pemukimannya, lalu menghampiri Yesus di tengah khalayak ramai taruhannya adalah mati di rajam batu oleh orang banyak.

  • Yesus tidak takut menerima si kusta, karena si kusta ini mencari kaki Tuhan.

  • Orang yang mencari kaki Tuhan tidak pernah ditolak, dan hidupnya pasti berubah.

  • Yesus tidak menjawab si kusta, tapi Dia berikan jauh lebih dari yang si kusta ini minta: Yesus mengulurkan tangan dan MENJAMAH orang itu.

  • Sebenarnya Yesus tinggal berfirman, tidak perlu kena kenajisannya, tapi karena orang ini sujud menyembah, maka Yesus menjamahnya.

  • Tuhan rindu kita datang kembali di kakiNya, dan Dia ingin sentuh semua kita!

  • Kata menyembah adalah proskyneo:

    • Seperti anjing yang sedang menjilat tangan tuannya

    • Berciuman

  • Setiap kali ada pribadi yang menyembah tersungkur di kaki Yesus, seperti anjing menjilat tangan tuannya, ini membuat Tuhan tidak tahan.

  • Gereja bukan tempat orang benar, tapi tempat orang yang hidupnya diperbarui oleh Tuhan. Gereja bukan tempat orang suci, tapi orang yang disucikan oleh darah Yesus.

  • Menyembah bukan sekedar lagu lambat, tapi sikap hati yang tersungkur di hadapan kaki Tuhan.


Mat 15: 22-28

  • Ay 22 “ Wanita ini datang dengan kerendahan hati tapi Yesus tidak menjawab.

  • Ay 23 “ Murid-murid minta supaya perempuan ini diusir.

  • Ay 24 “ Yesus menolak karena saat itu Yesus datang hanya untuk orang Israel.

  • Ay 25 “ Perempuan ini mendekat, mencari kaki Tuhan, dan menyembah tersungkur di kaki Tuhan, seperti anjing yang menjilat kaki tuannya.

  • Ay 26 “ Perempuan ini tidak tersinggung dikatakan sebagai anjing.

  • Ay 27 “ Tuhan memuji iman wanita itu, dan anaknya disembuhkan.

 

  • Tuhan tidak merespon karena kebutuhan kita, tapi karena iman kita.

  • Saat doa kita seolah tidak dijawab, seolah Tuhan tidak tahu masalah kita: mari menyembah, mari merespon dengan iman.

  • Tanpa iman, seseorang tidak bisa berkenan kepada Tuhan (Ibr 11:6a)

 

Passion (Petrus Agung)

Peperangan rohani

  • Peperangan rohani adalah alat Tuhan, dijelaskan oleh Alkitab di Ef 6:11-12.

  • Negara-negara barat mulai mempelajari peperangan rohani karena berhadapan langgsung dengan kuasa gelap saat melakukan misi ke negara-negara dunia ketiga.

  • Deklarasi kebenaran Firman Tuhan adalah salah satu bentuk peperangan rohani

 

Kehendak bebas/ free-will

  • Tuhan beri kita kehendak bebas/ freeiwill, dan Tuhan tidak pernah menyesalinya, dan membuat Tuhan tidak bisa memaksa kita kecuali kita yang minta dipaksa.

  • Penghakiman terakhir berdasarkan keputusan-keputusan yang kita ambil dalam kehidupan (Why 14:13; 20: 12-13; 22:12)

  • Free-will membuat kita sering mengalahkan Tuhan, belum bisa ditundukkan total oleh Tuhan: masih ada orang yang hidupnya kacau, masih ada orang yang pikirannya jorok, jahat, dll.

  • Free-will ada pada jiwa kita. Pengertian ini penting karena Tuhan memberkati, mengajar dan mencurahkan segala sesuatu berdasar pengertian, takaran dan keadaan jiwa kita.

 

Kebenaran yang me-merdeka-kan (Yoh 8: 32)

  • Sebelum kita tahu sebuah kebenaran, maka itu tidak punya otoritas untuk memerdekakan kita.

  • Kemerdekaan bukan sekedar seseorang melepaskan belenggu kita, tapi maukah kita keluar dari penjara yang membelenggu kita

  • Contoh: Petrus dipenjara oleh Herodes, malaikat melepaskan belenggunya. Tapi jika dia tidak ikut melangkah keluar bersama malaikat itu, maka Petrus tetap dalam penjara.

 

Pengertian kita

  • Tuhan mengajar kita sesuai pengertian kita masing-masing (Mrk 4: 33)

  • Contoh pada perumpamaan Raja yang memberi talenta pada hamba-hambanya, mereka diberi talenta sesuai kesanggupan mereka masing-masing.

  • Seberapa dalam pengertian kita, sedalam itulah Tuhan akan jelaskan.

  • Ketika masing-masing orang berpegang sesuai pengertian dan konsepnya sendiri, maka banyak terjadi perbantahan terhadap suatu pengajaran maupun kesaksian.

  • Maka jangan cepat puas dengan pengertian kita! Supaya Tuhan mengajar lebih jauh dan lebih dalam, dan kita bisa menangkapnya.

 

Manusia batiniah

  • Kesanggupan dari kata dunamis, artinya menyangkut iman, cara berfikir, dan kemerdekaan roh kita, dan inilah yang disebut manusia batiniah kita.

  • Ukuran manusia batiniah kita menentukan ukuran destiny dari Tuhan yang bisa kita capai

  • Masa depan kita yang bisa kita raih tergantung sejauh mana kita ijinkan Tuhan membentuk manusia batiniah kita

  • Contoh ketika Tuhan membawa orang Israel keluar dari Mesir

    • Tuhan sudah siapkan rute: Gosyen-Filistin-Kanaan, semua tanah yang subur sesuai habitat orang Israel.

    • Tuhan sebut orang Israel sebagai pasukan Tuhan. Tapi mental di dalamnya tetap budak, sehingga tidak siap untuk perang dan bakal kecewa, bahkan pulang ke Mesir.

    • Di padang gurun tidak ada kelimpahan, tidak banyak air, cuaca ekstrim. Yang ada hanya manna secukupnya. Maka orang Israel mengeluh dan akhirnya terkubur di padang gurun.

 

Passion

  • Kunci untuk membentuk manusia batiniah kita adalah passion!

  • Apapun yang menjadi passion kita dan yang paling kita rindukan akan Tuhan ikuti, dan menghasilkan sesuatu yang besar. Ini karena Tuhan menghormati freewill kita.

  • Contoh: passion yang ditunjukkan Elisa menjelang Elia naik ke Surga (2Raj 2:1-15). Karena passion-nya dia berani menerobos kesombongan, kesungkanan, rasa malu, harga dirinya.

  • Passion penting karena membawa terobosan dalam hidup kita.

  • Yang membedakan orang Kristen yang satu dengan yang lain adalah passionnya

  • Semua yang keluar dari passion/ gelora dari dalam kita kepada Dia adalah 1 tahap kecil sebelum mujizat Tuhan terjadi dalam hidup kita.

  • Jika kita tidak memiliki passion terhadap Tuhan, maka kita jauh dari mujizat.

 

  • Saat kita berfikir bahwa kesaksian seseorang adalah untuk dia pribadi, maka kita tidak akan mendapatkan hal yang sama.

  • Kita bisa bertemu dengan orang-orang yang membangkitkan atau menghancurkan iman kita. Jangan biarkan statement negatif masuk dalam telinga kita!

  • Jangan pernah deklarasikan apapun yang bisa memblokir berkat Tuhan dalam hidup kita !

  • Sering kita menanti Tuhan menepati janjiNya, di saat yang sama Tuhan menunggu hati kita berbalik kepadaNya, dan membereskan segala yang belum beres di hati kita.

Tanya Pada Tuhan (Viktor Purnomo)

Hak 1: 1-5

  • Semua penemuan besar terjadi diawali dengan pertanyaan: bagaimana caranya?

  • Kita juga akan temukan sesuatu yang besar secara rohani saat kita bertanya kepada Tuhan : bagaimana caranya supaya suatu hal terjadi.

  • Dalam hidup setiap hari, mari tanya kepada Tuhan. Karena Tuhan ingin setiap kita datang pada Dia untuk bertanya kepadaNya, karena Tuhan senang ditanyai oleh anak-anakNya

  • Dalam hal-hal kecil sehari-hari sekalipun, kita harus belajar dan membiasakan diri untuk bertanya pada Tuhan, supaya tidak terjadi banyak kerugian.

  • Ingatkan diri kita, keluarga kita, dan teman-teman kita, untuk selalu bertanya pada Tuhan.

 

1Sam 23: 1-5

  • Daud selalu bertanya lebih dulu kepada Tuhan sebelum melakukan apapun.

  • Dalam pekerjaan apapun jangan hanya menggunakan pikiran dan perasaan kita, jangan merasa bisa. Kita harus percaya pada Tuhan karena Dia-lah yang tahu awalnya dan akhirnya.

  • Banyak orang yang terperangkap dan kalah dalam hidupnya karena tidak tanya pada Tuhan.

  • Jika Tuhan ijinkan, maka Tuhan juga akan berikan kemenangan.

  • Saat kita mulai bertanya kepada Tuhan untuk hal apapun dalam hidup kita, maka kita akan mulai meraih hal-hal yang luar biasa.

 

Yos 9: 14-16

  • Orang Israel tidak menanyakan keputusan kepada Tuhan, akibatnya mereka tertipu oleh orang Gibeon dan terlanjur mengikat perjanjian.

  • Tanpa bertanya pada Tuhan, kita akan menelan begitu banyak hal yang berbahaya dari dunia.

  • Walau sudah bertanya pada Tuhan, kadang kita tetap tidak percaya atau tidak melakukannya.

 

Yoh 14: 16-17

  • Yesus naik ke Surga, Dia berikan Roh KudusNya. Roh Kudus dekat dengan kita, menyertai kita, dan diam di dalam kita.

  • Penghibur (comforter -Inggris; parakletos “ Yunani) artinya seseorang yang di samping kita.

  • Roh Kudus ada di samping dan di dalam kita, masalahnya kita tidak bisa melihat Roh Kudus.

 

  • Karena kita tidak bisa melihat Roh Kudus, akibatnya kita sering lupa. Roh Kudus diberikan Tuhan untuk menolong kita, sayangnya kita jarang meminta pendapat Roh Kudus.

  • Arti Parakletos:

    • Counselor “ pemberi nasehat ketika kita dalam situasi sulit.

    • Asisten “ Saat kita tidak mampu maka Roh Kudus akan mengerjakan semuanya bagi kita.

    • Advocat/ lawyer/ pengacara “ saat kita dituntut setan, Roh Kudus yang jadi pembela kita.

 

  • Ingat bahwa Roh Kudus di samping dan di dalam kita, membantu melepaskan kita dari setiap jerat yang dipasang musuh kita.

 

Come Holy Spirit (Petrus Agung)

  • Kegerakan menggelar karpet merah: diperlukan 300 orang pasukan Gideon yang siap untuk pergi ke bangsa-bangsa: dari Papua Nugini, hingga Israel.

  • Pentakosta awalnya peringatan turunnya Taurat Tuhan pada umat Israel. Artinya dalam hidup kita Firman Tuhan dan Roh harus menyatu, maka akan menghasilkan sesuatu yang ajaib.

 

Mzm 19: 7-15 “ renungan raja Daud.

  • Kita mudah mengetahui error di hidup orang lain, tapi ada error dalam hidup kita yang hanya bisa kita mengerti saat Firman dan Roh Tuhan menembus hati kita.

  • Saat di Rumah Sakit banyak pendoa melihat roh maut, tidak bisa diusir, ditengking dan diperangi, tapi p Agung tidak bisa lihat. Sesuatu yang tidak kita lihat, tidak berarti itu tidak ada.

  • Iblis menuntut nyawa p Agung di hadapan Tuhan, tapi semua tuntutan iblis ditolak karena ada pendoa-pendoa syafaat yang berdiri dan mendoakan.

  • Jemaat HARUS tergabung ke MK (Mezbah Keluarga), supaya masing-masing jemaat memiliki keluarga-keluarga kecil yang bisa saling mendoakan, bersyafaat dan menguatkan.

  • Tanpa saling mendoakan satu sama-lain tidak ada seorangpun memiliki kekuatan.

  • Anugerah kita besar karena ketidak-mampuan kita besar.

  • Rhema yang didapat p Agung di SHRK hari ke-2: Hidup kita tidak penting, yang penting adalah Tuhan dan kehendakNya

  • Kita bisa berkata Tuhan nomor satu, tapi saat ada masalah, siapa yang dicari oleh hati kita ?

  • Roh maut menunggu dan menuntut p Agung, karena iblis berpijak pada Firman Tuhan berkata: Siapa yang takut kehilangan nyawa, akan kehilangan nyawa.

  • Cetakan jiwa kita dalam hal apapun, sering mengakibatkan respon pertama kita salah.

  • Kemuliaan surga bukan soal emas permata, tapi kerendahan hati.

  • Saat ada orang yang berdiri dan bersyafaat bagi kita, itu akan membuat perubahan penting dalam kehidupan kita.

  • Dahulukan Tuhan, cintai Tuhan di atas semua yang lain, jadikan Dia prioritas di hidup kita.

 

 

 

Adam, di Manakah Engkau ? (Petrus Agung)

  • Kej 3: 1-9 “ Adam termasuk orang yang memiliki 6 panggilan:

  • Raja “ karena Tuhan berfirman berkuasalah (Kej 1: 28b).
  • Pilar “ sebagai kepala rumah tangga dan bukan sekedar tudung (Kej 3: 6-7).
  • Imam “ Adam merupakan gambaran dari Allah (Kej 1: 26)
  • Mempelai “ Tuhan perintahkan untuk beranak-cucu dan bertambah banyak (Kej 1: 28a).
  • Tentara “ Tuhan perintahkan untuk taklukkanlah bumi (Kej 1: 28a).
  • Pekerja “ Tuhan perintahkan Adam untuk mengelola taman eden (Kej 2: 20).
  • Tuhan bertanya “dimanakah engkau” kepada Adam karena adam tidak berada di posisi yang seharusnya. Adam ada saat ular membujuk Hawa, tapi pasif dan tidak berbuat apapun.

  • Adam diam dan pasif karena jatuh cinta pada Hawa. Adam membiarkan Hawa dibujuk ular, menjawab dengan salah, bahkan memakan buah yang dilarang.

  • Yang dihitung sebagai dosa manusia adalah saat Adam ikut makan buah terlarang. Saat Hawa memakannya, belum dikatakan berdosa.

  • Seharusnya setiap kita sadar akan panggilan kita, dan reaksi kita bukan dari pikiran atau perasaan manusiawi kita, tapi dari manusia roh kita.

  • Contoh pertama: Seminggu terakhir ada roh maut di Semarang:

  • Raja-raja harusnya mulai deklarasikan shalom untuk Semarang.
  • Tentara-tentara mulai perangi roh maut dan lakukan doa keliling.
  • Pilar-pilar mulai masuk doa syafaat dan mengangkat kota Semarang di hadapan Tuhan.
  • Imam-imam harus berdiri memintakan ampun dan membuat pendamaian bagi kota.
  • Pekerja-pekerja mulai berdoa dan tanya kepada Tuhan hal apa lagi yang harus dikerjakan.
  • Para mempelai mulai tersungkur meminta tongkat perkenanan Tuhan turun atas semarang.

 

  • Tuhan bertanya “dimana engkau” bukan karena Tuhan tidak tahu di manakah Adam, tapi meminta pertanggung-jawaban Adam karena pasif dan tidak berbuat apapun.

  • Tuhan memberi kita kemenangan dan menjadikan kita lebih dari pemenang, tapi jika kita diam dan tidak gunakan otoritas, maka kita justru dikendalikan lawan.

  • Jika ada yang tidak beres di sekeliling kita mari bertindak dan berfungsi sesuai panggilan kita!

  • Raja “ deklarasi dan perkatakan Firman yang membalikkan keadaan.
  • Tentara “ belajar melihat alam roh, kemudian lakukan peperangan rohani.
  • Imam “ doakan, mintakan ampun, damaikan.
  • Pilar “ bersyafaat dan minta ditopang oleh kekuatan Tuhan.
  • Saat kita jalankan fungsi masing-masing, akan ada banyak hal yang berubah dan berbeda!

  • Mrk 3: 31-35 “ Tuhan tidak berhenti pada kasih manusiawi, tapi bergerak hingga kasih agape: kehendak Tuhanlah yang jadi prioritas terutama.

  • Kis 21: 10-14 – Nabi Agabus datang dengan pesan yang sepertinya negatif bagi Paulus. Kehendak Tuhan adalah seluruh Romawi jadi murid Kristus, melalui Paulus.

  • Saat menghadapi seorang diri akan terlihat apakah manusia batiniah kita terbangun atau tidak

  • Mat 16: 21-23 “ Petrus karena cintanya mencegah Tuhan, akibatnya dihardik Tuhan.

  • Walau Petrus sudah dihardik Yesus, dia tetap belum mengerti.

    • Di taman Getsemani saat Tuhan Yesus berdoa, Petrus malah tidur.
    • Saat Yesus ditangkap, Petrus bangkit dengan pedang dan kemarahan.
  • Jika di saat kritis roh kita tidur, maka daging kita akan bangkit dan bertindak.

  • Semua yang dari manusia tidak membawa kepada kehendak Tuhan yang sempurna.

  • Kita harus terhisap pada Adam kedua yaitu Yesus, dan berdiri di posisi yang Tuhan mau.

 

Fulfilling Your Destiny (Petrus Agung)

Yoh 21: 21-22 “ ini adalah rhema yang didapat p Agung di hari pertama masuk rumah sakit.

  • Pergaulan dan kedekatan kita dengan seseorang akan mempengaruhi anugrah-destiny-pengurapan kita, karena anugrah-destiny-pengurapan orang tersebut bisa masuk juga ke hidup kita.

  • Kita bisa punya pengetahuan, kekayaan, orang-orang terbaik yang menangani, peralatan terbaik; tapi hidup kita tergantung hati dan iman kita kepada Tuhan. Maka kita harus bangun manusia roh kita!

  • Kepandaian manusia adalah pemberian Tuhan, tapi hidup kita karena iman percaya kita.

  • Hidup kita punya banyak tantangan, masalah dan persoalan. Tapi ujungnya hanya kita sendirian dengan Tuhan. Saat manusia batiniah kita bangkit, maka masalah selesai.

  • Dua faktor yang mempengaruhi destiny kita:

    1. Pergaulan pribadi kita dengan Tuhan

    2. Peperangan rohani.

 

  • Kita boleh punya ilmu, kekuatan, kehebatan, jangan pernah semua itu jadi yang utama; karena keputusan akhirnya ada pada Yesus dan bukan pada manusia.

  • Bangun manusia roh kita, baca Firman, doa, perkatakan Firman, buat peperangan rohani !

 

Second Voice (John Avanzini)

 

  • Setiap kali kita membuat keputusan Tuhan akan menolong kita dengan memberi petunjuk, tapi kemudian selalu ada suara kedua yang berkata sebaliknya.

  • Kita harus belajar untuk bisa membedakan antara suara Tuhan dan suara iblis.

  • 1Raj 19:11 “ Tuhan akan berbicara pada nabi Elia, bukan di tengah angin keras, gempa, api, tapi ada pada suara lembut pada di tengah angin sepoi-sepoi basah.

  • Kita harus belajar tidak mendengarkan suara kedua. Terus mendengarkan suara kedua akan membunuh iman kita (Contohya Ananias dan Safira di Kis 5: 3)

  • Contoh di Alkitab:

    • Yos 24:14 “ Yosua meminta supaya Israel memilih siapa yang jadi Tuhan mereka.

    • Mat 16: 21-23 “ Yesus berkata dia akan ke Yerusalem dan mati. Petrus menolak karena suara kedua mempengaruhinya. Padahal jika Yesus tidak ada penyelamatan tanpa salib.

    • Saat mendengarkan suara kedua, maka Israel harus kembali tinggal di padang gurun. Tapi saat mendengarkan suara Tuhan, maka Israel terima negeri yang penuh susu dan madu.

  • Mat 21: 28-31 “ Petani yang meminta anak-anaknya menolongnya bertani

    • Kadang-kadang kita siap melakukan hal-hal yang Tuhan katakan, tapi saat waktunya tiba “ suara kedua datang dan tidak mengerjakan.

    • Kadang-kadang kita memulai dengan salah, tapi Tuhan akan menolong dan beri kesempatan kedua.

  • Saat kita dengarkan suara pertama maka ada berkat, saat kita dengarkan suara kedua maka tidak ada berkat.

  • Iblis adalah pendusta, jangan pernah letakkan hidup kita di tangan pendusta.

  • Jalur yang Tuhan tunjukkan menuju berkat, jalur yang iblis sarankan mendatangkan kutuk

  • Untuk keputusan-keputusan yang kecilpun Allah mau tolong dan bawa kita dari glory to glory.

  • Beberapa hal sulit harus datang dalam hidup kita, karena Tuhan tidak bisa jadikan kita pemenang jika tidak ada yang harus dimenangkan !

  • Saat Tuhan akan bawa kita ke suatu level, Tuhan akan berikan juga kekuatan untuk mencapainya

  • Daud tidak akan pernah jadi raja jika tidak pernah berhadapan dengan Goliat dan membunuhnya. Daud memenggal kepala Goliat, dan itu jadi trophy kemenangan Daud.

  • Temukan salah satu kemenangan kita, taruh itu di dekat tempat tidur kita. Jika ketakutan datang, ambil benda yang mewakili kemenangan itu, lalu tunjukkan kepada iblis bahwa Tuhan pernah beri kita kemenangan.

  • Jangan lihat raksasanya, tapi lihat singa dan beruang yang sudah kita kalahkan! Jika ada harga yang harus dibayar- jangan lihat bebannya, tapi lihat reward-nya

  • Tuhan kirimkan kita ke arah panen besar, iblis tunjukkan kita ke arah berkat yang terbatas.

  • Hal yang pertama berlaku juga saat memberi persembahan. Suara pertama: tabur banyak, tuai banyak. Suara kedua berteriak: itu tidak cukup bagi kita.

  • Saat persembahan: katakan ya pada suara pertama, katakan tidak kepada suara kedua, tabur sesuai yang Tuhan perintahkan. Cara Tuhan adalah membawa kita dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih tinggi.

  • Tuhan bukan mau mengambil uang kita, tapi mau meningkatkan standart hidup kita.

 

Urapan Percepatan 2013 (Darrell Stott)

Petrus Agung

  • 1 bulan terakhir Tuhan buat kegerakan mengajak orang di jalan-jalan untuk menari. Ini penggenapan atas Mazmur 2: 7-9 (MSG). Saat orang-orang menari dan berteriak “selamatkan Indonesia”, itu seperti Ismael yang berteriak dan mengerang kepada Tuhan, dan Tuhan mendengar jeritannya.

  • Nubuatan ada 2 macam:

    1. Bersyarat, artinya jika syarat dikerjakan maka kita mendapat yang Tuhan janjikan.

    2. Ketetapan Tuhan, artinya saat di deklarasikan itu menjadi ketetapan. Yang dibutuhkan adalah percaya, sepakat, lalu mengaminkan, maka yang dideklarasikan akan terjadi.

  • Jenis pengurapan:

    • Pribadi. Contoh: Pengurapan Tuhan turun saat Daud pulang ke rumah dan diurapi Samuel.

    • Korporat, urapan yang diperoleh karena kita ada di suatu tempat. Contoh: 120 orang yang hadir di loteng Yerusalem pada hari Pentakosta yang menunggu Roh Kudus semua terima kepenuhan Roh Kudus.

  • Urapan percepatan ini adalah ketetapan, maka hanya membutuhkan kehadiran, kehausan, dan setuju! Hamba Tuhan akan memproklamirkan, kita percaya dan setuju, maka akan jadi.


Darrel Stott

  • Tuhan mau urapi dan mampukan orang Indonesia di untuk berkati dunia yang sedang krisis.

  • 1Kor 3: 6-14 “ Penabur dan pembajak penting, tapi Tuhanlah yang memberikan pertumbuhan.

  • Supaya kita bisa mempercayai nubuatan, kita harus berada dalam hadirat Tuhan yang kuat, sehingga kita tidak lagi hanya berpikir secara natural

  • Banyak orang ingin percaya, namun tidak mampu untuk percaya. Mereka adalah tahanan dari ke-tidak-percayaan (prisoners of unbelieve).

  • Tuhan membenci kesombongan. Kita semua pendosa yang telah dibasuh oleh Darah Yesus, kita tidak bisa menyombongkan kesanggupan kita, kita hanya membanggakan Yesus Kristus.

  • Kita harus menanggapi (respon) perkataan pengkhotbah, karena iman itu aktif “ tidak pasif !

  • Harapkan perkara-perkara yang baik terjadi dalam hidup kita, jangan harapkan hal yang buruk. Jauhkan orang-orang yang negatif dari hidup kita.

  • Ps Darrel dinubuati oleh seorang nabi saat akan berangkat ke Indonesia:

    • Tuhan memberi kesanggupan untuk membawa orang-orang lain pada destinynya, bukan di masa depan tapi di saat ini.

    • Tuhan akan mengumpulkan kelompok pebisnis, berdoa dan menubuati mereka.

    • Tuhan akan mengkaitkan orang-orang percaya satu sama-lain sehingga terhubung dalam Roh Kudus dan membuka banyak peluang.

    • Favor dan pengurapan Tuhan akan dicurahkan kepada kita, sehingga tidak ada kuasa jahat maupun penyakit apapun, yang bisa menjamah kita.

    • Tuhan akan membawa kita kepada destiny kita! Roh Kudus akan membawa kita kepada keberhasilan dan menjadi wakil-wakil Yesus yang penuh keberhasilan.

  • Tuhan punya rencana bagi generasi muda yang mau percaya nubuatan ini:

    • Berkat finansial meningkat.

    • Lebih berhasil daripada orang tua mereka dan orang-orang sekitarnya.

    • Lebih peka kepada Roh Kudus

    • Ber-respon lebih baik dari orang lain

    • Mendemonstrasikan sesuatu yang baru yang belum pernah orang lain lihat dan alami.

  • Tuhan sedang memperhatikan hati yang punya kerinduan untuk menolong orang lain!

  • Banyak jemaat yang sudah mencoba lakukan banyak hal di masa lalu: bisnis, relasi-relasi. Pesan Tuhan: ambil resiko untuk mencoba 1x lagi, minta didoakan 1x lagi, percaya 1x lagi.

  • Tuhan patahkan roh ketidak-percayaan dan memberikan iman.

  • Orang dunia tidak mencari agama, tetapi mencari kebahagiaan. Saat kita ceria, tersenyum, tidak mengomel, selalu mengatakan hal-hal yang positif, maka itu akan menarik perhatian mereka, dan kita bisa menceritakan apa yang Tuhan sudah kerjakan pada hidup kita.

Di Sini Ada (Petrus Agung)

 

Yoh 6:1-9 “ Yesus memberi makan 5000 orang.

 

 

 

1. Bapa surgawi

 

  • Setiap kali hati Yesus tergerak oleh belas kasihan selalu diikuti demonstrasi kuasa Tuhan.

  • Jika kita doa sesuai tuntunan Roh Kudus kepada Bapa dalam nama Yesus, maka Bapa tidak lagi lihat kita tapi melihat Yesus sendiri yang meminta. Maka Bapa akan berikan hal itu.

  • Saat Yesus menggambarkan Bapa seperti Tuan, Raja, Hakim, Pengusaha, Pemilik kebun anggur, maka tindakan dan reaksi Bapa bisa diduga.

  • Tapi setiap kali Yesus gambarkan Allah sebagai Bapa, tindakan Bapa susah ditebak.

  • KetikaAllah tampil sebagai Bapa kita, DIA Bapa yang protektif, melindungi, maha baik, punya segala-galanya, dan berkata bahwa semua milikNya juga milik kita !

  • Saat murid-murid minta diajari berdoa, Yesus ajarkan: Bapa kami yang di surga. Bukan raja kami, tuan kami, atau sebutan lainnya.

  • Saat kita tidak punya siapapun di dunia, kita punya Bapa Surgawi yang sangat baik dan mengasihi kita.

  • Jangan pernah kuatir akan hidup dan masa depan kita, karena semua itu diatur dan dikendalikan oleh Bapa kita yang di surga.

  • Bapa di surga kenal kita, dan Dia tidak akan pernah telantarkan anak-anakNya karena Dia Bapa yang maha-baik (Yoh 3: 16)

 

 

 

2. Respon hati yang benar terhadap hal yang kecil

 

  • Pertanyaan Yesus kepada Filipus adalah sebuah proyek besar: memberi makan 5000 orang.

  • Kita sering salah berfikir bahwa untuk menggenapi destiny itu kita harus siapkan dan punya banyak hal termasuk dana (Yoh 6: 9)

  • Setiap kali Tuhan beri visi, destiny dan tugas yang baru, maka di dalamnya sudah ada penyediaan Tuhan yang limpah bagi kita.

  • Bagi murid-murid 5 roti dan 2 ikan itu tidak berarti, bagi Yesus itulah cara penyediaan Bapa.

  • Reaksi kita saat punya kebutuhan yang sangat besar: sangat menentukan. Terutama jika kemudian kita mendapat berkat yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan kita.

  • Banyak berkat kita buang dengan ber-reaksi salah!

  • Kita sering bersyukur hanya karena perkara-perkara besar, tapi mengabaikan perkara-perkara kecil.

  • Mari waspada dengan reaksi-reaksi kita, cara kita bicara, sikap hati kita, karena itu berdampak besar pada berkat Tuhan dalam kehidupan kita.

  • Jangan pernah abaikan berkat sekecil apapun dalam hidup kita.

  • Kita dididik memberi perpuluhan bukan karena Tuhan butuh, tapi demi kepentingan dan kesejahteraan kita sendiri.

  • Tuhan selalu memulai sesuatu dari hal yang sederhana, kecil, dan di luar yang kita pikirkan. Saat bisa mensyukurinya maka keajaiban demi keajaiban akan Tuhan buat dalam hidup kita.

  • Keinginan manusia membatasi, berani menyerahkan kepada kehendak Tuhan membuat kita unlimited. Keinginan manusia membuat kita just enough (sekedar cukup), menyerahkan pada keinginan Tuhan membawa kita more than enough (berkelimpahan).

  • Berkat kecil yang kita terima adalah ujian apakah bisakah kita tetap bersyukur pada Tuhan

  • Ucapan syukur mendatangkan kuasa multiplikasi Tuhan.

 

Is Your Heart True to Me as My Heart is True to Your Heart (Petrus Agung)

 

2Raj 10: 15-17 “ penggalan kisah raja Yehu yang diurapi Tuhan untuk menuntaskan yang belum dituntaskan oleh nabi Elia.

 

 

 

  • Kaum Yonadab nomaden, bukan orang Yahudi, tinggal di antara orang Yahudi, tidak minum anggur. Yonadab artinya Tuhan berkehendak (Jehova is willing).

  • Tuhan berkehendak kita semua berkelimpahan (prosper), sehat (in health), diberkati (blessed), penuh sukacita (full of joy), shallom-Nya selalu di atas kita.

  • Tapi kehendak dari pihak Tuhan saja ternyata tidak cukup, Tuhan mau 2 hal dari kita:

 

 

 

1. Hati yang Benar

 

  • Pertanyaan Yehu kepada Yonadab, yang juga merupakan pertanyaan Tuhan kepada kita: Apakah hatimu jujur kepadaku seperti hatiku terhadap engkau? (2Raj 10: 15C)

  • Orang percaya harus menjagai hatinya (Ams 4: 23), karena hati mudah sekali berubah.

  • Hati yang mudah marah bukanlah hati seorang hamba, tapi hati yang penuh kesombongan.

  • Manusia dan pentul korek sama-sama punya kepala. Tapi pentul korek marah jika digesek, sedangkan manusia mestinya tidak marah.

 

 

 

2. Memberikan Tangan Kita

 

  • Setelah Yonadab menjawab bahwa hatinya benar terhadap Yehu, Yehu kemudian minta Yonadab mengulurkan tangannya (2Raj 18: 15D). Tangan adalah simbol kekuatan.

  • Jika hati kita benar, selanjutnya yang Tuhan minta adalah tangan kita: kekuatan kita, kemampuan kerja kita, pelayanan kita, pengabdian kita, bahkan ketidak-berdayaan kita.

  • Luk 6: 6-11 “ Yesus meminta seorang yang tangan kanannya lumpuh untuk mengulurkan tangannya:

    • Jika tangan kiri yang diulurkan, artinya menunjukkan kekuatan dan tidak mau kelemahannya diketahui orang lain, maka tidak ada kesembuhan yang terjadi.

    • Saat orang itu ulurkan tangannya yang mati, maka tangan yang lemah itu disembuhkan.

  • Jangan datang ke Tuhan dengan kekuatan kita, tapi datang dengan kelemahan kita apa adanya! Jangan ditutupi, karena justru dengan keterbukaan itu kita akan dipulihkan Tuhan.

    • Saat kita punya sikap hati merendah, mengakui kelemahan kita, maka kita akan aman, dan peninggian Tuhan akan terus berlangsung di hidup kita.

    • Jika kita ajukan kekuatan dan kelebihan kita kepada Tuhan, supaya orang tidak lihat kelemahan kita, maka kita akan alami kejatuhan berkali-kali di hidup kita.

  • Pengakuan yang jujur atas kelemahan dan ketidak-berdayaan kita kepada Tuhan, akan membuat Tuhan balikkan keadaan dengan dahsyat (2Kor 12: 9a)

  • Saat hati kita benar terhadap Tuhan, Tuhan minta kita ulurkan tangan kita. Saat kita berikan tangan yang tidak berdaya, maka Tuhan akan ubah yang lemah jadi kuat.

  • 300 tahun keturunan Yonadab tetap memegang ketetapan nenek moyangnya untuk tidak minum anggur. Tuhan beri mereka hadiah: keturunan Yonadab akan melayani dan berdiri di hadapan Tuhan sepanjang masa tanpa terputus (Yer 35: 18-19)

  • Jika kita ingin Tuhan angkat hidup kita, jagai hati kita, hidup terbuka dengan Tuhan, akui semua kelemahan kita pada Tuhan, cerita setiap ketidak-berdayaan kita kepada Tuhan, jangan hidup dalam kesombongan, tapi hidup dalam kerendahan hati.