Wadah yang Besar 1a (Petrus Agung)

Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem (Rut 4:11c)

  • Penggenapan segala sesuatu akan terjadi dalam waktu lebih cepat dari yang kita duga.

  • Tuhan siap memberkati, tapi anak-anakNya perlu mempersiapkan bejana/ wadahnya. Karena Tuhan tidak pernah membuat mujizat pelipatgandaan sebelum wadahnya disiapkan.


Rut 1: 1-5

  • Kitab Rut sangat profetis, ditulis oleh nabi Samuel:

    • Rut = pertemanan

    • Boas = kecepatan yang ada dalam sebuah pergerakan

    • Betlehem = rumah roti

    • Elimelekh = Tuhanku itu Raja

    • Efrata = tempat yang sangat berbuah.

    • Menetap sebagai orang asing (sojourn) juga berarti menyusut (to shrink), ketakutan (fear), membangkitkan persoalan (to stir up trouble)

  • Saat kelaparan, “my God is King” justru lari dari rumah roti dan tempat yang berbuah, untuk tinggal sebagai orang asing yang ketakutan, tenggelam dan dalam persoalan.

  • Jika kita sedang mengalami kesulitan, maka jangan keluar dari Betlehem

  • Dibutuhkan kesetiaan seperti Rut untuk membalikkan keadaan.

  • Rut 1: 21a – Keluarga Elimelekh meninggalkan Betlehem tidak dalam kondisi miskin. Jika mereka setia dan tinggal, mereka punya potensi untuk membalikkan keadaan.

  • Di tempat di mana kita tinggal (Betlehem-Efrata), suatu kali akan turun berkat yang berkata: menjadi makmur dan termasyur. Jika kita tinggalkan, kita tidak akan mendapatkan apa-apa.

  • Banyak orang tidak mau bertahan dalam iman, karena yang dikejar bukan Tuhan, tetapi uang.

  • Kita harus mengejar Tuhan dan kehendakNya.

  • Apapun yang terjadi, jangan pernah lari dan tinggalkan Tuhan, jangan mudah kecewa

 

  • Berkat dari tua-tua kota Betlehem itu ditujukan untuk Boas dan Rut.

  • Ada sifat-sifat pada Boas dan Rut yang merupakan wadah yang siap dan besar, sehingga jika dikombinasikan akan menjadi alasan kuat bagi Tuhan untuk memberkati mereka.

 

Hal-hal dari Rut yang harus kita miliki jika kita mau jadi wadah yang siap dan besar:

1. Rut memulai dari yang kecil, memungut dari yang tercecer

  • Di ujung cerita Rut jadi istri orang terkaya di Betlehem. Tapi dari awal Rut mau bekerja, bahkan dimulai memungut jelai yang tercecer.

  • Anugerah tidak bertujuan membuat kita jadi pemalas dan tidak melakukan apapun, tapi memberi kita kekuatan untuk melakukan apa yang Tuhan perintahkan.

  • Banyak orang ingin langsung jadi besar, tidak mau dari kecil, merasa terlalu hina untuk ambil sesuatu yang kecil, akibatnya banyak kesempatan yang Tuhan berikan terlewat.

  • Jika kita mulai bekerja dengan kesombongan, kita tidak akan pernah jadi besar

  • Jika kita mulai dengan kerendahan hati, ketekunan dan kerja keras, itu akan menjadi landasan yang kuat untuk menerima berkat Tuhan

  • Orang yang gampang merasa terhina tidak siap jadi besar, karena kesombongan akan menjatuhkan kita dalam sekejap.

  • Mentalitas kerajaan adalah berani memulai dari bawah, dengan rendah hati, rajin dan tekun

 

  • Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. (Ams 10:4)

  • Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa (Ams 12:24)

  • Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga. (Ams 12: 27)

  • Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia- sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan. (Ams 13: 4)

  • Rancangan orang rajin semata- mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa- gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Ams 21: 5)

 

  • Alkitab memuat banyak kisah sebagai rambu-rambu dan hukum, karena kepekaan setiap orang berbeda-beda dan terbatas, dan karunia kita tidak sempurna. Jika hukum-hukum itu kita langgar, maka akan menjadi masalah.

  • Jika kita tidak mau pungut apa yang tercecer, maka orang lain yang akan memungutnya.

 

2. Rut memiliki reputasi/ nama baik (Rut 2: 6-7)

  • Kemurahan hati diberikan kepada Rut karena reputasi kerja, bukan karena pen-citraan. Pencitraan kita bisa rusak, tapi reputasi kerja kita akan kokoh.

  • Orang bisa fitnah kita dengan apapun, tapi tidak bisa menyangkal reputasi kerja kita

  • Seluruh orang Betlehem kenal reputasi kesetiaan Rut kepada Naomi (Rut 2: 11-12).

  • Artinya Rut punya 2 reputasi, dan reputasi itu melekat pada namanya:

    • Pekerja keras “ diakui oleh para pekerja Boas

    • Setia “ diakui oleh Boas dan seluruh penduduk Betlehem

  • Jika kita terkenal karena kerja dengan solid, jujur, benar (correct); maka kemanapun kita pergi, etos kerja kita akan menggema.

  • Jika kerja kita tidak beres, yang melekat adalah reputasi jelek, dan itu akan sangat menghambat kita.

  • Berkat hampir kita peroleh, bisa lenyap karena reputasi kita jelek.

  • Sangat sulit untuk mencari orang yang komitmen, setia, dan dapat dipercaya.

  • Jika saat ini reputasi kita buruk, mari mulai dari awal. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali!

  • Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. (Ams 22: 1)

  • Orang-orang yang kerja tidak benar/ correct biasanya menyalahkan orang lain.

  • Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal (Pkh 7: 1a)

 

You may also like

Leave a comment